Istri Kecil Sang Pewaris

Istri Kecil Sang Pewaris
Kisah


__ADS_3

Gabrielle menghela nafas setelah berkirim pesan dengan Levi. Dadanya terasa sedikit tidak nyaman.


"Ada apa?" tanya Reinhard.


"Istriku tidak bahagia".


Kening Reinhard mengerut bingung. Dia lalu menatap seksama kearah temannya yang terlihat murung.


"Apa Levi melakukan sesuatu yang buruk pada istrimu?" tanya Reinhard was-was.


Gabrielle menggeleng.


"Dia tidak akan mungkin melakukan hal itu pada istriku, Rein. Levi sangat menyayangi Elea meski mulutnya selalu berkata cetus!".


"Lalu?".


Lagi-lagi Gabrielle menghela nafas. Rasanya cukup berat setiap kali dia ingin mengatakan seperti apa pahitnya hidup yang di jalani oleh istrinya dulu.


"Elea adalah salah satu orang yang hidupnya tidak seberuntung kita, Rein. Dia di buang oleh keluarganya di sebuah panti asuhan. Sejak saat itu hidupnya selalu terlunta-lunta. Pemilik panti dan orang-orang di sana semuanya membully Elea. Bahkan mereka menutup mata saat Elea sedang berada dalam kesulitan. Kau tahu, Elea kecil sudah harus memeras keringat demi mendapatkan sesuap nasi untuk membunuh rasa laparnya. Dan setelah dia tamat sekolah menengah pertama, dengan keji pemilik panti mengusirnya pergi dari sana. Dia tega membiarkan istriku menjadi seorang gelandangan di usianya yang masih begitu muda!".


Gabrielle menepuk dadanya yang seperti tertindih batu besar. Setelah nafasnya normal, dia kembali melanjutkan cerita tentang kisah hidup istrinya pada Reinhard.


"Setelah dia di usir dari panti, Elea melakukan semua pekerjaan dengan harapan bisa melanjutkan sekolah. Tapi yang dia dapat malah cacian dan bully-an dari orang-orang yang tidak berhenti merendahkannya. Tubuhnya menjadi tidak terurus, dia seperti melupakan tentang kebahagiaannya sendiri. Yang dia pikirkan hanyalah bagaimana cara untuk tetap bertahan hidup. Itulah kenapa dia menjadi begitu bodoh, dia sangat polos dalam menyikapi semua hal. Dan aku beruntung karena di pertemukan dengan gadis semurni Elea. Aku mencintainya, aku sekarang tidak bisa jika tidak ada dia!".


Lama Reinhard terdiam setelah mendengar kisah hidup istrinya Gabrielle. Dia tidak mengira kalau Elea mengalami hidup yang begitu menyayat hati.


"Apa kau tahu alasan kenapa pemilik panti itu tega berbuat jahat pada istrimu?" tanya Reinhard penasaran.


Gabrielle mengangguk. Kedua tangannya terkepal kuat.


"Mereka di tekan oleh seseorang untuk terus memberikan neraka pada Elea. Dan ternyata pemilik panti asuhan itu sengaja mengusir Elea pergi dari sana karena sudah tidak tega melihat penderitaannya. Dia ingin Elea menemukan kehidupan baru yang jauh lebih layak. Aku tahu mereka tidak sepenuhnya bersalah, tapi tetap saja aku merasa tidak terima. Mereka sudah memperlakukan Elea seperti binatang yang tidak berharga. Sebenarnya aku ingin menghabisi mereka semua,tapi Ares menahanku. Dia masih membutuhkan beberapa informasi penting dari pemilik panti untuk menyelidiki siapa orangtua kandung Elea!" geram Gabrielle.


Reinhard menepuk bahu Gabrielle saat melihatnya begitu emosi. Dia sekarang bisa mengerti kenapa temannya ini begitu posesif pada istrinya.


"Jangan gegabah. Pemilik panti sepertinya adalah kunci utama dari keluarga Elea. Dia adalah pion penting dalam mengungkap jati diri istrimu yang sebenarnya. Bersabarlah, aku yakin Ares pasti berhasil membongkar masalah ini!".


Emosi Gabrielle sedikit mereda setelah di tenangkan oleh Reinhard.


"Lupakan tentang masalah itu. Sekarang katakan padaku bagaimana hasil pemeriksaan tadi. Kista yang ada di perut Elea tidak berbahaya bukan?".

__ADS_1


Sebelum menjawab pertanyaan Gabrielle, Reinhard terlebih dahulu menghabiskan minuman di gelasnya.


"Tidak ada kista yang tidak berbahaya, Gab. Jika di biarkan, kista itu akan semakin membesar dan membuat istrimu kesulitan hamil. Di tambah lagi dengan keadaan rahim Elea juga cukup lemah, sangat tidak di sarankan untuk dia hamil di usia muda!".


Gabrielle terperanjat kaget setelah mendengar perkataan Reinhard.


"Jadi Elea tidak akan bisa punya anak, begitu?".


"Bukan tidak bisa punya anak, tapi akan kesulitan untuk hamil. Tenang saja, dunia kedokteran sudah semakin canggih sekarang. Nanti aku akan memilih dokter terbaik untuk menangani kista di perut Elea. Dan untuk masalah kejiwaannya aku sendiri yang akan bertanggung jawab. Kista dan trauma, penyakit itu harus secepatnya di atasi. Karena keduanya akan sangat berdampak pada keharmonisan rumah tangga kalian. Itu menurutku!" jawab Reinhard.


