Suami, Rupa Madu Mulut Racun

Suami, Rupa Madu Mulut Racun
Jadi teman curhat


__ADS_3

"Sepertinya gue bakal banyak absen Za." Jacky berbicara pada Reza sambil memeriksa pekerjaannya.


"Memangnya kenapa pak?" Reza agak. kurang mengerti dengan perkataan Jacky.


"Gue meski merhatiin Michel anaknya Nathan. Kayanya anak itu butuh perhatian ekstra. Gue agak khawatir kalau dia gak bisa diawasi." Cemas Jacky yang agak mengkhawatirkan kondisi Michel.


"Apa kita pake bodyguard saja pak. Biar bapak bisa tenang bekerja." Reza memberikan solusi.


"Mmm.. bisa sih. Tapi gue rasanya mesti pdkt sama Michel. Maklum dia tidak punya siapapun kecuali Nathan." Jacky tidak bisa begitu saja menerima usulan dari Reza.


"Iya sih. Anak sebesar itu labil. Apalagi baru ditinggalkan ayahnya, pastinya dia bingung." Reza membenarkan apa yang dikatakan Jacky.


"Kalau bisa untuk sementara kamu handle beberapa pekerjaan. Gue paling bisa bekerja setengah hari sebelum anak itu bisa stabil kondisi jiwanya." Jacky menyuruh Reza menangani pekerjaannya dan mengatur ulang lagi jadwal pekerjaannya agar tidak bisa melintas dari jam satu siang.


"Baik pak. Nanti saya Reschedule lagi." Jawab Reza menyanggupi.


Sesuai janjinya Jacky sudah parkir di dsoa sekolah sebelum belt kepulangan berbunyi. Dia tak mau Michel menunggu. Biarlah dia yang menunggunya.


Tak lama kemudian belt oun berbunyi. Gerbang mulai dibuka. Beberapa anak sudah mulai keluar kelas dan masing-masing membubarkan diri. Ada yang ke area parkiran membawa motor ada pula saling bergerombol berjalan kaki lalu ada juga yang menaiki angkot.


Jacky dengan setia berdiri sambil menyandarkan badannya di pintu mobil mengawasi setiap anak yang keluar gerbang.


"Hei.. lihat ada om-om ganteng. Geng Siska yang terkenal heboh saling berbisik begitu melihat Jacky.


"Oh.. my god.. itu makhluk bumi bukan sih?" Dewi yang terkenal ratu gosip langsung menatap tajam ke arah Jacky.


"Bukan.. dia dari Mars." Jawab Nia dengan ketus.

__ADS_1


"Ya ampun.. omg... " Anak-anak abg korban drakor dan k pop ini seperti tersihir melihat Jacky yang super ganteng.


Jacky melambaikan tangannya sambil tersenyum begitu melihat Michel keluar dari gerbang kebetulan posisinya di belakang Geng Siska. Sikap Jacky yang begitu menawan membuat salah paham geng Siska. Dikiranya Jacky melambaikan tangan pada mereka. Terjadilah kehebohan anak abg yang ke ge-eran.


Michel yang melihat Jacky melambaikan tangannya langsung manyun. Meski begitu dia menghampiri Jacky juga dengan melewati geng Siska karena Michel berlari ke arah Jacky.


"Eh.. ya ampun... kenapa dia Sis?" Ditengah kegembiraan geng Siska yang sedang ke ge-eran, meraka terkejut melihat Michel menghampiri Jacky.


"Dia.. siapanya Michel ya?" Dewi langsung mengerutkan dahi.


"Mene ketehe.. " Siska mengidikkan bahunya sebagai tanda ketidak tahuannya.


"Omg... gila... pantesan saja Michel cantik. Kayanya dia masih sodaranya deh..sama-sama bule." Dewi langsung nyeletuk asal.


"Hayu.. bidadari. Masuk!" Nathan membukakan pintu buat Michel.


Tak terkecuali laki-laki yang sudah lama menyukai Michel pun perhatiannya langsung tertuju pada Jacky. Tadi dia keluar dari kelas hampir bersamaan dengan Michel. Begitu Michel berlari mendekati Jacky, dia langsung merasa kesal.


