Please Love Me

Please Love Me
Kakak ipar vs Ade ipar


__ADS_3

Selamat menikmati 😊😘


Jangan lupa di 👍 dan ❤


Di tunggu kritik dan sarannya 😊


*******


"Ya sudah kau istarhat saja aku yang akan masak" ucap Aditya mengambil pisau hendak melanjutkan kerjaannya Rara tadi


"Tidak nanti kau akan membuat dapurku berantakan" ucap Rara


"Ayo lah aku sudah belajar masak saat di Washington" ucap Aditya


"Baiklah bagaimana kita berdua masak bersama saja" ucap Rara sambil tersenyum


Sementara itu di sebuah rapat Alex berdiri habis membaca sebuah dokumen dan wajah marah dia mukul meja rapat


*B*brraaakk


Suara meja di pukul Alex membuat semua karyawannya ketakutan


" Apa-apa ini, bagaimana ini bisa terjadi" ucap Alex marah kepada para karyawannya


"Mohon maaf pak ini karna perusahan saingan kita mendapatkan data perusahan yang kemaren di curi mengakibatkan banyak perusahan yang tidak jadi menanamkan sahamnya kepada kita" ucap Rehyan sekretaris Alex


" Sial. . . Ternyata dia sempat menjual data itu" Ucap Alex sambil meremas tangannya


"Aku ingin kalian membuat data yang baru, buang semua proyek yang berkaitan dengan data yang dicuri itu" ucap Alex


"Baik. . Pak." Jawab serentak karyawannya


"Buatkan data kerugian yang terjadi akibat ini, dan hal-hal yang berkaitan dengan ini" ucap Alex kepada sekretarisnya


"Hubungi kembali semua para pemegang saham, dan cari perusahaan-perusahaan baru yang bisa di ajak kerja sama" timpah Alex lagi


"Siap pak" jawab sekretarisnya


********


Kembali ke rumah Rara


Sekita 30 menit Aditya dan Rara bergulat dengan pelengkapan dapur ahkir ya selesai juga masakkan mereka


"Ternyata banyak sekali, siapa yang akan makan ini" ucap Rara melihat meja makan mereka penuh dengan masakan


"Kan aku sudah bilang ke kakak tadi jangan di tambah lagi" ucap Aditya

__ADS_1


"Tapi aku ingin makan semua jenis makanan ini" ucap Rara


"Lalu bagaimana ini, kan sayang kalau di buang dan sedangkan rumah kakak tidak ada tetangga kanan kiri yang bisa di antarkan makanan" ucap Aditya


Rara terdiam dan berpikir


" Tenang Alex bisa menghabiskan semuanya kok ". ucap Rara sambil tersenyum


" Tebentar aku telpon dia dulu". ucap Rara meninggalkan dapur dan menuju ke kamar mencari hpnya


Lalu Rara menelpon Alex


Sementara itu Alex yang masih membahas proyeknya di ruang rapat mendengar hpnya berdering, lantas dia menglihat hpnya dan mengangkat panggilan itu


"Tumben kau menelpon ku duluan, kangen ya". Ucap Alex tersenyum tak sadar bahwa masih banyak karywan di ruang rapat itu


" Hai!! Kau kapan pulang?." Ucap Rara


" Sebentar lagi aku akan pulang, kau sangat rindu padaku ya sayang." Ucap Alex


"Terserahlah kau berpikir apa, yang jelas aku masak terlalu banyak jadi bantu habiskan dan kau juga deman jadi jangan kerja terlalu keras." Ucap Rara dengan nada kwatir


" Baiklah, aku segera pulang tunggu aku ya Sayang" ucap Alex mematikan hpnya


" Aku ada urusan mendadak jadi kalian lanjutkan besok laporannya harus sudah ada di mejaku" ucap Alex dengan wajah kembali datar tidak seperti saat berbicara dengan Rara di telpon tadi


