
"Jika Paman akan menikah dengan Ibu, berarti aku akan panggil Paman Ayah," ucap Liora menatap Alan, "Bagaimana apa Paman setuju?" Tambahnya gadis itu.
Alan terdiam dan mengangguk, "Tentu saja," ucapnya dan membuat Liora begitu bahagia.
"Yes akhirnya aku punya dua Ayah dan dua Ibu," katanya lagi.
Jason hanya menggelengkan kepala yang melihat tingkah Liora yang kekanakan.
"Oh ya Kak, ayo ikut aku, kita perlu bicara soal pernikahan ayah dan ibu," Lily menarik tangan Liora menjauh dari kedua pria yang tadi bersama mereka, membawa Liora untuk naik dan duduk di sofa di lantai atas, tak jauh dari kamar Lily.
"Jadi yang ini menurut Kakak bagaimana?" Tanya Lily menunjukkan gambar dekorasi yang tadi sudah dipilihnya.
"Bagus," Liora menggeser-geser gambar sambil melihat-lihat lagi.
"Yang ini juga bagus," kata Liora menunjuk gambar yang baru saja dilihatnya.
"Tunggu, tapi yang ini menurutku lebih bagus, bagaimana jika yang ini saja, hmm simple tapi elegan. Ibu soalnya tidak suka yang berlebihan juga," kata Liora memberi saran setelah melihat gambar yang lain.
"Iya bagus, baiklah yang ini saja, tapi Kak, untuk gaun, bagaimana jika Kakak yang membuatkannya sendiri untuk Ibu, anggap saja sebagai hadiah, aku dengar dari Jasmine, Kakak jago menggambar," kata Lily menatap Liora berharap jika gadis itu mau menuruti permintaannya.
"Ya aku bisa, tapi aku belum percaya diri, bagaimana nanti kalau hasilnya jelek dan justru mempermalukan Ibu?" Kata Liora menggeser-geser layar ipad yang dipegangnya asal.
"Kakak belum mencoba, masa sudah pesimis dulu seperti itu, lagian Kakak kan tahu karakter Ibu, pasti gaun yang Kakak buat pasti akan cocok dipakai ibu. Mau kan kak? Mau ya? Kakak diam berarti aku anggap mau." Kata Lily memutuskan seenaknya.
Liora menatap Lily, "Kamu yakin, aku bisa?" Tanya Liora meminta pendapat Lily.
Lily mengangguk antusias, "Ya aku yakin Kakak pasti bisa, semangat!"
Liora tersenyum, "Semangat!"
__ADS_1
Keduanya tersenyum, kemudian kembali sibuk membicarakan persiapan Alan dan Dea.
*
*
"Darimana saja kamu, aku sudah menyuruhmu untuk datang kesini dari tadi! Dan kau baru datang sekarang, apa kau sudah tidak niat bekerja lagi denganku Jack!" Marah Max, karena sudah dari satu jam yang lalu Max menghubungi Jack, tapi pria itu justru tidak meresponnya sama sekali, jangankan membalasnya, membaca pesannya saja tidak.
"Maaf Tuan, sekarang apa yang harus saya lakukan?" Tanya Jack menunduk mengakui kesalahannya, daripada datang untuk mendengar perintah Max, lebih baik Jack menjemput Liora sesuai dengan permintaan Dea, karena bagi Jack, Liora lah yang pertama.
"Terlambat, bahkan aku sekarang tidak tahu harus menyuruhmu memulai mencarinya dimana," kata Max yang meninggalkan Jack.
"Tunggu, apa maksud Anda? Siapa yang harus saya cari?" Jack menghadang Max yang berjalan menjauh.
Max menghela nafasnya, "Liora, dia pergi bersama pria buaya dan aku tidak tenang dia bersamanya.
"Tidak mungkin kan yang Tuan Max maksud adalah aku?" Ucap Jack dalam hati.
"Donal atau siapapun itu namanya, Liora tadi pergi bersamanya," jawab Max yang melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.
Jam menunjukkan pukul sembilan malam dan belum menunjukkan tanda-tanda Liora akan kembali, membuat Max cemas.
