Please Love Me

Please Love Me
Part 143


__ADS_3

"Maaf membuat Anda menunggu terlalu lama," ucap Alan yang baru datang bersama  dengan menantunya untuk menemui seseorang yang mungkin tahu tentang Felicya.


"Tidak apa-apa, silahkan duduk!" Ucap pria yang seumuran Alan itu mempersilahkan keduanya untuk duduk. Mereka langsung membuat janji temu, dan disinilah mereka di sebuah restoran yang tidak jauh dari rumah sakit tempat Alan bekerja.


"Perkenalkan nama saya Banu Atmajaya, saya dengar kemarin dari asisten saya kalau Tuan Jason mencari saya, dan saya tidak perlu jelaskan lagi kepada Anda kenapa saya tidak ada di kantor kemarin, Anda pasti sudah tahu dari putra saya," ujar pria itu mencoba bersikap tenang.

__ADS_1


Jason hanya mengangguk menjawab ucapan pria itu.


"Dan Anda dokter Alan bukan? Suami Felicya?" Ujar Banu yang kini memperhatikan Alan.


"Saya bingung harus menceritakan dari mana, tapi saya perlu katakan pada Anda dokter Alan, bahwa saya, istri saya Mala, David dan Felicya istri Anda adalah sahabat baik dari SMA, hmm diantara kami berempat memang Felicya dan David yang paling kaya. Tapi mereka tidak pernah bertingkah layaknya orang kaya. Itulah yang membuat persahabatan kami terjalin cukup lama.

__ADS_1


Saat itu kami bertemu kembali di rumah sakit, saya dan istri saya yang memang sengaja menjenguk istri David yang saat itu sakit, dan kebetulan Felicya saat itu sedang memeriksakan putri kecilnya yang sedang demam tinggi. Dia tampak sendirian mengurus putrinya, saat aku dan David bertanya, dia tersenyum berkata kepada kami bahwa suaminya sibuk menyelamatkan nyawa orang. Pertama, kedua, ketiga dirinya beralasan kaki percaya, tapi untuk tidak yang kesekian kalinya, karena apa, karena kami sudah sangat mengenalnya, ada sesuatu yang dia sembunyikan dan  kami tidak memaksanya untuk bercerita.


Suatu hari, David membutuhkan biaya yang banyak untuk pengobatan istrinya, hasil pemeriksaan istrinya menderita gagal ginjal. Saat itu Felicya mendengarnya dan dia membantu semua biaya pengobatan Vega istri David, tapi dengan syarat bahwa David harus mau menjadi ayah kedua anaknya, hingga istriku Mala sampai memberikan tamparan pada Feli saat itu juga, ada kemarahan jelas yang  terpancar di matanya, dan aku sadar saat itu, bahwa istriku masih mencintai David, bahkan saat istriku di ambang kematian karena  kecelakaan, dia mendonorkan  ginjalnya untuk istri David yang memang butuh donor saat itu, istriku lebih mementingkan kebahagian David dan melupakan aku bahkan anak kami yang saat itu masih kecil," Banu menghapus air matanya yang tiba-tiba mengalir begitu saja ketika mengingat semua masa lalunya.


"Maksud Anda meminta pria bernama David itu menjadi ayah anak-anak saya?" Lidah Alan terasa kelu saat mengulang kalimat yang tadi Banu katakan.

__ADS_1


"Anda jangan salah paham dokter Alan, istri  Anda sangat mencintai Anda. Dia meminta  David menjadi sosok Ayah untuk anak-anaknya. Selama ini Fely kurang mendapatkan kasih sayang Ayahnya, karena Ayahnya sakit-sakitan dan harus selalu bolak-balik keluar negeri untuk menjalani pengobatan. Dan dia menikah dengan Anda yang seorang dokter, yang waktunya juga dihabiskan untuk menolong orang lain. Waktu Anda untuk anak-anak Anda sangat sedikit, dan Feli tidak ingin anak-anaknya kurang kasih sayang  seorang Ayah, hingga dia meminta David juga memintaku, untuk  ikut menjaga anaknya karena dia juga sudah menjadi seperti Ibu untuk anak-anak kami yang juga kurangnya kasih sayang dari Ibu kandungnya. Dion kurang kasih  sayang karena Mamanya meninggal, dan Dahlia kurang kasih sayang karena Ibunya yang sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Dan kami begitu tidak menyangka jika Feli  ternyata mengidap kanker stadium akhir, dia berhasil menutupinya. Kalau tidak Kak Riu yang mengatakan pada kami, kami tidak akan pernah tahu, dan waktu itu dia meminta pada kami, permintaan yang ternyata menjadi terakhir kalinya, dia meminta kami semua menemani Aleandra yang sedang berulang tahun untuk pergi ke taman hiburan. Saat itu Dion sedang sakit, aku tidak bisa menemaninya. Sebenarnya saat itu David juga tidak bisa, karena dia sudah berjanji pada istri dan anaknya. Tapi David yang merasa Feli banyak membantunya, dan melihat wajah Ale yang murung dan sedih, karena Ayahnya tidak bisa menemani, akhirnya David membatalkan janjinya pada sang istri, dia pikir pergi bersama istrinya bisa lain waktu. Dan David pun menemani Feli beserta Aleandra ke tempat yang memang diinginkan putrinya. Tapi siapa sangka jika kepergian mereka bertiga justru membuat David dan Feli pergi untuk selama-lamanya. Ale selamat dan Vega yang merawatnya. Saya menutupi semua ini dari Vega karena keinginan Feli, saya juga tidak memberitahu Anda karena keinginan istri Anda. Maafkan saya dokter Alan, waktu itu saya hanya benar-benar tidak menyangka jika obrolan tentang permintaan itu, adalah semua keinginan terakhirnya," Banu mencoba sebisa mungkin agar tangisnya tidak pecah, Alan bahkan kini menangis tanpa suara, mata Jason juga sudah berkaca-kaca mendengar semua cerita tentang masa lalu mertuanya.


Dan ketiga orang lainnya, berdiri dengan wajah yang basah penuh air mata. Bahkan salah satu diantaranya hampir saja limbung, jika saja seseorang tidak cepat menangkapnya.


__ADS_2