"Saya permisi dulu" ucap Alex berjalan keluar dari ruang Rapatnya


Melihat Alex keluar ruangan semua karyawannya langsung duduk dengan lemas


" Rasanya susah bernafas jika pak Alex ada di ruang rapat." ucap salah satu karyawan


" Benar banget, untuk saja kita di selamatkan sama panggilan itu" ucap karyawan lainnya


"Sepertinya kita akan memiliki nyonya baru." Ucap karyawan pria


"Tidak mungkin, pak Alex kan selalu gonta ganti pasangan" ucap karyawan wanita


"Tapi kau tak melihat berita bahwa pak Alex sudah menemukan pawangnya" ucap karyawan pria tadi


" Apa kalian hanya ingin bergosip saja sampai malam nanti, ingat selasai rapat ini tulis laporannya jadi cepat selesaikan hari mulai sore. " ucap Reyhan masuk ke ruangan habis mengantar Alex keluar tadi


Mereka langsung terdiam dan memperbaikin duduk lalu menlanjutkan rapat mereka


Alex sudah di jalan ke rumah Rara tapi sebelum ke rumah Rara dia menyempatkan untuk membelikan bunga


Sampai di rumah Rara, Alex langsung masuk dan berkata " sayang aku pulang." Ucap Alex

__ADS_1


" Kau sudah datang ayo ke dapur." Ucap Rara menyambut Alex datang dan menerima bunga yang Rara berikan


"Baiklah." ucap Alex sambil tersenyum dan berjalan masuk ke dapur saat dia masuk ke dapur dia melihat Aditya sudah duduk di kursi meja makan, dia lupa kalau calon ade iparnya di rumah Rara


" Kau lama sekali aku sudah lapar, tak bisa menghargai waktu" ucap Aditya dengan nada sinis


" Kalau sudah lapar kenapa tak makan saja duluan, anak kecil tak boleh telat makan" ucap Alex sambil menggulung lengan kemejanya dan duduk di meja makan


Alex duduk di hadapan Aditya dan Rara di tengah-tengah membuat hawa meja makan menjadi gelap dan panas karna mereka berdua saling menatap dengan tajam


" Sudah, ayo kita makan." ucap Rara memecah adu tatapan mereka


" Ayo kita makan, apa ini semua masakanmu sayang." tanya Alex sambil tersenyum


" Kami dua yang memasaknya" ucap Rara


" Wow aku kira anak kecil yang manja tak bisa apa-apa." ucap Alex sambil menatap Aditya


" Setidaknya aku membantu, tak meninggalkannya dalam keadaan lapar" ucap Aditya membalas tatapan Alex


" Aku lapar, bisa kan makan dengan tenang" ucap Rara yang mulai jengkel karna 2 pria ini saling melempar ejekan


" Aku bahkan mampu membuat koki kelas atas untuk kerja di dapur Rara jika Rara mau" ucap Alex


Saat Aditya mau menjawab Rara langsung bangun dan berjalan ke kamar meninggalkan mereka berdua


Melihat hal itu Alex dan Aditya langsung bangun dan berusaha mengejar Rara namun kalah cepat pintu Rara sudah tertutup dan terkunci


" Sayang maafkan aku, ayo kita makan kau belum makan dari tadi pagi" ucap Alex mengetuk pintu kamar Rara


" Kak maafkan aku, ayo kita makan" ucap Aditya


" Ini semua salahmu" ucap Alex sambil melihat ke Aditya yang berada di sampingnya


"Jelas-jelas ini salahmu, dasar pria tua tak tau diri" ucap Aditya


"Untung saja kau adik dari wanita yang kucintai coba saja kalau bukan" ucap Alex


" Aku tak takut padamu, pak tua" ucap Aditya


"Kalian berdua kalau mau ribut jangan di depan pintuku berisik" teriak Rara dari dalam kamar


Mendengar hal itu Alex dan Aditya langsung diam


"Hei!! Kakak kau dari tadi pagi belum makan jadi bantu aku membuat kakakmu mau makan karna ada obat yang harus dia minum." bisik Alex


Aditya mengerti dan mengangguk

__ADS_1


__ADS_2