Istri Kecil Sang Pewaris

Istri Kecil Sang Pewaris
Hutang Pertama


__ADS_3

Elea tersenyum kearah Gabrielle yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi. Dia terus menatapnya tak berkedip.


"Sayang, kenapa memandangiku seperti itu sih?" tanya Gabrielle heran.


"Karena Kak Iel sangat tampan. Aku jadi jatuh cinta terus sekarang" jawab Elea tak malu mengungkapkan apa yang dia rasa.


"Masa aku tampan?.


"Iyalah. Kalau jelek aku mana mau menikah dengan Kak Iel,"


"Dasar,"


Sebelum menghampiri istrinya, Gabrielle terlebih dahulu menyiapkan obat dan juga segelas air putih. Dia kemudian melangkah menuju ranjang, tersenyum lucu ketika mendapati Elea yang ternyata masih betah memandanginya.


"Jangan lama-lama menatapku, nanti hidungmu mimisan."


"Ahahaa, mana ada begitu Kak" sahut Elea tergelak mendengar ucapan suaminya.


"Ada sayang, ada!" lanjut Gabrielle seraya menyuapkan obat ke dalam mulut istrinya. "Minum dulu!.


Elea mengangguk. Dia mengambil air minum dari tangan suaminya lalu meneguknya hingga habis. Sedikit ingin muntah, tapi Elea berusaha menahannya.


"Kenapa? Apa ada yang tidak nyaman?" tanya Gabrielle panik melihat kernyitan di wajah istrinya.


"Aku mual" jawab Elea.


"Tunggu sebentar, aku akan memanggil Reinhard dulu!.


Dengan cepat Elea menahan ujung baju suaminya yang ingin pergi. Dia lalu tersenyum, tergelitik melihat kepanikan di diri suaminya.


"Sayang, kenapa menahanku?.


"Aku ini cuma mual Kak Iel, bukan sekarat. Kenapa sepanik ini sih?" ledek Elea sambil terkekeh lucu.


Gabrielle tertegun melihat Elea yang malah tertawa ketika dirinya sedang panik. Kalau saja wanita ini tidak sedang sakit, Gabrielle bersumpah tidak akan memberi ampun padanya. Sayang sekali, sekarang Elea sedang dalam mode yang tidak boleh di sentuh sama sekali. Jadi Gabrielle hanya bisa pasrah ketika di tertawakan seperti ini oleh istrinya.


"Hehe, jangan marah Kak. Maaf!" ucap Elea kemudian mengacungkan dua jarinya ke atas.


"Hmmm....


"Jangan marah,"

__ADS_1


"Hmmm.....


"Ham hem ham hem... Kakak jadi terlihat seperti orang bisu kalau seperti itu!.


Gabrielle terbatuk. Dia kemudian duduk di samping Elea yang entah kenapa malah semakin jahil setelah operasi. Dengan gemas Gabrielle mencapit hidung mungilnya lalu mengecup bibirnya berulang kali.


"Ini adalah hutang pertamamu, sayang. Aku akan mencatatnya, mengingatnya, kemudian menagihnya dengan segera begitu kau sembuh. Oh, satu lagi. Setiap satu hutang memiliki bunga sebanyak 10%. No debat, no penolakan, no ini dan itu!" ucap Gabrielle tegas membuat pengaturan yang akan menguntungkan dirinya sendiri.


"Iihhh, apa-apaan Kak Iel ini. Seperti rentenir saja!" sungut Elea yang sadar kalau dirinya adalah pihak yang di rugikan. Iya di rugikan, karena dia akan terlalu banyak mengeluarkan suara untuk mendesah dan berteriak keenakan 🀣🀣🀣


Mendengar protes yang di layangkan oleh istrinya, Gabrielle malah tertawa mesum. Dia memainkan alisnya naik-turun, yang mana hal itu membuat Elea mengerlingkan mata.


"Jangan main-main dengan junior Kakak. Nanti Kak Iel bisa sakit kepala kalau tidak menemukan tempat untuk menebar benih kecebong" ledek Elea sambil memegangi bekas operasinya yang sedikit nyeri karena terlalu banyak tertawa.


"Tidak akan!" sahut Gabrielle cepat. "Aku bisa menebar benih di dalam kamar mandi dulu selagi kau tidak bisa menampungnya."


Mulut Elea ternganga lebar. Dia tidak menyangka akan di buat mati kutu oleh suaminya sendiri.


"Hehe, just kidding, sayang. Tenang saja, bahkan pada lantai pun aku tidak akan pernah berkhianat padamu. Benih-benih kecebong yang ada di dalam tubuhku hanya akan aku semai di rahimmu saja. Sungguh!" jelas Gabrielle sambil mengusap lembut perut istrinya. "Di sini, dari rahim inilah nantinya para juniorku akan lahir."


"Kak Iel....


Mata Elea berkaca-kaca. Terharu akan ucapan suaminya yang sangat mengena di hati.


"Kak Iel tolong jangan bicara seperti itu. Aku jadi sedih mendengarnya" sahut Elea kemudian meraih tangan Gabrielle lalu menempelkan di pipinya. "Aku sangat mencintai Kak Iel, aku janji tidak akan pergi meninggalkan Kakak. Maaf ya sudah membuat Kak Iel khawatir, aku tidak sengaja!.