Jack menangkap kecemasan di wajah Max dan dirinya semakin merasa salah.
"Tuan jika ada yang Anda perintahkan katakan saja, saya pasti akan melakukannya," ucap Jack membuat Max kini menatapnya.
"Kau harus janji Jack, jika kau akan menemukannya. Kau harus segera mencari Liora sekarang juga, aku takut terjadi apa-apa dengannya, apalagi dia pergi bersama pria buaya itu.
"Tunggu, jadi maksud Anda Liora pergi?" Tanya Jack dan Max hanya mengangguk lemah.
__ADS_1
"Kalau soal Liora, Anda tidak perlu khawatir karena Liora sekarang berada di tempat yang aman, Liora berada di rumah dokter Alan," ucap Jack menjelaskan.
"Di rumah dokter Alan? Untuk apa Liora ada disana? Dan lagi, bukankah hubungan Liora dan Jason juga istrinya tidak baik-baik saja, jadi bagaimana bisa Liora ada di rumah dokter Alan?" Tanya Max heran sekaligus bingung, dirinya memang tidak tahu apa-apa tentang adiknya itu, terakhir kali dia hanya tahu jika papinya mencoba menjodohkan dengan Jason, tapi Jason menolaknya dan lebih memilih menikahi sahabat kakak iparnya, dan semenjak itu hubungan mereka tidak baik-baik saja.
"Apa Anda tidak tahu jika dokter Alan akan menikah dengan Nyonya Dea?"
"Ayah sahabat Olive mau menikah dengan Bibi Dea?" Bukan menjawab Max justru bertanya pada Jack yang menjawabnya hanya dengan mengangguk.
"Tapi kamu yakin jika Liora disana? Dari mana kamu tahu?" Tanya Max lagi merasa tidak yakin dengan apa yang asistennya itu katakan.
Lagi-lagi Jack hanya mengangguk, "Saya tadi yang mengantarnya kesana bahkan saya sudah memastikan sendiri jika Liora sudah benar-benar masuk ke dalam rumah dokter Alan. Tapi kalau Tuan Max masih kurang yakin, Tuan bisa menghubungi Jason untuk memastikan hal itu," ucap Jack memberi saran saat melihat Max tidak yakin dengan apa yang Jack katakan.
"Ponselku di dalam, lebih baik kamu saja yang menghubunginya," ucap Max dengan entengnya.
"Ya sudah Anda bisa menghubunginya nanti, sekarang lebih baik Anda katakan siapa pria buaya yang Anda maksud itu?" Tanya Jack yang masih penasaran dengan ucapan Max sebelumnya.
"Kan aku tadi sudah bilang namanya Donald, dia sepupu istriku, dan dia sering berganti-ganti wanita, jadi aku hanya takut jika Liora akan dipermainkan olehnya, jadi aku beri tugas ke kamu untuk mengawasi Liora mulai saat ini, kalau bisa kamu jauhkan mereka" kata Max memberi perintah pada Jack.
"Oh jadi, dia tadi ada di apartemen pria itu," ucap Jack berbicara dalam hati.
"Jack apa kau tidak mendengarkan perintahku?" Tanya Max karena Jack tidak menjawab ucapannya tadi dan justru hanya diam saja.
"Ya aku mendengarnya, dan aku akan melakukannya," jawab Jack.
"Walaupun itu tidak mudah dan mungkin saja Liora akan semakin membenciku, karena sepertinya aku melihat jika Liora juga tertarik pada pria itu," tambah Jack dalam hati.
"Bagus aku harap kau tidak mengecewakanku Jack, sudahlah aku mau masuk, dan kau sudah boleh pulang," kata Max yang langsung meninggalkan Jack dan dirinya berlalu masuk ke dalam rumah.
Jack menghela nafas berat, kemudian berjalan meninggalkan rumah itu menuju ke mobilnya, Jack akan kembali ke rumah mertua Jason, memastikan jika Liora tetap disana dan tidak lagi pergi bersama pria yang dimaksud Max, Jack tidak ingin terjadi sesuatu pada gadis yang diam-diam dicintainya selama ini.
__ADS_1