Istri Kecil Sang Pewaris

Istri Kecil Sang Pewaris
Satu Kesempatan


__ADS_3

Fulgi dan Kimmy nampak terengah-engah setelah mereka melakukan olahraga gila bersama Lan. Sepasang ibu dan anak itu terluka cukup parah di bagian kaki dan punggung mereka. Jackson yang kebetulan melihat kedua orang itu hanya berdiri diam. Setidaknya sekarang dia lebih beruntung karena tak lagi melakukan kegilaan itu bersama dengan harimau yang kini tengah berjalan memutari mantan kliennya itu.


"Kenapa? Apa kau cemburu melihat Lan bermain dengan mereka?.


Jackson tersentak kaget kemudian berbalik badan. Dia langsung melangkah mundur ketika melihat ibunya Gabrielle tengah berdiri menatapnya sambil menikmati wine. Meski Elea telah memaafkannya, Jackson masih saja merasa takut setiap kali wanita ini mendatanginya. Itu terasa seperti ada malaikat pencabut nyawa yang datang untuk menjemputnya. Sungguh, ibunya Gabrielle adalah sosok wanita yang sangat mengerikan.


"T-tidak, nyonya. Saya-saya hanya merasa kasihan pada mereka."


"Kasihan?.


Liona tersenyum tipis kemudian menyesap minumannya. Lalu dia melihat kearah Kimmy dan putranya yang sedang terkapar di rerumputan.


"Jackson, sama seperti nasibmu sekarang, aku tidak akan berbelas kasih terhadap siapapun yang ingin mengganggu kedamaian keluargaku. Terlebih lagi rumah tangga Gabrielle dan menantu kesayanganku, Elea. Apa kau tahu kenapa mereka berdua bisa berada di rumah ini?" tanya Liona.


"Tidak nyonya. Aku tidak pernah berbicara dengan mereka sejak mereka datang kemari" jawab Jackson.


"Fulgi, dia adalah mantan klienmu bukan?.


Jackson mengangguk.


"Pria menyedihkan itu sebenarnya adalah sepupu Elea. Tapi dia dengan tidak tahu malunya ingin merebut Elea dari tangan Gabrielle kemudian menikahinya. Dan juga apa kau tahu alasan apa yang mendasari sikap tidak tahu malunya itu, Jackson?.


Bola mata Jackson hampir meloncat keluar begitu dia di beritahu kalau Fulgi adalah sepupu Elea. Itu artinya wanita yang dulu sempat ingin dia bunuh adalah orangtuanya Elea.


Liona yang melihat keterkejutan di wajah Jackson tersenyum samar. Dia yakin sekali kalau dokter ini pasti sangat syok setelah tahu identitas menantunya.


"Nyonya Clarissa adalah neneknya Elea, dia bukan ibunya" ucap Liona menjawab keterkejutan Jackson. "Kau belum menjawab pertanyaanku yang tadi, dokter. Kau tahu tidak alasan Fulgi ingin menghancurkan rumah tangganya Gabrielle dan Elea?.


"Tidak, nyonya. Saya sungguh-sungguh tidak tahu apa alasan Fulgi ingin melakukan itu semua. Kami tidak pernah bertemu lagi sejak saya gagal membunuh Nyonya Clarissa. Jadi saya tidak tahu apapun mengenai kedatangannya ke negara ini" jawab Jackson gusar terus di cecar seperti itu.


"Alasan Fulgi ingin merebut Elea karena dia adalah pewaris tunggal dari seluruh harta kekayaan milik Keluarga Bangsawan Wu. Kau pasti tahu bukan kalau sebenarnya Fulgi itu merupakan cucu luar dimana ayahnya adalah seorang pengusaha biasa? Dia bahkan dengan tidak tahu malunya mengganti marga ayahnya dengan marga Kelurga Wu" ucap Liona. "Dan begitu dia tahu kalau putrinya Nyonya Clarissa sudah meninggal dunia, Fulgi langsung mengincar Elea karena dia tahu Elea-lah yang akan menjadi pewaris selanjutnya menggantikan Mama-nya yang sudah tiada. Rencana yang sangat menjijikkan bukan?.


"Iya nyonya" jawab Jackson mengiyakan.


Saat Liona tengah berbincang dengan Jackson, terdengar suara jeritan Kimmy yang kakinya sedang di seret-seret oleh Lan. Jackson yang melihat hal itu langsung bergidik takut. Dia tentu belum lupa dengan apa yang di lakukan oleh Lan sebelum Elea memaafkannya. Sungguh, siksaan yang ada di rumah ini adalah mimpi yang sangat buruk bagi semua orang.

__ADS_1


"Jackson, sebenarnya aku sangat ingin membunuhmu. Tapi menantuku yang baik itu malah melakukan sesuatu yang membuatku sakit kepala. Dia memaafkan kesalahanmu. Melupakan segala kekejaman yang pernah kau lakukan terhadapnya. Tidakkah kau merasa kalau hidupmu itu sangat beruntung?.


Liona sengaja mendatangi Jackson karena ingin menyampaikan sesuatu hal yang penting kepadanya. Dia ingin melihat sejauh mana dokter ini mampu untuk memperbaiki diri setelah di beri kesempatan oleh menantunya. Selain itu Liona juga mempunyai tujuan lain. Dia tahu kalau Jackson bukanlah orang yang bodoh, dan Liona bermaksud menjadikan tawanannya ini bagian dari tambang emas yang tersembunyi di ruang bawah tanah rumahnya. Liona yakin dengan masuknya Jackson ke dalam kelompoknya itu bisa membuat pondasi obat-obatan yang selama ini menjadi salah satu sumber kekayaan keluarganya semakin kuat.


