Please Love Me

Please Love Me
Bocor


__ADS_3

Pagi hari


Rara bangun dengan kaget dan langsung ke kamar mandi


"Alex!!!, teriak Rara dari kamar mandi


"Ada apa sayang, kau kenapa?!" ucap Alex terbangun kaget karna Rara teriak lalu langsung ke pintu kamar mandi berusaha membuka pintunya


"Apa belanjaan kita sudah datang??" ucap Rara yang masih di kamar mandi


"Belum sayang ada apa?!" ucap Alex


"Tolong belikan aku pembalut Lex, di depan jalan ini ada minimarket." ucap Rara


"Pembalut. . . . Kau menyuruh ku beli pembalut." ucap Alex kaget


"Iiihhhh gak usaha banyak bicara cepat belikan saja." teriak Rara dari kamar mandi


Alex hanya diam dan berjalan keluar dari rumah Rara dalam keadaan bingung


(Pembalut seperti apa bentuknya) batin Alex


Sampai di minimarket Alex kebingungan mencari pembalut, dia mutar-mutar tapi tidak menemukan apa yang di cari hingga ahkirnya ada penjaga toko mendatangin ya


"Ada yang bisa saya bantu tuan." ucap penjaga toko


"Saya ingin membeli . . . . pembalut untuk wanita." ucap Alex dengan wajah merah malu karna penjaga toko itu seorang wanita


"Kalau bergitu mari ikut saya." ucap penjaga toko sambil berjalan menujukan jalan ke arah rak khusus untuk pembalut wanita


"Anda ingin yang membeli seperti apa tuan." ucap penjaga toko itu


Alex terdiam melihat rak yang penuh dengan pembalut itu (yang mana biasanya dia pakai) batin Alex


"Aku ingin satu-satu setiap merk dan jenisnya" kata Alex tak mau ambil pusingin


Lalu di kasir Alex merasa risih dan malu karna para wanita berbicara berbisik-bisik melihat dirinya


"Ini belanjaan anda tuan" ucap karir

__ADS_1


Sampai di rumah Alex langsung mengetuk pintu kamar mandi Rara


"Kenapa lama sekali Lex" ucap Rara membuka pintu dan menjulurkan tangannya


"Jangan pernah lagi memintaku membeli itu" ucap Alex sambil memberikan 1 plastik besar berisi pembalut


"Terima kasih,aku cuma minta belikan pembalut Lex, kemaren bilangnya akan menjadikanku Ratu masa minta tolong belikan pembalut aja nyalimu langsung ciut, kenapa laki-laki suka memberikan janji manis "ucap Rara dari kamar mandi sedang ngomel-omel


Alex hanya diam dan mengelengkan kepalanya lalu Alex keluar dari kamar dan menuju ruang tamu karna hp Alex berbunyi terus di meja tv


"Katakan ada apa" ucap Alex mengangkat panggilan itu


"Hhmm baiklah aku akan ke sana" ucap Alex mematikan hpnya


Tak lama Alex siap-siap dan pergi tanpa bilang ke Rara


Sekitar 30 menit Rara keluar dari kamar mandi dan melihat sekeliling tak ada tanda-tanda Alex


"Kebiasanya pria gila itu tak pernah bilang kalau keluar" ucap Rara melihat ruang tamu ya kosong


Lalu Rara berjalan ke dapur dan memasak sup, sekitar 15 menit supnya sudah matang lalu Rara mengambil sup itu dan memindahkannya ke mangkok


Rara berjalan ke depan tv sambil membawa mangkok berisi sup dan sebuah segelas susu, sampai di ruang tamu Rara menaruh itu di meja tv dan menyalakan tvnya


"Astaga. . . kok bisa ada yang tau bukannya aku minta ke Alex tidak ada yang membocorkan pernikahan ini sebelum acaranya benar-benar terjadi" ucap Rara


Rara bangun dan mencari hp ya di kamar saat dia ingin menelpon Alex namun hpnya malah berbunyi duluan, ibu memanggil tulisan di layar hp Rara


"Hallo ibu" ucap Rara sambil menaruh hpnya ke telingannya


"Sayang apa kau sudah melihat berita, bagaimana bisa itu terjadi bukannya Alex sudah berjanji bahwa tidak ada yang tau dulu sebelum acaranya terlaksana" ucap ayu


"Aku juga tidak tau bu, bagaimana ini terjadi nanti aku kabarin lagi jika Alex sudah memberikan penjelasan ya bu" ucap Rara


"Ibu khawatir dengan mu sayang bagaimana dengan fobiamu apakah berita ini tak mengangu proses penyembuhanmu" ucap Ayu dengan nada khwatir


Flashback on


2 hari setelah Rara bangun dari tidur cantiknya orang tua Rara dan memarahi dirinya atas apa yang dia lakukan lalu Rara mulai menceritakan apa yang terjadi dengan dirinya dan menjelaskan tentang fobia yang dia derita, hal itu cukup membuat orang tuanya kaget dan khwatir namun Alex membantu menjelaskan bahkan Rara sudah membaik dan mau ikut konsul dokter psikiater dan terapi

__ADS_1


Orang tua Alex pun ikut tau tentang hal itu dan mereka sama-sama setuju bahwa Alex akan menikahin Rara dalam waktu 3 minggu ke depan karna Rara harus ikut terapi lebih lanjut, karna mengehapus ingatan yang menakutkan adalah hal tidak mungkin


Alex benar merawat Rara penuh kasih sayang membuat hati Rara terbuka untuk dirinya


Flashback off


"Tidak apa-apa bu aku sudah jauh lebih baik lagi" ucap Rara


"Baiklah kabarin ibu jika terjadi apa-apa ya sayang, ibu hanya ingin kau bahagia" ucap Ayu dengan nada sedih


"Aku bahagia kok bu" ucap Rara


"Sudah ya bu aku sedang makan ini" ucap Rara mematikan telponnya


Lalu berjalan ke ruang tamu langsun meminum susu


"Bagaimana ini bisa terjadi, dan ke mana Alex kok tidak ada kabarinnya"


Tak berapa lama hp Rara berbunyi dan sms masuk


"Ara ayo kita bicara, jika kau masih mencintaku datanglah ke restoran Z" tulisan di pesan itu Rara hanya diam dan memadang sms itu, Rara tau siapa yang mengirimkan pesan itu


Rara menelpon Alex mau minta izin karna takut hal yang sama terjadi lagi


"Ada apa sayang" ucap Alex


"Kau di mana?!" Tanya Rara


"Maaf sayang aku ada urusan mendadak jadi pergi meninggalkanmu tanpa pamit" ucap Alex menjelaskan yang terjadi


"Lex aku ingin bertemu dirinya" ucap Rara


"APAA!!?? TIDAK. . . " teriak Alex


"Hal ini perlu aku lakukan Lex, aku tak bisa lari dari ketakutanku terus aku harus menghadapinya, ini juga demi kamu Lex demi kita jadi boleh ya" ucap Rara menyakinkan Alex


"Hhmmm... baiklah, aku akan menyirimkan 2 orang yang mengawasimu dari jauh, dan tidak ada kontak fisik" ucap Alex


"Baiklah Lex, terima kasih" ucap Rara

__ADS_1


Sambil mematikan panggilannya


Lalu Rara membalas sms itu dan berkata "baiklah 30 menit lagi kita akan ketemu"


__ADS_2