
Keesokkan paginya Rara membuka kamar dan mengetuk pintu kamar Aditya, mencari Alex namun saat pintu terbuka hanya Aditya yang keluar dengan pakaian lengkap dan membawa kopernya
"Kemana Alex? Bukanya tadi malam aku menyuruhmu tidur sama dia, lalu kenapa kau berpakaian rapi seperti itu mau ke mana kau?" tanya Rara yang kebingungan
"Aku harus pulang, aku sudah ketahuan bolos oleh ayah dia tadi malam menelponku dengan marah" ucap Aditya membuka kopernya dan mengambil kotak besar didalam koper itu
"Ini untukmu" ucap Aditya memberikan kotak besar
"Apa isinya? Ini untukku?" ucap Rara sambil menerima kotak itu
"Sudah nanti saja bukanya aku pergi dulu ya taksiku sudah di depan" ucap Aditya berjalan menuju pintu
"Kau beneran tidak tidur bersama Alex tadi malam" ucap Rara
"Tidak aku meninggalkannya di luar tadi malam, sudah ya aku berangkat" ucap Aditya pergi
"Ia hati-hatinya" ucap Rara sambil melambaikan tangannya
Setelah kepergian Aditya Rara langsung masuk ke kamar dan mengambil hp
Kotak dari Aditya tadi di taruhnya di kasur
Ada sebuah pesan masuk di hpnya lalu Rara membuka pesan itu
(aku akan sibuk beberapa hari ini, aku akan melakukan perjalana dinas jadi jaga kesehatanmu sayang dan atur pernikahan kita ya menjadi pernikahan paling megah dan mewah aku sudah mengatur orang-orangku untuk membantumu)
"Dasar dia selalu seenaknya saja, coba bilang dulu kalau mau pergi" ucap Rara duduk di kasur sambil melihat hpnya
Tidak terasa satu minggu Alex pergi perjalanan dinas, Rara di sibukkan dengan mengurus persiapan pernikahan dirinya walaupun kadang mereka selalu berhubungan lewat sms dan telepon Rara masih merasa kangen karna terbiasa ada yang selalu mengangunya
"Dia tak ada memberikan kabar 2 hari ini ke mana dia" ucap Rara sambil memainkan hp
Tak lama kemudian dia berdiri dan melihat keluar dari kaca kantornya
Rara sekarang berada di ruang kerjanya dan hari harusnya hari pemoteran pre-wedding mereka tapi Alex tak memberikan kabar
"Aahhh aku sangat marah, awas saja kalau dia datang aku akan" ucap Rara
Tak berapa lama ada seseorang menjawab ucapan Rara tadi
"Kau akan melakukan apa" suara khas pria yang dia rindukan 1 minggu ini
__ADS_1
Rara kaget lalu berbalik dan melihat pria tinggi sudah ada di dalam ruangannya
"ALLEEEXXX...." ucap Rara langsung lompat ke tubuh Alex
Alex langsung menyambutnya dan memeluk eratnya
"Aku kangen sekali sayang" ucap Alex memeluk erat Rara
"Kenapa lama sekali, kau tak berniat pergi kan" ucap Rara melepaskan pelukannya
"Mana bisa aku pergi dari wanita yang membuatku gila seminggu ini." ucap Alex memeluk kembali dan mendekatkan wajahnya ke wajah Rara
Namun saat hendak mencium Rara, Yeni masuk tanpa mengetuk pintu
"Aahhh maaf aku tak sengaja" ucap Yeni menutup matanya kaget melihat Alex dan Rara
"Aahhh selalu saja ada yang mengangu" ucap Alex menaruh kepalanya ke pundak Rara karna gagal menciumnya
Rara hanya tersenyum dan tertawa kecil
"Rasakan karma karna meninggalkanku" bisik Rara sambil melepaskan pelukkan Alex dan berjalan ke arah Yeni
"Rara semuanya sudah menunggumu di bawah" ucap Yeni sambil tersenyum melihat Alex yang memerah wajahnya
"Oh ia, tunggu aku akan turun" ucap Rara melihat Yeni keluar
"Ayo turun" ucap Rara menarik tangan Alex
"Aaaah... Aku masih kangen" ucap Alex menarik kembali Rara kepelukkannya
"Ayo jangan membuat mereka menunggu" ucap Rara berusaha melepaskan pelukkan Alex
" aku akan melepaskanmu tapi berjanji setelah kita foto prewedding dan mengurus berkas nikah kau harus pindah ke rumahku" ucap Alex mempererat pelukkanya
"Tidak kau berjanji bahwa aku akan masuk ke rumahmu saat kita sudah resmi" ucap Rara melepaskan pelukan Alex dan keluar ruangannya
Tak berapa lama Alex keluar dari ruangan itu dan mereka bersiap-siap untuk foto
******
Hari ini mereka melakukan foto pre wedding di pantai Alex hanya diam saja mengikutin apa kemauan Rara, Rara semangat sekali terlihat selalu tersenyum baik menyusun persiapan untuk foto atau berbicara ke fotografer untuk menetukan egle foto yang bagus
__ADS_1
Tidak terasa seharian mereka melakukan foto Pre wedding, Rara sedang duduk di bangku sambil memijit kakinya
"Kakimu kenapa sayang" tanya Alex ikut duduk di samping Rara
"Ini semua gara-gara kau tinggi sekali, aku harus memakai hak yang tinggi juga" ucap Rara ngomel
Alex langsung mengangkat kaki Rara dan menaruhnya di pahanya dan memijitnya
"Ini bukan salahku, kau saja yang pendek jadi harus pake sepatu itu untuk mengimbangi aku" ucap Alex sambil memijit kaki Rara
Rara diam dan memperhatikan wajah Alex sambil tersenyum
"Jangan melihat ku seperti itu, aku tau aku tampan" ucap Alex
Rara langsung cemberut dan membuang muka, tak berapa lama pegawai Rara datang dan berkata "Owner semua barang sudah selesai membereskan dan sudah siap pulang"
"Kalian duluan saja, aku masih cape jadi ingin istarhat dulu" ucap Rara
"Baiklah kalau begitu kami duluan" pamit pegawainya
Rara hanya tersenyum dan mengangguk
Mereka langsung pergi meninggalkan Rara dan Alex
"Aku ingin bicara sama kamu" ucap Rara duduk tegak menuruni kakinya
"Bukanya kau sudah dari tadi bicara kepadaku" ucap Alex
" Alex aku serius, apa kau yakin dengan pernikahan ini?" tanya Rara
"Aku sangat yakin" ucap Alex mendekatkan wajahnya ke Rara
Rara memeluk Alex " Terima kasih, jika nanti kau sudah tak mencintaiku lalu mau pergi tolong bertau aku dulu" ucap Rara menahan tangisnya
"Hal itu tidak akan terjadi, aku malah takut kau yang akan pergi setelah mengetahui sisi lain dari aku" ucap Alex memeluk Rara
"Itu tidak akan terjadi, maaf jika cintamu belum bisa aku balas tapi aku akan selalu berusaha untuk menjadi istri yang baik" ucap Rara sambil nangis
"Hei!!!.... jangan ada air mata jika bersamaku ya" ucap Alex mengelap air mata Rara
Alex mendekatkan wajahnya hendak mencium Rara namun tangan Rara menahan bibir Alex
__ADS_1
"ini hukuman untukmu meninggalkan aku seminggu ini"