
β GENGSS...PART SELANJUTNYA AKAN DI UP SEKITAR JAM 8..... JANGAN LUPA MAMPIR KE LAPAK MA QUEEN ROSE YA...
Hosshh, hossshhh
Dada Jackson bergerak dengan sangat cepat saat dia terbangun dari tidurnya. Wajahnya di banjiri keringat dingin dan bola matanya bergerak dengan sangat cepat. Baru saja, baru saja Jackson memimpikan hal yang sangat buruk. Benar-benar sangat buruk sampai membuatnya ketakutan setengah mati.
"Tidak, Elea tidak mungkin sakit. Dia harus baik-baik saja, dia harus selamat!.
Setelah berkata seperti itu, Jackson dengan gilanya melompat dari atas ranjang. Dia seperti orang tidak sadar saat membuka pintu kamar kemudian berlari keluar. Nun yang saat itu baru keluar dari dalam lift sampai terheran-heran melihat Jackson yang sedang berlari dalam kondisi yang cukup berantakan. Khawatir terjadi sesuatu, Nun pun bergegas menghampiri Jackson kemudian menarik lengannya.
"Dokter Jackson, apa yang terjadi?.
Nafas Jackson tersengal-sengal. Dia perlu beberapa menit untuk menormalkan deru nafasnya sebelum menjawab pertanyaan Nun.
"Elea, dia baik-baik saja kan?.
"Iya. Nyonya Elea baik-baik saja dan sekarang beliau sedang berada di dapur. Ada apa dokter Jackson? Apa ada sesuatu yang tidak aku ketahui?" tanya Nun penuh selidik.
Begitu tahu kalau adiknya baik-baik saja, Jackson langsung mengusap wajahnya dengan kasar. Dia jatuh terduduk di lantai kemudian menepuk-nepuk dadanya.
"Ini hanya mimpi Jackson. Hanya mimpi,"
Nun terdiam bingung melihat keadaan dokter Jackson. Dia mulai menerka-nerka ada apakah gerangan yang sebenarnya terjadi.
"Dokter Jackson, sebenarnya ini ada apa? Kenapa anda terlihat sangat panik?.
"Nun, aku mimpi buruk. Aku bermimpi keadaan Elea drop. Kakinya membengkak sebesar kaki gajah dan dia menolak untuk melakukan operasi ginjal. Keadaannya benar-benar sangat mengkhawatirkan. Aku takut Nun, aku benar-benar sangat takut kehilangannya" jawab Jackson kemudian terisak. "Aku tidak mau Elea sakit, aku ingin dia sembuh dan bisa menjalani hari-harinya dengan bahagia. Aku tidak mau dia kenapa-napa Nun, aku tidak mau!.
Sekarang Nun paham. Dia lalu meminta seorang pelayan untuk mengambil air minum di dapur. Tak lupa juga dia memerintahkan pelayan yang lain untuk mengambilkan alas kaki dokter Jackson yang tertinggal di dalam kamar.
"Itu hanya mimpi, dokter. Jangan cemas, Nyonya Elea baik-baik saja" hibur Nun sembari menepuk pelan bahu sang dokter yang masih terisak.
Tangis Jackson baru berhenti ketika pelayan datang membawakan air minum untuknya. Dengan dibantu oleh Nun, Jackson memutuskan untuk menghampiri Elea di dapur. Dia masih ingin memastikan kalau adiknya itu benar tidak kenapa-napa.
Elea yang saat itu tengah merecoki para pelayan yang sedang memasak, menoleh saat mendengar suara langkah kaki mendekat. Dia tersenyum senang melihat kedatangan Nun dan dokter Jackson.
"Selamat pagi Nun, selamat pagi dokter!.
"Selamat pagi kembali, nyonya."
Bibir Jackson bergetar, matanya kembali berkaca-kaca saat mendengar sapaan lembut dari adiknya. Nun yang melihat Jackson mulai hilang kendali, segera membisikkan kata agar tidak memperlihatkan kekhawatiran di hadapan Nyonya Elea. Nun tidak ingin sikap dokter Jackson mempengaruhi mood si nyonya kecil yang sedang sibuk mengganggu para pelayan memasak.
"Kendalikan diri anda, dokter Jackson. Saya tidak mengizinkannya anda merusak suasana hati Nyonya Elea" bisik Nun penuh nada ancaman.
Jackson langsung mengangguk paham. Setelah itu dia segera menghapus air mata yang menggenang di pelupuk matanya kemudian mendekati Elea yang sudah kembali menyibukkan diri di dekat kompor.
"Elea, kau sedang apa?.
Elea menoleh.
