My Little Wife

My Little Wife
Ep. 112 >>> I'M HERE, DADDY!


__ADS_3

"Kau tidak sarapan?" Tanya Azalea pada Zico yang terlihat begitu terburu-buru. Setelah meletakkan dua mangkuk bubur di atas meja makan, Azalea menghampiri Zico yang sedang memakai sepatunya.


"Aku terlambat." Imbuh Zico, setelah memakai kedua sepatunya dan berdiri di hadapan Azalea. "Jangan tunggu aku, aku mungkin akan telat pulang" Zico mengecup kening Azalea, setelah itu berlalu pergi dengan tergesa-gesa.


Azalea masih mematung setelah kepergiaan Zico. "Apa yang membuat dia begitu sibuk."


Azalea kembali menuju meja makan, duduk seorang diri sambil memandang satu mangkuk bubur yang akan sayang jika dibuang.


"Huffttt... Baiklah, aku akan memakan keduanya." Azalea meraih mangkuk bubur yang satunya. Mau tidak mau, dia harus menghabiskan kedua mangkuk bubur itu.


Azalea beranjak, dengan dua mangkuk bubur di tangannya, memilih menonton sambil menghabiskan kedua bubur itu.


Dan al hasil, dia benar-benar menghabiskan bubur itu tanpa sadar. "Kau luar biasa Lea!" Azalea terkekeh seorang diri ketika melihat dua mangkuk bubur yang sudah bersih tergeletak di atas meja.


*


*


"Thanks Zic!" Kata pertama yang di ucapkan Biandra ketika Zico mengangkat panggilan telpon darinya.


"It's okay. Aku bantu semampu aku."

__ADS_1


Ternyata yang membuat Zico sangat sibuk beberapa hari ini adalah, dia sedang membantu Biandra mencari beberapa investor untuk bekerjasama dengan perusahaan Biandra.


Menemui beberapa orang klien, makan bersama hingga minum bersama. Semua dilakukan untuk mengambil hati para klien itu.


Dunia seakan terbalik kini. Zico, yang dianggap selalu hidup tak beraturan dan selalu neko-neko. Hanya bisa menghabiskan waktu di club dan seakan tidak bisa hidup tanpa di kelilingi wanita. Justru kini, dia yang membantu Biandra. Orang yang selalu dibanggakan dalam keluarga, yang selalu menjadi contoh teladan di setiap omelan Kakek Nugraha.


Zico, selalu di tuntut agar bisa menjadi seperti Biandra. Dan itu juga yang buat dia berontak, dan akhirnya memilih untuk hidup jauh dari keluarga nya.


***


Seperti yang dikatakannya, Zico pulang sangat larut.


Dan Azalea benar-benar tidak menunggunya malam ini. Saat Zico pulang, Azalea sudah terlelap.


Ada tulisan "Open Me!" di atasnya.


Zico mengurungkan niatnya yang hendak ke kamar mandi. Dia mengambil kotak kecil itu, lalu membukanya.


Ekspresinya langsung berubah, seakan tak percaya dengan apa yang di lihatnya.


Didalam kotak itu ada notes yang bertuliskan "I'm Here Daddy" dan sebuah testpack dengan garis dua.

__ADS_1


Zico awalnya ingin membangunkan Azalea yang sedang terlelap. Namun, lagi-lagi dia mengurungkan niatnya.


Melihat Azalea yang sedang tidur begitu nyenyak, Zico jadi tidak tega membangunkannya. Akhirnya, dia kembali ke niat sebelumnya. Mandi!


Dengan ekspresi kegirangan dan tidak bisa berhenti tersenyum-senyum seorang diri, Zico beranjak ke kamar mandi.


Zico benar-benar sudah tidak sabar ingin momong anak. Pikirannya langsung melayang entah kemana. Berandai-andai seorang diri di dalam kamar mandi.


Setelah selesai, Zico langsung berbaring disamping Azalea sambil memeluk dan meletakkan tangannya diperut Azalea yang masih rata bak triplek.


Dan jadilah semalaman Zico tidak bisa tidur saking bahagianya. Terus ditatapnya wajah Azalea yang terlihat begitu teduh ketika sedang terlelap.


.


.


.


.


.

__ADS_1


NEXT>>>


__ADS_2