My Little Wife

My Little Wife
Season 2 Part 15


__ADS_3

Ketika raga terpisah jarak..


Hanya cinta yang mampu menyatukan mereka meski kini raga tak lagi bersama 💔💔😭


Happy Reading!!


Sementara Bintang nampak kebingungan. Dia mencari istrinya kesegala tempat namun tak menemukannya termasuk rumah mertuanya. Mommy Hana nampak khawatir, mendengar kabar yang disampaikan menantunya itu. "Mom, Dad maaf aku gagal membujuk Sky agar sedikit bersabar menghadapi teror itu. " sesalnya dengan raut wajah bersalahnya.


"Nak, jangan salahkan dirimu. " Daddy Alex tampak tenang tak terbawa emosi. Dia segera menghubungi anak buahnya agar mencari keberadaan Skylar.


Sikembarpun ikut mencemaskan keadaan kakak mereka Skylar. Bintang mengepalkan tangannya, merasa gagal sebagai seorang suami dalam menjaga istrinya. Jika sesuatu terjadi pada istrinya itu, dia tak akan pernah bisa memaafkan dirinya sendiri.


"Daddy Alex aku harus pergi mencari Skylar. Bintangpun bangkit begitu juga dengan Daddy Alex.


"Baiklah ayo kita pergi sekarang. Vier, Vion kalian di rumah saja jaga Mommy. perintah Daddy pada kedua putera kembarnya.


"Iya Daddy. " jawab mereka serempak.


Daddy Alex dan Bintang berlalu pergi dari sana. Setelah kepergian keduanya, Mommy Hana kembali menghembuskan nafas berat memikirkan keadaan puterinya. "Sky sayang kamu di mana nak. pulanglah sekarang!


"Mommy tenang ya Mom kak Sky pasti baik baik saja. " ujar Xavier pada mommynya.


Mommy Hana mengangguk. Kini dirinya menyandarkan tubuhnya di sofa, si kembarpun menemani wanita paruh baya tersebut. Dia berdoa pada Tuhan supaya Tuhan melindungi keselamatan Skylar.


💔💔💔


Sementara Bintang mengelilingi kota Jakarta dan mengecek penerbangan di bandara namun tak satupun ada nama istrinya. Hampir Tiga jam dia mencari namun tak menemukan petunjuk. Diapun menepikan mobilnya di tepi jalan, tangannya langsung memukul stir kemudi melampiaskan emosinya.

__ADS_1


"Sky sayang kamu di mana. Kembalilah Sweety, aku janji akan mengerahkan segala kemampuanku untuk melindungimu. " nada suara Bintang nampak frustrasi, belum berhasil menemukan istrinya mengingat nomor Skylar tidak aktif membuatnya kesulitan.


"Aaahhh Skylar. " teriaknya.


Emosinya semakin meledak mengingat perpisahan yang diucapkan istrinya. Tidak, dia tidak akan menceraikan Skylar apapun yang terjadi, Skylar adalah miliknya, istrinya, wanitanya yang sangat dia cintai sejak mereka kecil.


"Sampai keujung neraka sekalipun aku tetap akan mengejarmu Skylar. Aku mencintai kamu istriku, selamanya. Setelah itu Bintang langsung melajukan mobilnya kencang, kembali melakukan pencariannya terhadap Skylar. Dia tidak akan menyerah begitu saja, berjuang membawa kembali istrinya ke sisinya meskipun harus mengorbankan nyawanya sendiri.


💔💔


Hingga malam menjelang Bintang merasa kelelahan dan memilih kembali ke mansion. Dia berjalan gontai memasuki mansion, nampak kedua orang tuanya tengah menunggu kepulangannya. Mommy Mirapun bergegas menghampiri puteranya itu. "Bagaimana nak apa kamu telah menemukan petunjuk mengenai Skylar istrimu. " cecar Mommy Mira.


Bintang menggeleng. Mommy Mira merasa kasihan dengan puteranya tersebut. Diapun berjalan melewati kedua orang tuanya dan naik ke kamarnya di lantai atas. Mami Mirapun menghembuskan nafas berat, menoleh kearah Papi Rico. "Pi lakuin sesuatu, bantu putera kita mencari keberadaan Skylar. Jangan jangan menantu kita diculik seseorang Pi. " tebak Mami Mira.


"Ya sudah kita ke kamar dulu Mi. Papi akan membantu Bintang mencari Skylar. Mamipun mengangguk, keduanyapun pergi ke kamar mereka berdua.


Di dalam kamar, Bintang mengedarkan pandangannya kesetiap sudut ruangan. Teringat dengan kenangan manisnya bersama sang istri, kamar di mana mereka merengguk manisnya cinta dalam pusaran gairah yang membara.


Tes tes tes air mata Bintangpun menetes tanpa dia tahan. Dia menangis, merasa frustrasi akan kehilangan wanita yang dicintainya. Bintang berharap secepatnya istrinya akan segera ditemukan.


Kini langkah kakinya menuju ke arah Jendela dan berdiri di sana. Memandang malam yang gelap namun bertabur bintang serta bulan yang bersinar terang. Bintang mengabaikan air matanya yang terus membasahi kedua pipinya.


"Sayang kembalilah. Jika kamu kecewa marahlah padaku, tapi jangan seperti ini Sky. " Bintang menghapus air matanya dengan kasar. Dia sangat ingin sekali memeluk istrinya dan tak akan melepasnya lagi.


Kembalilah sayang!!


Aku merindukanmu, aku sangat mencintaimu dan tak ingin kehilanganmu.

__ADS_1


Sedetik berpisah denganmu hidupku tidak ada artinya lagi tanpa hadirmu.


Kamu nyawaku Skylar, tanpa kamu disisiku


Raga ini bagaikan tanpa nyawa


Tuhan lindungi istriku


Jangan biarkan seseorang menyakitinya


💔💔💔💔


Di sebuah rumah


Skylar kini dalam keadaan terikat kedua tangan dan kakinya. Penyesalan kini tengah dirasakannya, memilih menuruti egonya daripada mendengar nasihat suaminya. Kini dia hanya bisa menangis meratapi nasibnya kali ini, berharap suaminya itu segera menolongnya.


"Bintang maafkan aku sayang. Maaf, karena egoku aku mengucap kata laknat itu dan tak mendengarkanmu. Skylar merasa sesak mengingat ucapannya yang meminta cerai pada suaminya. Dia menjadi wanita egois, meragukan cinta dan tidak mempercayai suaminya sendiri.


"Maafkan aku hubby hiks hiks!


Tuhan tolong aku


bantu aku agar terbebas dari sini, berharap aku segera bertemu dengan suamiku dan meminta maaf padanya.


inilah karmaku karena tidak menuruti ucapan Bintang.


"Kak Bintang, Mommy, Daddy tolong aku hiks hiks. " jeritnya di keheningan malam.

__ADS_1


TBC


__ADS_2