"Aku sedang mengganggu kakak ini membuat nasi goreng, dokter. Lihat, makanan yang dia masak membuat air liurku menetes,"
__ADS_1
Jackson dan para pelayan yang ada di sana tergelak mendengar kejujuran Elea. Gabrielle yang saat itu baru selesai mandi dengan sengaja menguping dari dekat pintu dapur. Dia ingin melihat apa yang sedang dilakukan oleh istrinya setelah meninggalkannya di dalam kamar sendirian.
"Selamat pagi, Tuan Muda" sapa Nun.
"Selamat pagi Nun" sahut Gabrielle. "Jackson, ada apa dengannya? Dia terlihat seperti orang yang baru saja menangis."
"Benar, Tuan Muda. Dokter Jackson baru saja membuat kegaduhan di atas" jawab Nun.
Gabrielle langsung menatap tajam ke arah Nun.
"Lanjutkan!.
"Dokter Jackson bilang kalau dia memimpikan sesuatu yang sangat buruk tentang Nyonya Elea. Dalam mimpinya, keadaan Nyonya Elea benar-benar sangat parah. Nyonya bahkan menolak untuk melakukan operasi ginjal yang dia donorkan. Dokter Jackson terlihat sangat ketakutan, dia sampai terisak-terisak setelah menceritakan mimpinya kepada saya" ucap Nun menceritakan apa yang terjadi pada dokter Jackson beberapa menit yang lalu.
"Dia sampai bermimpi seperti itu?" tanya Gabrielle kaget.
'Sedalam inikah rasa penyesalanmu, Shinyu? Bahkan ketakutan itu sampai terbawa-bawa dalam mimpimu. Hmm....'
"Menurut pengakuan dokter Jackson memang seperti itu, Tuan Muda. Ketakutannya terlihat jujur, dia tidak sedang mengelabui kita."
"Aku tahu itu" sahut Gabrielle kemudian kembali menatap ke arah istrinya yang kini sibuk menjahili para pelayan.
Nun menoleh ke arah nyonya kecilnya saat mendengar suara tawa renyah dari arah sana. Namun itu hanya terjadi sebentar saja karena Nun langsung memalingkan muka ke arah lain begitu menyadari kalau Tuan Muda-nya tengah menatapnya dengan bengis.
"Ingat Nun, tida detik!" tegur Gabrielle.
"Maaf Tuan Muda, tawa Nyonya Elea membuat saya penasaran,"
Sementara itu, di dekat penggorengan Elea tak henti-hentinya membuat lelucon di depan para pelayan dan juga dokter Jackson. Seperti anak kecil, dia terus menggesek-gesekkan garpu dan sendok sambil berteriak kelaparan.
"Astaga Nyonya Elea, ini masih panas. Biarkan saya mendinginkannya dulu baru anda boleh mencicipinya!" pekik pelayan kaget melihat nyonya kecilnya langsung menyuapkan nasi panas ke dalam mulut.
Jackson yang melihat kelakuan nakal adiknya pun segera berlari untuk mengambil air minum. Namun langkahnya terhenti saat dia melihat keberadaan Gabrielle yang sedang berdiri di dekat pintu dapur.
"Hari ini aku akan membiarkanmu bermain sampai puas dengan istriku. Akan tetapi, saat matahari terbenam Elea akan menjadi milikku sepenuhnya. Paham!" ucap Gabrielle dengan berat hati.
"Terima kasih" sahut Jackson sambil tersenyum.
Nun dan Gabrielle terus memperhatikan bagaimana cara Jackson memperlakukan Elea. Pembunuh bayaran yang dulu begitu di takuti orang-orang kini menjelma menjadi seorang kakak yang sangat penyayang. Gabrielle menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana Jackson yang dengan begitu sabar mengikat rambut istrinya yang beterbangan karena tertiup kipas di dapur. Menyaksikan bagaimana pembunuh bayaran itu mengelap keringat di dahi istrinya, dan menyaksikan betapa paniknya Jackson saat istrinya berteriak kepanasan karena langsung memakan makanan yang baru saja diangkat dari dalam kuali. Sungguh, karma dari Tuhan benar-benar tiada lawan. Kuasa-nya mampu membalik hati manusia dalam sekejap.
"Dokter Jackson sepertinya sangat menyayangi Nyonya Elea, Tuan Muda. Dia bahkan tak ragu untuk membersihan kotoran yang menempel di kaki nyonya" ucap Nun yang diam-diam juga memperhatikan kejadian di dapur.
"Kau benar, Nun. Dia banyak berubah setelah Elea memaafkannya. Hmmmm, tapi hatiku sakit melihat kedekatan mereka. Aku cemburu" keluh Gabrielle sembari menatap iri ke arah Elea yang sedang tertawa-tawa bersama para pelayan dan juga Jackson.
