
"Selamat datang kembali, Tuan Zico." Sapa seorang wanita paruh baya yang baru saja membukan pintu untuk Zico dan Azalea yang baru sampai di kediaman Zico di Indonesia.
Azalea sempat tertegun beberapa saat. Karena sebelumnya, Zico tidak pernah memakai jasa Asisten Rumah Tangga di rumahnya.
Zico hanya membalas sapaan wanita itu dengan senyuman terbaiknya. Lalu melangkah masuk, sambil menggandeng tangan Azalea.
"Oh iya." Langkahnya terhenti. "Ini istri saya Azalea." Zico memperkenalkan. "Lea, kenalkan ini mbak Ati."
Lea tersenyum ke arah mbak Ati yang seakan tidak bisa memalingkan wajahnya dari Azalea.
"Yaudah kami kekamar dulu ya Mbak."
"Baik Tuan."
*
Sesampainya dikamar, Azalea langsung merebahkan tubuhnya yang terasa lelah setelah menempuh perjalan berjam-jam lamanya, ke atas tempat tidur.
"Apa kau lapar? Ingin aku buatkan sesuatu?" Tawar Zico yang sedang membongkar isi kopernya.
"Tidak perlu, aku hanya ingin tidur sebentar." Azalea meraih guling, lalu memejamkan matanya sambil memeluk erat guling tersebut.
Setelahnya, Zico keluar dari kamar. Mencari keberadaan Mbak Ati.
"Mbak.." Panggilnya, ketika melihat Mbak Ati hendak keluar dari pintu belakang untuk membuang sampah.
"Iya Tuan." Dengan sigap, Mbak Ati langsung meletakkan sampah itu, lalu menghampiri Zico.
"Kalau Lea mencariku nanti, katakan padanya aku ke resort."
__ADS_1
"Baik Tuan."
Zico langsung berlalu pergi.
Sedangkan Mbak Ati kembali melanjutkan pekerjaannya.
*
Dan benar saja, ketika bangun dari tidurnya. Orang pertama yang di cari Azalea ya, Zico.
Azalea keluar dari kamar sambil celingak celinguk mencari keberadaan suaminya itu. Sampai akhirnya dia bertemu dengan Mbak Ati dilantai bawah yang sedang menyajikan makan malam di atas meja makan.
"Mbak."
"Iya Nyoya." Mbak Ati langsung menoleh.
"Zico mana ya?" Azalea menghampiri Mbak Ati di meja makan.
"Ke resort?"
"Iya, mungkin ada perlu sama Mamanya. Tuan kalau selama di Indonesia memang lebih banyak menghabiskan waktu di resort Nyonya." Tambah Mbak Ati.
"Hemm..." Sambil mengangguk-anggukkan kepalanya pelan.
"Yaudah, saya permisi dulu Nyonya. Silahkan dinikmati makan malamnya."
"Kita makan sama-sama aja disini, Mbak." Imbuh Azalea menghentikan langkah Mbak Ati yang hendak berlalu pergi.
"Nggak apa-apa Nyonya, saya makan dibelakang saja."
__ADS_1
"Loh nggak apa-apa, bareng aku aja makan disini."
"Jangan Nyonya, kasian suami saya makan sendirian di belakang."
"Opss.. Maaf, aku gak tahu kalau ternyata suami Mbak Ati juga kerja disini." Tutur Azalea dengan senyuman canggungnya.
"Hehe iya, maklum kan Nyonya baru disini."
Mendengar itu, Azalea sedikit menganga.
Si Mbak Ati mah nggak tau, kalau Azalea yang lebih dulu masuk kerumah itu ketimbang dia. Tapi ya maklumin aja lah. Orang semenjak dia kerja dirumah itu dua tahun yang lalu kan Azalea sudah out dari kediaman itu. Jadi dia nggak tahu, kronologi yang pernah terjadi di tiga tahun sebelumnya.
"Yaudah kalau gitu saya permisi dulu, Nyonya."
"Oh iya, baik Mbak." Azalea kembali tersenyum ramah. Memperhatikan Mbak Ati yang berlalu pergi meninggalkannya diruangan itu.
Azalea menarik kursi, lalu duduk. Melihat satu per satu menu yang tersaji di atas meja itu. Bukannya menikmati makan malamnya, Azalea justru merogoh ponsel dari saku celananya. Lalu menghubungi Zico!
Sayangnya, nomor yang dihubungi sedang berada diluar jangkauan.
Azalea menatap layar ponselnya sambil mengernyitkan keningnya. "Tumben sekali."
Dia mengalihkan panggilan ke Tante Ema. Tidak butuh waktu lama sampai panggilannya, diangkat oleh mertuanya itu.
"Hallo Ma, Zico ada?" Tanya Azalea tanpa basa basi.
"Zico? Dia udah pulang dari tadi sore."
Azalea hanya terdiam, lalu melirik ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul 8 malam.
__ADS_1
To Be Continued>>>