Mobil yang dikendarai Jacky pun melaju. Interaksi Michel dan Jacky lumayan menyita perhatian banyak siswa. Biasanya Michel dijemput supir tiba-tiba sekarang dijemput Jacky dengan menggunakan mobil Jaguar miliknya.


"Kamu mau makan Chel? Om lapar nih!" Jacky yang melewatkan makan siang karena takut kesiangan menjemput Michel, sekarang perutnya menagih untuk diisi.


"Serah." Michel tak menolak ajakan Jacky, karena dirinya juga merasakan perutnya agak perih. Apalagi tadi tidak jajan di kantin.


"Kamu mau dimana Chel?" Tanya Jacky ingin menanyakan Michel.


"Serah." Michel hanya menjawab satu kata yang sama.

__ADS_1


"Mmm.. cewek kalau lagi marah bilangnya suka sama 'Serah'


"Bunda kamu juga suka kaya gitu. Sama persis kaya kamu!" Jacky jadi teringat Raisya kalau lagi be te jawabannya sama persis kaya Michel barusan.


Hening


"Om.. sudah kenal lama sama bunda?" Michel penasaran tentang hubungan Jacky dan Raisya.


"Lama banget. Sebelum kamu datang ke Indonesia om udah kerja bareng sama bunda. Kamu masih orok dan suka teriak-teriak kalau mewek. Bikin seantero dunia heboh." Jacky mengenang masa kecil Michel yang manja abis.


"Masa?" Michel menoleh pada Jacky yang fokus menyetir.


"Iya. Kamu masih inget gak waktu pertama kali datang ke Indonesia? Kamu nangis pengen ikut ke kantor sampai daddy kamu pusing. Itulah pertama kali kamu mengenal bunda Raisya. Bunda kamu yang menolong daddy kamu dari tangisan mautt kamu" Jacky hafal betul kejadian itu


"Oh ya? Aku sebegitunya?" Michel tidak inget kejadian itu.


"Ya sejak. itu kamu nempel bagai perangko. Selalu mencari bunda kamu. Bahkan lagi kerja saja kamu selalu pingin deket sama bunda. Itu sih enak di daddy kamu gak enak di bunda. Sampai-sampai dengan kebandelan kamu, bunda pernah ditampar daddy kamu karena kamu keracunan minum susu. Tapi bunda kamu selalu sabar." Jacky menceritakan hal itu pada Michel agar Michel tambah menyayangi Raisya.


"Aku tidak ingat sama sekali om." Jawab Michel pelan.


"Ya kamu waktu itu masih kecil Chel. Kamu harus bener-bener sayang sama bunda kamu. perjuangan bunda kamu sama kamu tuh banyak banget. Bahkan bunda kamu pernah hampir mati lho!" Jacky sedang mengingat kejadian itu.


"Memang bunda kenapa om?" Michel semakin penasaran.


"Bunda kamu pernah dihajar daddy kamu sampai tak sadarkan diri gara-gara kamu jatuh dari tangga mengejar bunda kamu. Bunda kamu selalu panjang umur. Luka-luka dan patah tulang dipukulin daddy kamu. Tapi dia sembuh kembali dan mau memaafkan daddy kamu demi kamu Chel. Belum lagi.. Bunda kamu lari dari lantai dua dan sampai koma setahun lamanya." Ucap Jacky yang masih ingat kejadian paling mengenaskan itu.


"Kalau yang itu akau inget om. Aku masih inget waktu bunda terguling dari lantai dua sampai aku sendiri melihat darahnya di lantai. Aku dan daddy mengira bunda sudah mati waktu itu. Aku bersyukur ternyata bunda masih hidup cuman lupa ingatan dan wajahnya berubah karena operasi plastik. Kalau bukan karena bunda lupa ingatan mungkin bunda tak mau menikah dengan daddy. Tapi.. aku tidak tahu kenapa bunda bercerai dengan daddy om?" Dari obrolan itu Michel mendadak menjadi dekat dengan Jacky.

__ADS_1


"Om tidak tahu. Setahu om.. bunda kamu pernah bunuh diri ke laut saat bersama daddy kamu. Om. tidak tahu masalahnya apa. Om berhasil menolongnya dan merawat bunda kamu di rumah sakit. Om tidak tahu lagi.


__ADS_2