Nun tersenyum. Sudah sangat hafal dengan tabiat Tuan Muda-nya yang sangat pencemburu.
"Oh ya Nun, dimana Ares? Aku belum melihatnya sejak tadi,"
"Ares ada di ruang kerja anda, Tuan Muda. Dia bilang ingin memeriksa berkas yang akan dibawa ke perusahaan pagi ini" jawab Nun. "Apa perlu saya panggilkan Ares untuk datang kemari, Tuan Muda?.
Gabrielle menggeleng. Dia menatap lama ke arah Elea sebelum akhirnya memutar badan untuk pergi dari sana.
"Tolong bantu aku siapkan pakaian kerjaku, Nun. Istriku sedang sibuk bersama pria lain, dan sekarang aku kesepian,"
__ADS_1
"Baik, Tuan Muda."
Dengan langkah gontai Gabrielle akhirnya pergi dari dapur. Wajahnya masam. Kendati demikian, jauh di dalam lubuh hatinya yang paling dalam, Gabrielle sangat bersyukur karena Jackson bisa menebus sumpah pada istrinya. Gabrielle juga merasa bahagia karena sekarang tidak ada lagi ancaman yang bisa menyakiti istri tercintanya. Hanya tersisa satu masalah, yaitu kebersediaan istrinya untuk melakukan operasi ginjal. Hanya itu saja, selebihnya semua sudah sangat sempurna di mata Gabrielle.
πππππππππππππππππ
β UHUKKK~~~ ANDA KENA PRANK π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£
β YANG INGIN MENGHUJAT, WAKTU DAN TEMPAT DI PERSILAHKAN πππππππππππ
β OH YA GENGSS, MA QUEEN ROSE UDAH PUBLISH YA. SILAHKAN CEK PROFIL EMAK, NANTI NOVELNYA BAKALAN MUNCUL.
β PENGUMUMAN SYARAT GIVEAWAY
1. WAJIB BOM GIFT DI SETIAP EPISODE, DAN BATAS BOM GIFT JAM 6 SORE.
2. WAJIB LIKE DAN KOMEN DI SETIAP BAB, KARENA SEMUANYA AKAN SELALU DI CEK OLEH EMAK. JADI BAGI YANG MENANG TAPI ADA SATU BAB YANG LUPA UNTUK MENINGGALKAN KOMENTAR, MAKA AKAN DI ANGGAP GAGAL. KOMENTAR HANYA AKAN DI TERIMA SEBELUM JAM 6 SORE. LEWAT DARI JAM ITU JUGA DI ANGGAP GAGAL.
3. GIVEAWAY DI MULAI DARI TANGGAL 2 AGUSTUS- 15 AGUSTUS.
4. PENGUMUMAN PEMENANG AKAN DI RILIS TANGGAL 16 AGUSTUS DI LAPAK MA QUEEN ROSE.
5. JUMLAH GIFT MINGGU PERTAMA AKAN DI GABUNGKAN DENGAN JUMLAH GIFT DI MINGGU KEDUA. JADI SEMUA DUKUNGAN DARI KALIAN TIDAK AKAN TERBUANG PERCUMA. GIFT HARIAN YANG AKAN KALIAN KASIH JUGA AKAN EMAK CATET, DAN SEMUA AKAN DI JUMLAHKAN MENJADI SATU UNTUK MENENTUKAN SIAPA YANG BAKAL MEMENANGKAN GIVEAWAY.
6. DI LARANG GANTI NICK-NAME SELAMA IKUT GIVEAWAY KARENA NANTI EMAK PUSING NYARIIN. ATAU BOLEH PC EMAK DULU SUPAYA EMAK NGGAK BINGUNG BUAT CATAT NAMA PESERTANYA.
~ JUARA 1 BOM GIFT TERBANYAK: 100K PULSA
~ JUARA 2 BOM GIFT TERBANYAK: 75K PULSA
~ JUARA 3 BOM GIFT TERBANYAK: 50K PULSA
~ JUARA 4 BOM GIFT TERBANYAK: 25K PULSA
~ JUARA 5 BOM GIFT TERBANYAK: 25K PULSA
πΉWAJIB POLLOW AKUN EMAK π
πΉPROTES DI KOLOM KOMENTAR KALO EMAK
BELUM SEMPAT POLBEK π€£π€£π€£
GAMBARNYA JANGAN DI LIHAT LAMA-LAMA, NANTI SAWAN π€£π€£π€£π€£π€£π€£
...π» VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA YA GENGSS.....
...LIKE, COMMENT, DAN RATE BINTANG LIMA...
...π» IG: nini_lupss...
...π» FB: Rifani...
__ADS_1