"Anda benar, Nyonya Liona. Saya benar-benar sangat beruntung bisa di maafkan oleh Elea" jawab Jackson sambil tersenyum. "Dia sangat baik. Sangat baik sampai aku tidak tahu bagaimana cara mengartikannya."


"Karena kau sudah berkata seperti itu bagaimana kalau kau melakukan balas budi? Aku ingin kau bergabung dengan orang-orangku. Ya anggap saja ini sebagai pembuktian kalau kau benar-benar sudah berubah menjadi orang yang jauh lebih baik dari sebelumnya."


Mulut Jackson ternganga saat dia mendapat tawaran yang tidak terduga dari wanita mengerikan ini. Sungguh, jauh di dalam lubuk hatinya, Jackson sama sekali tidak terfikir akan mendapat kesempatan untuk bisa kembali menghirup udara bebas. Dia sudah pasrah jika harus mati di rumah ini.


"Jangan senang dulu. Aku mengajakmu bergabung bukan berarti kau bisa bebas seenaknya. Selama kau masih bernafas, maka selama itu pula kau akan selalu berada dalam pengawasanku. Elea mau memaafkanmu dengan syarat kau harus tetap tinggal di rumah ini. Jadi jangan terfikir untuk hidup bebas, karena semua itu sudah bukan menjadi hakmu lagi!" tandas Liona saat mendengar apa yang di pikirkan oleh Jackson.


"Aku tidak keberatan untuk hal itu, Nyonya Liona. Bagiku itu sudah lebih dari cukup. Terima kasih sudah memberi ruang untuk saya kembali hidup seperti dulu. Terima kasih banyak, nyonya" ucap Jackson dengan mata berkaca-kaca.


Liona tersenyum. Dia kemudian memberikan gelas minumannya pada penjaga lalu berjalan mendekat kearah Jackson. Dengan sejuta wibawa yang menguar di wajahnya, Liona memberikan petuah pada pria yang kini mulai menitikkan airmata.


"Jackson, aku sebenarnya adalah orang yang sangat tidak suka memberikan kesempatan pada orang-orang sepertimu. Karena di mataku kesalahanmu sudah sangat fatal, kau tidak seharusnya di biarkan tetap hidup. Terlalu banyak kekejaman yang kau perbuat selama ini, dan aku sangat membenci orang-orang yang suka sekali menindas kaum wanita. Tapi Elea, dia dengan kepolosannya mau memaafkanmu begitu saja. Dia tidak ingin melihatmu mati sebagai seorang penjahat. Waktu itu aku sangat marah. Tapi aku tidak bisa menolak lagi saat Elea menyebut jika seorang pendosa paling keji pun berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki diri. Karena itulah aku harap kau jangan sampai membuatnya kecewa. Dia sudah berbesar hati mau memberikan maafnya untuk orang yang sudah menjadi teror paling menakutkan dalam hidupnya. Berubahlah menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya, Jack. Gunakan kemampuan dan kecerdasanmu untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Dengan begini Elea pasti akan merasa sangat bahagia. Dia pasti akan sangat senang karena sudah mengambil keputusan yang tepat!.


Sambil terisak haru Jackson terus menganggukkan kepala. Dia bersumpah dalam hatinya tidak akan pernah membuat Elea menyesali keputusannya. Jackson benar-benar sangat malu sekarang. Dia di kalahkan begitu saja oleh gadis sembilan belas tahun dimana dulu dia juga melakukan kejahatan yang sangat kejam terhadap gadis tersebut.


'Elea, aku bersumpah akan menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi. Aku tidak akan membuatmu kecewa. Aku janji akan mengabdikan seluruh hidupku untuk orang-orang yang membutuhkan. Aku janji padamu Elea, aku janji.'


Sudut bibir Liona tertarik keatas saat dia mendengar sumpah yang di ucapkan Jackson di dalam hatinya. Menantunya benar-benar terberkati, dan Liona sangat bangga akan hal itu.


"Elea sayang, kau adalah yang terbaik. Kau malaikat tak bersayap di mata pendosa seperti Jackson. Semoga Tuhan selalu memberikan kebahagiaan yang melimpah dalam hidupmu, Nak. Ibu sangat mencintaimu."


πŸŒ΄πŸƒπŸŒΊπŸŒΊπŸƒπŸŒ΄


πŸ’›πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸ’š


πŸ’›πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸ’š


🌻🌻 😍 🌻🌻


🌻Love YOU🌻

__ADS_1


🌻🌻 🌹 🌻🌻


πŸ’šπŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸ’›


πŸŒ΄πŸƒπŸŒΊπŸŒΊπŸƒπŸŒ΄


🌻🌻 😍 🌻🌻


🌻Love YOU🌻


🌻🌻 🌹 🌻🌻


πŸ’šπŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸ’›


πŸŒ΄πŸƒπŸŒΊπŸŒΊπŸƒπŸŒ΄


πŸ’›πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸ’š


🌻🌻 😍 🌻🌻


🌻Love YOU🌻


🌻🌻 🌹 🌻🌻


πŸ’šπŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸ’›


πŸŒ΄πŸƒπŸŒΊπŸŒΊπŸƒπŸŒ΄


πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„


...🌻 VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA GENGSS.....


...LIKE, COMMENT, DAN RATE BINTANG LIMA...


...🌻 IG: emak_rifani...

__ADS_1


...🌻 FB: Rifani...


__ADS_2