Tiba-tiba saja ruangan di sana terasa sangat mengharu biru. Gabrielle dengan penuh sayang menatap Elea yang sedang menciumi tangannya. Mereka berdua kemudian sama-sama tersenyum, sadar kalau keduanya saling tak ingin pisah.


"Oh ya sayang, apa kau senang melihat video-video yang di kirimkan oleh dosen dan teman-temanmu?" tanya Gabrielle.


"Iya Kak, aku senang sekali. Ah, aku jadi tidak sabar ingin segera bertemu dengan mereka" jawab Elea dengan mata berbinar. "Tapi Kak Iel, mereka tidak tahu kan kalau aku adalah istrinya Gabrielle Shaquille Ma? Mereka tidak ada yang tahu kan kalau aku adalah menantunya Ibu Liona?.


Gabrielle tertawa ketika mendengar Elea menyebutkan namanya dengan sangat lengkap. Itu terdengar sangat lucu dan juga terasa sangat istimewa.


"Sesuai yang kau inginkan, My Queen. Mereka semua tidak ada yang tahu hubungan di antara kita. Ck, padahal aku ingin sekali bilang kalau gadis cantik yang bernama Eleanor Young adalah istriku. Istrinya Gabrielle Ma!.


"Eleanor Young?" beo Elea kaget. "Kak, bukankah dulu namaku itu Elea Ma ya, kenapa sekarang berganti marga milik Ayah? Apa aku akan di buang lagi?.


"Astaga sayang, tidak begitu juga konsepnya!" kaget Gabrielle. "Begini, Ayah Bryan meminta izin untuk memasukkan namamu ke dalam anggota Keluarga Young. Tadinya aku juga tidak mengizinkan, tapi Ibu memarahiku. Karena kalau kau terus memakai marga Ma, orang akan salah mengira kalau kita ini menjalin hubungan sedarah. Jadi ya terpaksa aku menyetujuinya. Lagipula marga aslimu memang marga Young, dan Ayah Bryan adalah ayah kandungmu. Aku rasa ini tidak terlalu buruk karena apapun namamu kau akan tetap menjadi miliknya Gabrielle. Eleanor Young, nama ini sangat cantik!"


Meski awalnya kaget, setelah di jelaskan Elea akhirnya paham. Dia lega karena ternyata dirinya bukan di buang, melainkan hanya di perjelas identitasnya saja.

__ADS_1


"Kak Iel, kau akan memaafkan Patricia kan?" tanya Elea sambil menguap.


"Tidak!.


Gabrielle segera membantu Elea merebahkan diri di ranjang saat melihatnya menguap. Mungkin obatnya sudah mulai bekerja, begitu pikirnya.


"Tidak baik menyimpan dendam, Kak Iel. Kasihan Patricia, dia sekarang sudah menyesali perbuatannya."


"Aku tahu, tapi aku tetap belum bisa memaafkannya untuk sekarang ini. Perbuatan Patricia terlalu menyakitkan hati, sedikit sulit untuk melupakannya" ucap Gabrielle sembari merapihkan selimut ke tubuh Elea. "Tidurlah. Jangan memikirkan sesuatu yang tidak penting!.


Netra Elea menatap lekat wajah tampan sang suami. Dia sangat maklum kalau suaminya ini memendam sakit hati yang cukup besar terhadap Patricia. Tapi meskipun begitu Elea tetap ingin semuanya bisa berakhir damai. Karena sekarang ini hanya tinggal masalah Patricia dan suaminya saja yang belum selesai.


"Aku memaafkan semua orang yang telah menyakitiku selama sembilan belas tahun ini, Kak Iel. Termasuk juga dengan Patricia. Tolong maafkan dia, sikap ayah-lah yang sudah membuatnya gelap mata sehingga ingin melenyapkan aku dan juga Ibu. Mungkin kekhilafan yang dia lakukan cukup keterlaluan, tapi semua itu ada alasannya Kak. Ada luka besar di dalam hatinya, dan dia sudah memendamnya selama bertahun-tahun. Suamiku adalah orang yang paling baik, aku yakin suamiku ini pasti akan berlapang dada untuk memaafkan kesalahan saudariku. Iya kan?.


Hati pria mana yang tidak akan meleleh jika mendengar kata-kata selembut ini. Cara Elea membujuk Gabrielle sungguh sangat mengesankan. Kata suamiku orang paling baik benar-benar sangat mengena di hatinya Gabrielle. Membuat matanya yang tadi tertutup kebencian kini terbuka lebar untuk memberi maaf.


"Aku akan berdamai dengan kemarahanku. Sekarang tidur ya sayang, hari sudah malam."


"Jadi Kak Iel mau memaafkan Patricia?.


Gabrielle mengangguk.


"Sekarang tidur atau ku tiduri,"


"Tidur Kak!.


Cup


"I love you" bisik Elea setelah mendapat pesangon satu kecupan di kening dari suaminya.


"I love you more" sahut Gabrielle penuh cinta.


Dan...Elea pun tertidur.


πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„


...🌻VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA GENGSS.....


...LIKE, COMMENT, DAN RATE BINTANG LIMA...


...🌻IG: rifani_nini...

__ADS_1


...🌻FB: Rifani...


__ADS_2