
Haiiii..... 🤗🤗
Ini novel pertamaku mohon dukungannya mohon maaf jika ada tulisan yang salah banyak kekurangan
Cerita ini murni hasil buah pemikiran thor semata tidak bermaksud menyinggung atau hal lainnya jika nama atau memiliki kasus yang sama itu hanya sebuah kebetulan 🙏🙏
Selamat menikmati 😊😘
Jangan lupa di 👍 dan ❤
Di tunggu kritik dan sarannya 😊
*******
Sekitar 10 menit di jalan mobil Alex sampai ke sebuah restoran mewah
Alex dan Rara keluar dari mobil dan masuk ke restoran tadi namun Rara kebingungan restoran sebesar itu tampak sepi hanya ada pegawai yang sedang berdiri di depan pintu dan membukakannya untuk mereka
Saat Alex dan Rara masuk ke restoran itu ada barisan pegawai yang membungkuk serta memberikan salam " selamat datang tuan Alex dan nona Rara"
(Ada apa ini, apa mereka selalu bersikap seperti ini setiap ada pengujung) batin Rara sambil tersenyum canggung melihat mereka seperti itu
Namun Alex acuh dan berwajah datar sambil berjalan masuk, mereka sampai di sebuah meja yang sudah di siapkan dengan cantiknya
"Kenapa restoran ini sepi, kemana pengujung lainnya." ucap Rara sambil melihat sekeliling
"Aku tak biasa makan dengan banyak orang." ucap Alex dengan santainya
Tak berapa lama ada 4 pelanya mendekat sambil membawa makanan dan menyusun makan itu di meja lalu meninggalkan Alex dan Rara untuk makan
"Banyak sekali, siapa yang akan memakan semua ini." ucap rara sambil melihat meja yang cukup besar dan penuh dengan makanan
"Kau lah." ucap Alex dengan entengnya
"Kau pikir perut ku terbuat dari karet apa, kan sayang makannya jika tidak termakan di luar sana" ucap Rara
"Kalau begitu kau makanlah semuanya jika sayang terbuang" ucap Alex sambil memotong steak dan memakannya
Rara diam saja lalu mengambil sepiring spaghetti dan menaruhnya di hadapannya, lalu melihat ke arah Alex dan berkata "apa kau kenyang makan itu saja?!
__ADS_1
"Ia aku cukup memakan ini saja." ucap Alex kebingungan dengan sikap Rara
Rara mengangkat tangannya memanggil pelayan yang sedang berjaga tidak jauh dari mereka
"Permisi..." ucap Rara
lalu pelayan itu mendekat dan berkata " Ia nona ada yang bisa saya bantu." ucap pelayan itu
"Tolong angkut kembali makan ini dan bungkuskan serta buatkan makanan sekitar 50 kotak makanannya." ucap rara sambil menunjuk makanan yang di meja
"Tapi tolong tinggalkan 2 puding itu." timpah Rara lagi
Pelayan itu dan Alex sama-sama terkejut dan kebingungan atas apa yang di ucap Rara barusan
"Tenang Alex aku akan membayarnya." ucap Rara kepada Alex
Alex menaikan satu alisnya tanda dia kebingungan
"Cepat buatkan sebelum saya selesai makanan itu harus sudah siap." ucap Alex kepada pelayan itu
Lalu pelayan tersebut berkata "siap tuan."
Tak lama kemudian makan di meja di angkat kembali Ke dapur menyisakan makanan yang di hadapan Rara dan Alex serta 2 puding coklat
(Mau apa wanita ini dengan makan itu bahkan dia meminta untuk membungkus 50 porsi makanan lagi) batin Alex sambil memasukan makanannya ke mulut
Setelah makan Rara baru ingat bahwa dia tak membawa tas karna Alex mengendongnya keluar butik dengan paksa
"Astaga. . . aku lupa aku tak membawa tas, bagaimana ini, semua ini gara-gara kamu yang memaksaku pergi dengan paksa." ucap Rara kebingungan karna dia memasan 50 porsi tadi
"Alex tolong bayarkan pesananku tadi ya, nanti akan ku ganti" ucap Rara sambil melipat tangannya memohon ke Alex
Alex tersenyum dan berkata "baiklah akan ku bayarkan tapi aku tak ingin uang sebagai gantinya"
"Apa yang kau inginkan, jika kau minta yang bukan-bukan aku lebih baik berhutang pada restoran ini." ucap Rara nada curiga
"Temanin aku ke pesta jam 8 malam ini." ucap Alex
"Baiklah." ucap Rara dengan tersenyum
__ADS_1
Lalu mereka bangun dari kursi Rara hanya mengikutin langkah Alex di belakangnya dan berpikir akan ke kasir tapi Alex malah keluar restoran itu tanpa membayar makanan tadi.
"Hei!! Pria gila kau tak membayar makanan kita tadi." ucap Rara mendekat ke Alex yang sudah berada di pintu keluar restoran
Alex hanya diam tak menjawab pertanyaan Rara, dia malah mengerluarkan hp dari kantong ya dan melakukan panggilan
Tak berapa lama sebuah meja besar berisis 50 porsi makanan yang dikemas dalam sebuah kotak terbuat dari plastik bening
"Permisi, apakah Alex sudah membayar ini semua." tanya Rara ke salah satu pelayan wanita yang mendorong meja itu
"Tuan Alex sudah membayarnya bahkan restoran ini sudah dia boking khusus untuk nona makan siang di sini" jelas pelayan wanita itu
"Permisi nona jika tidak ada lagi saya ingin melanjutkan perkerjaan saya." ucap wanita itu dengan sedikit menunduk takut
"Oh . . ., ia silahkan." ucap Rara sambil tersenyum
(kapan dia membayarnya?, dia memboking 1 restoran hanya untuk makan siang) batin Rara
Alex mengahkiri panggilannya dengan kata "5 menit."
Rara melihat hal itu lantas mendekat dan berkata "Aku lupa kita tadi ke sini pake mobil sportmu, jadi bagaimana kita bisa membawa makanan ini, seharusnya tadi pakai mobil ku." ucap Rara sambil melihat ke arah Alex bukannya menjawab Alex malah memberikan hpnya dan berkata "tulis alamat yang ingin kau kirimkan makan ini."
"Oh ia baik lah" ucap rara sambil mengambil hp Alex dan mulai mengetik alamatnya lalu mengembalikan hpnya ke Alex
Alex mengambil hpnya dan mengirimkan alamat ke nomor anak buahnya
"Ayo pergi" kata alex sambil menarik tangan Rara berjalan menuju mobil di depannya
Setelah mereka masuk mobil, Alex menjalankan mobil itu
"Hei!!! ayo kita pergi ke alamat tadi." ucap Rara
"Untuk apa." tanya Alex sambil fokus ke jalan
"Aku kangen pada seseorang di alamat itu, jadi ayo kita ke sana." ucap Rara
"APA!!! kangen?!," teriak Alex sambil mengerem mobil dengan mendadak
"Dengar ini Ra kau miliki ku dan sekarang sedangkan bersamaku jadi jangan pernah memikirkan seseorang selain dengan aku." ucap Alex dengan nada marah sambil mengengam tangan Rara
__ADS_1
"Aaaww.... kamu menyakitiku" ucap Rara sambil berusaha melepaskan tangannya
"Kita akan kesana, aku penasaran siapa yang membuatmu membeli banyak makan itu bahkan sambil memohon kepadaku dan sekarang kau bilang kangen padanya." ucap Alex sambil melepas tangan Rara dan mulai menjalankan mobil dengan kecepatan yang cukup laju