My Little Wife

My Little Wife
60


__ADS_3

Kevin yang tampak sibuk dengan berbagai kegiatannya setelah selesai di kampus ia kini disibukkan dengan berbagai tugas dikantor Dady nya.


Tok.....tok......


" masuk " ucap Kevin dari dalam.


" permisi pak, saya ingin memberikan beberapa berkas yang bapak minta " ucap sekertaris nya.


" Baiklah, kau boleh keluar !" . ucapnya tanpa mengalihkan pandangannya.


" Emmm apa bapak mau makan malam bersama ? "


" tidak "


" ini sudah waktunya makan malam pak, bagaimana jika kita makan berdua " ucap Nadia berjalan mendekati Kevin, gadis itu nekat duduk di meja bos nya.


" Apakah pak Kevin tidak ingin makan bersama saya ?, saya akan memberikan hal yang lebih dari sekedar makan malam biasa " ucap nya sensasional bahkan terdengar menggoda.


" Menyingkirlan !" ucap Kevin tajam.


" Ayolah.......sekali saja.....aku bisa memuaskan bapak " ucap yang semakin mendekatkan tubuhnya, ia bahkan kini duduk di pangkuan Kevin.


" Menjaulah dariku ! atau aku akan memecatmu sekarang juga " geram Kevin.


pria itu mendorong tubuh Diana hingga terjatuh.


" Auuuuw " ringisnya saat tubuhnya terhempas di lantai.


" Pergilah " bentak Kevin.


Nadia yang merasa takut dan malu secara bersamaan memilih langsung keluar dari ruangan Kevin sebelum ia benar benar di pecat.


Mood Kevin benar benar buruk sekarang, ditambah lagi saat ia melihat story milik Jack.


Sungguh membuat nya kehilangan fokus bekerja.


" Arghhhhh " geramnya.


" kau benar-benar sudah membuat ku kehilangan kesabaran " gumamnya kemudian ia menghubungi seseorang.


" Temui aku di pantai xxxx " ucapnya dan langsung mematikan sambungan telepon sebelum mendengar jawaban dari sebrang sana.


Tasya dan lainnya tampak menikmati keindahan malam hari di pantai.


" wahhh..... lihat bintang itu sangat indah " ucap Tasya yang sedang menatap langit yang dipenuhi bintang.


" Benar.....sangat indah... " jawab Jack, namun bukannya melihat ke langit Jack malah asik mentap Tasya.


" kenapa kau melihat ku? " ucap Tasya yang bingung karena Jack yang terus menatap nya sedari tadi.


" karena kau lebih indah dari bintang itu " batin Jack.


Celine yang peka terhadap keadaan hanya dapat tersenyum bahagia melihat keduanya.

__ADS_1


" sepertinya kita hanya menjadi nyamuk disini, ayo Rey kita udara segar "


" Lo aja, gw ogah " ketus Rey.


" Haissss......ayo.....Lo harus ikut !" Celine menarik kerah baju Rey dari belakang sehingga membuat sang empu hanya bisa pasrah sambil terus menyumpah serapah wanita kasar ini.


" hei.... lepaskan bajuku! , kau sangat kasar " kesal Rey namun tidak di perdulikan oleh Celine yang terus menarik bajunya.


" Bukankah mereka terlihat lucu " ucap Tasya yang gemas melihat tingkah keduanya.


" Tasya.......aku mau ngomong sesuatu " ucap nya menatap lekat Tasya.


" yaudah ngomong aja Jack "


Jack tersenyum tipis, ia menggenggam lembut tangan Tasya.


" Sebener aku........"


Belum sempat Jack menyelesaikan ucapannya, suara deheman seseorang membuatnya tak jadi mengungkapkan perasaan nya pada Tasya.


" Ehmmm " dehem Kevin dari belakang keduanya.


" Kak Kevin " kaget Tasya,ia kemudian langsung menarik tangan nya dari genggaman Jack.


Namun pandangan nya kini teralirkan ke seseorang yang berada di samping Kevin, yang tak lain adalah Rere.


tatapannya beralih pada genggaman tangan keduanya.


" Emmm kak Kevin tau darimana kita disini "


" itu tidak penting"


" oh ya perkenalkan dia pacar ku " ucap Kevin sembari menggenggam tangan Rere.


Rere menyungging kan senyum nya mendengar Kevin mengatakan jika dirinya adalah kekasih nya.


Sebelumnya ia sedikit terkejut saat Kevin tiba tiba meminta nya untuk menemuinya di pantai.


Deg


Tasya terdiam mematung mendengar perkataan Kevin, begitupun dengan Jack yang tak kalah terkejutnya mengetahui jika gadis yang berada di depannya adalah kekasih Kevin.


terlebih lagi ia mengenali gadis itu.


" Pa.......pacar ?" ucap Tasya ragu.


" sejak kapan ?"


" kami baru jadian "


" kalau begitu kami pulang duluan "


" Ayo kita pulang sayang ! kau pasti lelah " Kevin mengusap kepala Rere lembut, seperti yang biasa ia lakukan ke Tasya.

__ADS_1


" Iya aku sangat lelah hari ini karena menghabiskan waktu bersama mu " manjanya.


ia menggandeng tangan Kevin dan membawa nya pergi.


Tasya masih terus menatap punggung pria itu yang perlahan sudah menjauh darinya.


pikirannya berkecamuk, ia merasa marah dan sedih saat Kevin mengatkan bahwa ia memiliki seorang kekasih.


" Mereka pacaran??? " gumammu pelan.


" Kau baik baik saja ?" tanya Jack menyadarkan lamunan Tasya.


" emmm....iya aku baik baik saja Jack"


" apa kau yakin ?"


" Ya, aku hanya kelelahan,bisakah kau mengantarkan ku pulang ? " lirihnya.


Jack hanya mengangguk dan segera mengantar Tasya.


" Makasih Jack udah nganterin aku , aku masuk dulu ya . hati hati dijalan " ucap Tasya saat sampai di rumah.


" Emmm.....Tasya.....aku mau bilang sesuatu sama kamu " ucap Jack menghentikan Tasya.


sehingga gadis itu kembali berbalik ke arah nya.


" Iya mau ngomong apa Jack ? "


" Sebenarnya aku menyukai mu " ucap Jack tegas.


" aku suka sama kamu udah lama "


Tasya terdiam mematung mendengar perkataan Jack.


ia tidak menyangka jika Jack memiliki perasaan padanya.


Melihat Tasya yang hanya diam, Jack semakin mendekatkan tubuhnya.


tatapannya beralih kepada bibir mungil Tasya yang terlihat sangat manis.


Cup


sebuah kecupan singkat mendarat di bibir mungil Tasya.


" J.....Jack....." lirihnya.


Tasya yang tersadar langsung mendorong tubuh Jack pelan.


" apa....apa yang kau lakukan " gugup nya


# maaf autor lama up nya 🙏#


semoga masih ada yang minat baca cerita author ya 😊😘

__ADS_1


__ADS_2