My Little Wife

My Little Wife
57


__ADS_3

Kevin mengecup bibir Tasya lembut, namun gadis itu hanya diam tak membalas hingga kemudian Tasya mendorong tubuh Kevin pelan hingga membuat ciuman keduanya terlepas.


" Kak Kevin kau mabuk, ayo kembali kedalam " ucapnya beranjak dari pangkuan Kevin.


" Maaf " gumam Kevin pelan dengan menggenggam tangan Tasya, namun Tasya hanya diam tak menjawab.


ia masih merasa kesal dengan kejadian tadi pagi.


" Ayo masuk, ini sudah malam "


Dengan setengah sadar Kevin mengangguk pelan.


Setelah membawa Kevin ke kamarnya, Tasya keluar untuk tidur dikamar nya yang dulu, untuk sekarang ia sedang tidak ingin bersama dengan pria itu.


Keesokan paginya, semuanya kembali normal, para pelayan sudah bekerja kembali seperti biasa.


" Bibi.....kemarin pergi kemana? "


" Apa bibi dan yang lainnya libur kemarin " tanya Tasya pada Bi Jum.


" Apa nona tidak tahu ? "


" Kemarin Den Kevin meliburkan kami semua " jelas Bi Jum.


" Benarkah ??? "


" Dia tidak memberi tahu ku " Bingung Tasya.


" Ah mungkin itu tuan ingin berduaan saja dengan nona " ucap Bi Jum tersenyum penuh arti.


" Maksud Bibi ?? "


" Emm tidak papa Non, kalau begitu bibi pamit kebelakang dulu non "


" Emm baiklah "


Tasya kembali melanjutkan sarapannya tanpa Kevin, mungkin pria itu belum bangun.


Saat akan menyelesaikan makannya Kevin baru turun dan sudah rapih.


mungkin ia akan pergi ke kampus hari ini, karena sudah cukup lama tidak masuk kuliah.


" kenapa tidak tidur dikamar seperti biasanya ?" tanyanya.


" Aku akan tidur dikamar ku mulai sekarang " ucap Tasya tanpa melihat Kevin.

__ADS_1


" Kenapa ? "


" tidak papa, hanya ingin saja "


" Apa kau masih marah ? " tanya Kevin


" aku sudah selesai, aku akan berangkat ke kampus " ucap Tasya beranjak dari duduknya.


Namun Kevin lebih dulu menahannya.


" Kita berangkat bersama "


" Emm...tidak usah, aku bisa berangkat sendiri " tolak Tasya.


" Tidak ada penolakan " tegas Kevin kemudian berjalan duluan.


Mau tidak mau Tasya harus menuruti nya, ia tidak ingin membuat Kevin marah seperti kemarin.


Kini Tasya sedang duduk di kantin, ia hanya menemani Kevin yang kini sedang sarapan.


Tidak usah ditanya lagi bagaimana keadaan kantin sekarang, tentu saja sangat ramai oleh para fans wanitanya.


hampir semua mata tertuju kepada mereka, bahkan ada yang terang terangan menatapnya dengan sinis dan iri, hal itu membuat Tasya semakin merasa tidak nyaman.


" Kau tidak lapar ?" tanya Kevin yang hanya mendapat gelengan dari Tasya.


Tasya membulatkan tak percaya dengan sikap Kevin sekarang.


Begitupun dengan para wanita itu yang kini semakin menatapnya tajam.


Kenapa pria ini malah menunjukkan sisi romantis nya disini, bukankah ia sendiri yang mengatakan agar menjaga sikap di tempat umum.


" Tidak usah, aku masih kenyang " tolak Tasya pelan.


" Emm baiklah...."


" pulang kuliah nanti aku tidak bisa bersama mu karena ada urusan penting dengan para dosen "


" Apa kau tidak apa-apa pulang sendiri ? "


" Emmm " gumam Tasya.


lagi........pria ini selalu sibuk batinnya.


Tasya memasuki kelasnya dan langsung disambut oreh sahabat nya.

__ADS_1


" pagiii " ucapnya dengan senyum manis nya.


" Emmmm "


" Ada apa? apa kau sedang kesal ?" tanya Celine penasaran karena biasa nya temannya ini selalu ceria saat pagi.


" tidak papa hanya kurang tidur saja " elak Tasya, padahal dirinya memang sedang kesal karena kejadian di kantin saat ia sedang menemani Kevin makan, tiba tiba ada wanita cantik dan seksi mendatangi mereka dan ikut bergabung bersama nya.


Sudah terlihat jelas jika wanita itu hanya ingin menarik perhatian Kevin.


" Hai.....kamu Kevin kan " ucap dengan senyum yang dibuat semanis mungkin.


" Hemmm "


" Kenalin aku Rara, anak fakultas manajemen "


Entah kenapa Kevin malah membalas uluran tangan gadis itu, biasanya ia hanya mengabaikan wanita lain.


" Ternyata kau lebih tampan dari yang dikatakan teman temanku"


" kau terlalu berlebihan nona " smirk nya kemudian menatapmu.


" Aku dengar kau mahasiswa terpintar di universitas ini "


" Karena aku anak baru disini, mungkin aku akan membutuhkan bantuanmu, bisakah kita bertukar nomor "


" Emm tentu saja " Ucap Kevin kemudian memberika ponselnya kepada wanita itu.


Tasya yang merasa diabaikan merasa kesal , ia kemudian segera pergi meninggalkan mereka tanpa berpamitan.


Apa apaan ini, kemarin Celine sekarang wanita lain, Bahkan Kevin tidak mengusirnya, padahal biasanya pria itu tidak suka saat ada wanita yang mendekatinya.


" Emmm Apakah Jack dan Kak Rey baik baik saja ? " tanya Tasya mengalihkan pembicaraan.


" Tentu saja, aku mengantarkan mereka dengan selamat "


" Apakah kau menghawatirkan Jack ?, kau tenang saja dia baik baik saja " goda Celine.


" Tidak..... maksud ku bukan seperti itu, aku menghawatirkan keduanya "


" Benarkah ?? " Celine menarik turun kan alis nya.


"tentu saja......sudahlah sebentar lagi pak dosen datang "


# Maaf banyak typo 😅😅 #

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin jejak ya 😘😘


__ADS_2