Istri Kecil Sang Pewaris

Istri Kecil Sang Pewaris
Satu Tamparan


__ADS_3

"Jackson, bangun Jack. Jackson!!" panggil Kayo sembari menepuk pipi Jackson yang terlihat gelisah dalam tidurnya.


Saat Kayo sedang mencari-cari keberadaan Jackson, dia tidak sengaja melihatnya sedang tertidur di ruangan Reinhard. Karena ada sesuatu yang ingin dia bicarakan, Kayo memutuskan untuk mendekat. Namun apa yang dilihatnya membuat Kayo sangat terkejut. Jackson terus menggumamkan kata yang tidak jelas dengan kondisi tubuh yang sudah di banjiri keringat. Khawatir terjadi sesuatu, Kayo pun berusaha membangunkannya. Tapi nihil, berulang kali Kayo berteriak memanggil Jackson, bahkan sampai menepuk pipinya dengan keras, dokter ini tak kunjung membuka mata. Seolah nyawanya tertahan oleh sesuatu di alam bawah sadarnya.


"Jackson!!!!.


Plaaakkk


Mata Jackson langsung terbuka lebar saat dia merasakan rasa panas di bagian pipi. Dia kemudian duduk, menatap bingung kearah Kayo yang tengah menatapnya aneh.


"Apa yang sedang kau lakukan di sini?" tanya Jackson.


"Akhirnya sadar juga kau. Huft" jawab Kayo sembari menarik nafas dalam-dalam. "Mimpi buruk, euh?.


"Sadar??.


Kening Jackson mengerut. Dia lalu mengusap pipinya yang terasa kebas. Sekarang dia paham, rasa sakit yang dia alami adalah nyata, dan pelakunya adalah wanita yang kini duduk di sampingnya.


"Kenapa? Ingin menggugat karena satu tamparan itu?" tanya Kayo sarkas.


"Apa masalahmu sebenarnya? Kenapa kau memukul orang yang sedang tertidur?.


Kesal, tentu saja. Siapa yang tidak jengkel jika tiba-tiba saja mendapat satu pukulan di saat kita sedang berada di alam mimpi. Mimpi??? Ah ya, baru saja Jackson bermimpi kalau dirinya sedang bersama dengan Zhou'er. Dalam mimpi itu, adiknya terlihat sangat bahagia ketika dia datang sambil membawakan kue bunga kesukaannya. Mereka berdua terlihat begitu bahagia meski hidup dalam kekurangan, Shinyu yang ada di alam mimpi sama sekali tidak menunjukkan sikap yang kasar pada adiknya. Justru lebih terkesan mengayomi.


'Apa keadaan ini yang merubah keadaan di masa lalu? Tapi kenapa rasanya masih sesak ya? Apakah masih ada rahasia yang belum terselesaikan? Apa itu?.


"Jangan melamun, nanti ada setan yang merasuki pikiranmu!" tegur Kayo.


"Kau setannya!" sahut Jackson cetus.


Kayo terkekeh.


"Kalau ada setan secantik aku, aku rasa para pria di dunia ini akan datang berbondong-bondong melakukan pertukaran jiwa dengan raja setan. Termasuk kau!.


"Aku?" beo Jackson seraya menunjuk dadanya sendiri.

__ADS_1


"Ya kau. Kenapa? Sudah tidak berminat lagi memaksaku untuk menikah, hm?.


Untuk beberapa detik Jackson terdiam. Setelah itu dia tersenyum. Dengan gerakan yang sangat cepat Jackson sudah berhasil membuat Kayo duduk di atas pangkuannya.


"Agresif, hm?.


"Tidak ada yang salah juga. Toh setelah kita menikah aku akan melakukan sesuatu yang lebih dari ini" jawab Jackson kemudian melingkarkan tangannya ke pinggang Kayo. "Kau percaya reinkarnasi?.


"Ya" jawab Kayo singkat. Dia membiarkan Jackson melakukan apa yang dia mau. Bukannya murahan, tapi semalam dia sudah mendapat petuah dari sang ibu kalau hanya pria ini saja yang akan mendapat kartu hijau sebagai calon suaminya. Sebenarnya bukan Kayo ingin menolak, hanya saja dia ingin agar Jackson lebih menunjukkan perasaan terhadapnya. Kayo tentu tak ingin pernikahan mereka hanya di jadikan permainan belaka.


Jackson menatap lekat wajah gadis yang sedang duduk diam di atas pangkuannya. Dia tahu ada yang sedang mengganggu pikiran Kayo.


"Ada apa?.


"Ibu sudah menandaimu" jawab Kayo seraya menghela nafas berat. "Padahal aku masih ingin melakukan penjajakan untuk mencari pria yang tepat. Tapi sepertinya aku tidak akan bisa melakukan semua itu karena Ibu kekeh ingin kau yang menjadi menantu di Keluarga Eiji. Hidupmu sangat beruntung bukan karena di pilih langsung oleh wanita paling berkuasa di dalam keluargaku?.


