My Little Wife

My Little Wife
Bab 330 : Geng Rusuh


__ADS_3

Happy reading♡


Sekitar pukul sembilan pagi waktu Boston, Ayu bangun lebih dulu dari pada yang lainnya karena suara ponselnya. Ayu yang terganggu pun langsung mengangkat telepon itu. Ternyata itu adalah panggilan dari tunangannya, Fello.


Fello meminta kepada tunangannya itu untuk keluar kamar karena Fello sejak tadi sudah berada di ruang tamu apartement gadis itu.


Ayu keluar dari dalam kamarnya. Ia menutup kembali kamarnya. Tenang saja, Ayu sudah cuci muka dan gosok gigi tadi. Ia juga kebelet pipis. Terlihat Fello sedang duduk menatap ke arahnya. Ayu tahu Fello mungkin sedikit kesal karena tidak memberitahunya tentang kedatangan teman temannya dari Jakarta.


Ayu pun duduk diatas pangkuan Fello. Kedua tangan wanita itu mengalung pada leher prianya. Ayu mencondongkan wajahnya untuk mengecup bibir Fello namun pria itu menahannya.


"Kenapa? Kok nolak?" Tanya Ayu. Ia merasa aneh karena biasanya Fello selalu merengek minta kiss darinya.


"Kenapa mereka tiba tiba disini?" Tanya Fello.


"Iya, mereka mau jenguk Ashel tapi mereka gak ngabarin Ashel kalo mereka mau kesini. Tadinya mereka mau cek in di hotel, tapi gak jadi. Mereka ikut tinggal disini dulu beberapa jam. Jadinya cek in nanti malam," ucap Ayu.


"Oh," ucap Fello. Pria itu menarik tekuk Ayu dan menyatukan bibir mereka. Ciuman yang berawal biasa saja kini berubah menjadi semakin dalam dan semakin menuntut. Bahkan mereka juga sudah bertukar saliva. Fello tidak mau kegiatan paginya terganggu akibat ulah teman teman tunangannya. Jadi ia menggendong tubuh Ayu masuk ke unitnya.


Fello baru saja sampai lagi di Boston. Ia baru saja tiba dari pulau Jeju. Ada pekerjaan disana yang mengharuskan Fello pergi dan meninggalkan tunangannya. Fello tidak bisa menolaknya, karena ini adalah tanggung jawabnya.


Fello menendang pintu apatementnya dan masuk ke kamar miliknya. Ia menidurkan Ayu diatas kasur miliknya. Nafas Ayu sudah tersenggal senggal karena Fello tidak mau melepaskannya.


"Kamu mau ngapain?" Tanya Ayu. Gadis itu sudah tidur terlentang dengan Fello yang berada diatas tubuhnya.


"I miss you so bad, baby," bisik Fello. Pria itu kembali memag*t bibir Ayu. Awalnya tangannya diam namun kini sudah bergerak ke atas squishy milik Ayu.


Tangan Fello melakukan gerakan intens sehingga mampu membuat Ayu kesakitan sekaligus merasa nikmat. Fello tidak melakukan gerakan lain selain ciuman dan bermain pada area squishy tunangannya. Fello takutnya kebablasan dan berakhir coblos sebelum sah.


Fello menghentikan kegiatannya dan tidur ke samping tunangannya. Ia memeluk erat tubuh Ayu. Terdengar nafas Ayu yang masih tersenggal senggal akibat ulahnya.

__ADS_1


"Enak ya?" Tanya Fello.


"Diem deh, kamu suka gitu byy. Gak suka, sakit tapi akhirnya udahan," ucap Ayu. Ia menatap ke arah samping dimana ada wajah Fello yang sedang menatapnya geli. Bahkan terdengar tawa kecil dari bibir Fello.


"Sabar byy, setelah nikah aku bakalan bertindak lebih. Kamu siap siap aja, aku gak bakalan lepasin kamu selama yang aku mau. Siap siap buat gak bisa jalan," ucap Fello. Pria itu memeluk erat tunangannya.


"Dasar mesum."