"Lakukan yang terbaik untuk istriku, Rein. Tidak peduli berapapun biayanya" ucap Gabrielle penuh harap.


"Pasti. Kau tenang saja, Elea pasti terbebas dari kedua penyakit itu!".


Ares yang saat itu berada di luar ruangan, berjalan masuk ke dalam untuk menghampiri Tuan Muda-nya setelah mengetuk pintu.


"Maaf Tuan Muda, ada sesuatu yang ingin saya sampaikan pada anda!" lapor Ares.


"Apa?" tanya Gabrielle.


"Jam tiga ini anda memiliki janji temu dengan Tuan Bryan. Kita akan membahasnya di restoran tempat Nyonya Elea bekerja dulu" jawab Ares.


"Untuk yang ini tidak bisa, Tuan Muda!" sahut Ares tenang.


"Sialan!".


Reinhard dan Ares diam saja saat Gabrielle mulai uring-uringan. Keduanya memilih untuk tetap bungkam.


"Berapa banyak pengawal yang kau tugaskan untuk menjaga Elea?" tanya Gabrielle.


"Hampir dua puluh penjaga, Tuan Muda. Tiga di antaranya milik Tuan Arion" jawab Ares.


"Lalu taman bermain itu?".


"Sesuai yang anda perintahkan. Saya sudah membooking tempat itu sehari semalam atas nama Nyonya Elea. Dan juga saya sudah memerintahkan orang untuk memeriksa semua makanan yang di jual di sana!".


"Jadi kau hanya menyuruh orang untuk memeriksanya saja?" tanya Gabrielle sambil memicingkan mata tak suka.


"Tidak, Tuan Muda. Semua makanan yang di jual di sana sudah di ganti dengan menu yang di resepkan oleh dokter Reinhard. Tapi ada beberapa makanan yang tidak bisa saya ganti!" jawab Ares lagi.

__ADS_1


"Kenapa bisa begitu? Bukankah kau tahu kalau Elea itu mengalami gizi buruk? Bagaimana kalau dia sampai salah makan? Kalau itu sampai terjadi, nyawamu akan kuambil sebagai gantinya!" ancam Gabrielle.


Reinhard menggelengkan kepala melihat bagaimana posesifnya Gabrielle pada Elea. Taman bermain bukanlah tempat yang kecil. Ada berbagai macam wahana permainan dan juga ratusan pedagang. Entah itu pedagang makanan, pakaian maupun pernak-pernik. Dan Gabrielle dengan gilanya meminta Ares untuk mengganti semua menu jajanan dengan porsi makanan sehat untuk istrinya. Bukankah ini terlalu berlebihan? Tapi Reinhard tidak berani memprotes kegilaan temannya ini, dia sadar betul kalau Gabrielle adalah penguasanya. Tidak ada yang tidak bisa Gabrielle lakukan dengan kekayaan yang dia miliki.


"Tuan Muda, apa anda lupa dengan siapa Nyonya Elea pergi ke sana? Nona Levi adalah orang yang rumit. Jika wanita itu tahu kalau semua makanan sudah di ganti, dia pasti tidak akan tinggal diam. Saya hanya khawatir wanita itu akan memprovokasi otak Nyonya Elea supaya memberontak pada anda!" jelas Ares.


Gabrielle menepuk keningnya setelah mendengar penjelasan Ares. Dia lupa kalau sekarang istrinya sedang berada di bawah kekuasaan wanita bar-bar itu.


"Untung saja kau ingat, Res. Hampir saja aku kehilangan istriku!".


Ares tersenyum samar.


"Kalau begitu bisakah kita pergi ke perusahaan sekarang, Tuan Muda? Ada meeting yang harus anda pimpin sebelum menemui Tuan Bryan!" ucap Ares mengingatkan.


"Hahhhhh.... Malas sekali. Rasanya aku ingin pergi menyusul Elea ke taman bermain saja!" desah Gabrielle sambil berdiri dari duduknya.


"Ck, dasar posesif" ledek Reinhard geli.


"Jangan mengejekku. Kau akan tahu rasanya jika sudah menemukan wanita yang kau cintai nanti!" sahut Gabrielle.


"Tidak akan!".


Gabrielle menyeringai. Yang Reinhard tidak tahu adalah Gabrielle bisa mendengar apapun yang sedang dia pikirkan.


"Oh ya? Kalau begitu aku doakan gadis yang kau sukai jatuh ke pelukan pria lain!".


"Sialan kau!" umpat Reinhard.


Ketiga orang itu tertawa bersama sambil berjalan keluar dari ruangan. Reinhard kemudian pamit untuk segera kembali ke rumah sakit. Sementara Gabrielle dan Ares pergi menuju perusahaan mereka.


🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄


...🌻 VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA GENGSSS......


...LIKE, COMMENT, DAN RATE BINTANG LIMA...


...🌻 IG: nini_rifani...


...🌻 FB: Nini Lup'ss...

__ADS_1


...🌻 WA: 0857-5844-6308...


__ADS_2