Seulas smirk kecil muncul di bibir Jackson saat dia mendengar kata-kata Kayo yang sedikit menohok. Siapalah yang menyangka kalau mantan penjahat sepertinya akan menerima durian runtuh seperti ini. Ingin di jadikan menantu oleh keluarga yang memberinya siksaan.


"Ya aku sangat beruntung, dan kau akan sangat buntung karena mendapatkan calon suami mantan penjahat!" jawab Jackson dengan santai. "Tenang saja, nanti setelah menikah aku akan memperlakukanmu dengan sangat baik. Seperti ratu mungkin?.


Kayo menyeringai. Dia kemudian memegang bahu kekar Jackson, menikmati wajah dingin nan tampan dari pria yang sudah di takdirkan untuk menjadi suaminya.


"Apa kau sedang mengancamku?" tanya Jackson tanpa merasa tersinggung.


"Anggaplah seperti itu" jawab Kayo kemudian tersenyum miring.


Merasa di tantang, dalam sekedip mata kini Jackson sudah berada di atas tubuh sexy Kayo. Jackson menyeringai, satu tangannya dia gunakan untuk menyusuri tulang selangkanya yang entah kenapa terlihat begitu menarik.


"Jackson, apa kau tahu satu pantangan terberat yang ada di Keluarga Eiji dan Keluarga Ma?" tanya Kayo tanpa merasa khawatir dengan sentuhan dari pria yang sedang menindih tubuhnya.


"Apa?.


"Pelecehan!.


Gluukkkk

__ADS_1


Pikiran Jackson yang mulai melayang saat membaui aroma tubuh Kayo mendadak kembali normal begitu mendengar ucapannya. Meski begitu Jackson tetap enggan beranjak dari atas tubuhnya, dia terlalu nyaman dengan posisi ini.


"Ibu dan Bibi Liona amat sangat membenci pria-pria yang suka merendahkan harga diri wanita. Apalagi jika mereka sampai merenggut kesucian para gadis, maka bersiaplah mati dengan cara yang paling tidak pernah terpikirkan!" ucap Kayo sambil membelai rambut Jackson. "Lakukanlah, aku ingin lihat kematian seperti apa yang akan menimpamu nanti!.


"Lalu apa kabar dengan kakakmu?.


"Kak Fedo hanya menggemari hubungan one night stand, dan itu terjadi tanpa ada paksaan dari kedua belah pihak. Jadi antara Kak Fedo dengan para wanitanya tidak ada yang menjadi korban, mereka saling menguntungkan!.


"Benarkah? Berarti jika aku bercinta dengan wanita yang sudah tidak perawan itu tidak masuk dalam kategori pelecehan bukan?.


Jackson mendongak, menatap wajah cantik Kayo yang terlihat begitu tenang. Jackson terpana, dalam situasi berbahaya seperti ini keanggunan Kayo sama sekali tidak berkurang. Sungguh wanita yang sangat menarik.


"Iya" jawab Kayo singkat. "Tapi setelah itu jangan pernah berharap kalau aku akan menerimamu sebagai calon suamiku. Aku tidak menerima barang bekas, Jack! Dan ini adalah syarat mutlak yang tidak bisa di tawar dengan apapun lagi!"


"Kayo Eiji, kata-katamu terlalu kasar sayang. Aku sedikit tersinggung mendengarnya" ucap Jackson dengan suara yang mulai serak.


"Tersinggunglah, aku tidak keberatan!.


Gemas melihat cara Kayo menanggapi perkataannya, Jackson langsung meraup bibir mungil yang sejak tadi sudah membuatnya menelan air ludah. Dan yang lebih menariknya lagi, Kayo dengan santai malah mengalungkan tangan ke lehernya. Mereka berdua kemudian berciuman panas di atas sofa dalam posisi saling menindih. Jackson yang memang sudah di dera ***** membara tanpa sadar mulai menggerakkan jari-jari tangannya ke tubuh Kayo. Namun gerakan itu hanya berlangsung singkat karena si pemilik tubuh tak membiarkan tangannya berkelana.


"Tidak sekarang Jackson. Sebaiknya kau jangan mengundang amarah yang sudah lama terpendam" bisik Kayo kemudian tersenyum.


"Kau membuatku gila, dan aku tidak suka itu!.


"Itu deritamu karena sudah berani menginginkan aku!.


"Apapun itu kau pasti menjadi milikku. Cepat atau lambat!" ucap Jackson kemudian melesakkan wajahnya ke ceruk leher Kayo yang kini telah memejamkan mata.


'Semoga saja pilihanku tidak salah!.


πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„


...🌻VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA GENGSS.....


...LIKE, COMMENT, DAN RATE BINTANG LIMA...

__ADS_1


...🌻IG: rifani_nini...


...🌻FB: Rifani...


__ADS_2