***


Geng rusuh baru saja keluar dari salah satu restoran. Mereka baru saja selesai makan pagi. Saat ini sudah jam sepuluh pagi. Mereka semua memutuskan untuk berkunjung ke rumah Ashel lebih dulu sebelum liburan.


Ayu juga ikut. Dari pada ia gabut di apart lebih baik ia main ke rumah si kembar. Fello sendiri terpaksa harus meninggalkan Ayu lagi. Pria itu harus pergi ke Indonesia atas arahan papanya. Ayu sendiri tidak masalah, toh itu urusan pekerjaan. Ia bisa memakluminya karena dulu juga sahabatnya Ashel sering ditinggalkan oleh Kavin.


Masih menggunakan mobil milik Ayu, mereka semua sedang on the way menuju ke mansion besar milik Ashel. Rasanya mereka sudah tidak sabar ingin bertemu bayi bayi mungil itu. Mereka sudah mengetahui bayi Ashel adalah kembar tiga. Bahkan mereka sudah melihat foto foto bayi itu yang dikirimkan Ashel di grup chat mereka semua.


"Aje gile, rumahnya Ashel ngalahin rumah sultan sultan di Indonesia," ucap Rita.


"Ini aku fiks harus foto depan sini sih, buat nunjukin ke mama kalo rumah yang ada di drakor itu beneran ada," ucap Yasmin.


"Heem banget. Nanti kita foto bareng terus up ke sosial media. Pasti rame," ucap Yuta.


"Ini kita mau sampai kapan berdiri kayak gini? Udah dikira mau ngemis aja," ucap Feli.


"Masuk ayo, Ashel gak mungkin marah," ucap Ayu. Mereka semua pun masuk tanpa ada yang menghalangi karena Ayu sudah menjelaskan jika mereka semua adalah teman teman majikan mereka. Para bodyguard pun mengangguk dan mengijinkan mereka masuk.


Lagi dan lagi, mereka semua terpana dengan isi rumah Ashel yang sangat mewah. Bahkan sejak tadi Yasmin memotret setiap sudut mansion ini.


"Non Ayu, mari masuk. Nyonya berada di di ruang tv," ucap pelayan yang ada di rumah Ashel.

__ADS_1


"Iya, terimakasih."


Ayu dan yang lainnya meneruskan langkah kakinya menuju ke ruang tv yang ada di rumah Ashel. Mereka cukup lama berjalan sehingga mereka sampai disana. Dari jarak jauh, mereka melihat Ashel yang sedang bermain dengan anak anaknya.


"Woi," teriak Rita membuat atensi Ashel teralih pada sumber suara. Sedetik kemudian mata Ashel membulat terkejut melihat siapa yang datang.


"Kalian? Sini sini woi," ucap Ashel. Mereka semua pun langsung berjalan ke arah Ashel. Mereka berpelukan dan cipaka cipiki. Yuta dan Feli langsung melirik ke arah bayi bayi Ashel yang sedang bermain. Bahkan mereka bertiga membuka matanya.


"Ih, gemeccc banget woi. Gue culik aja kali ye," ucap Yuta. Ia menoel noel tubuh bayi itu. Dia adalah Kairav.


"Jangan pegang kulitnya ya guys, mereka masih sensidippp," ucap Rita.


"Sensitif bego*," ucap Yuta. Rita hanya cengengesan dan melihat bayi bayi itu.


"Ini yang mana Kai, yang mana Ling sama Briell, Shel?" Tanya Rita.


"Ini Kai, ini Ling. Kalo Briella kan cewek, masa masih nanya sih," ucap Ashel.


"Hehe. Semuanya mirip elo ya anjir, suami lo gak ada yang diakui sama mereka," ucap Rita.


"Iya, lucu banget gilaaa," ucap Feli.


"Mereka nurut sama emaknya. Kan gue bilang gini 'kalo kalian lahir harus mirip mami, mami yang kesusahan bawa kalian selama sembilan bulan. Kalo kalian mirip papi, mami marah' gitu. Taunya mereka beneran mirip gue," ucap Ashel terkekeh.



Tbc.


Rwameinn goyss🫨✊️

__ADS_1


__ADS_2