
Senja mulai tenggelam diperaduannya pertanda hari mulai gelap.
Kini keluarga Alex dan Keluarga kecil Rico berkumpul di samping halaman mansion milik keluarga Alex.Mereka tengah mengadakan pesta kecil sambil membahas pertunangan Sky dan Bintang.
Bintang mengajak Sky duduk di pojokan membiarkan para orang tua mereka yang menyiapkan acara mereka.
Sky menautkan jemarinya dengan jemari pria pujaan hatinya tersebut.Sesekali Bintang mengecupnya dengan lembut penuh perasaan seakan tangan gadisnya sesuatu yang berharga.Sky mengulas senyumnya kearah Bintanh setelah itu menatap Keluarganya yang turut hadir dalam acara kali ini.
"Apa kamu bahagia sayang? " tanya Bintang pada sang terkasih.
"Sangat! Aku sangat bahagia kak Bi. " tuturnya lembut.
Bintang menyunggingkan senyumnya menambah kadar ketampanannya membuat Skylar semakin jatuh hati padanya.Tak henti hentinya dia pandangi wajah tampan pria yang dicintainya sekaligus teman masa kecilnya dulu.
Tak peduli siapa yang memulai Bintang memagut lembut bibir gadisnya dan tak lupa merengkuh pinggangnya erat.Skylar membalas ciuman Bintang mengabaikan sekitaran mereka berdua.
Beberapa menit kemudian
Mereka melepaskan diri dan Bintang berusaha menahan diri agar tak melakukan lebih dari sekedar ciuman.
"Sayang aku ingin segera menikahimu dan menjadikanmu seutuhnya tapi aku harus menunggu lama. " gumam Bintang dengan lesu.
"Sabar ya kak lagian sebentar lagi kita t[nangan bukan. " rayu Skylar dengan senyum ma isnya.
"Iya Honey kamu benar! sahut Bintang.
💕💕
Sementara para orang tua tengah berbicara dan bersenda gurau melepaskan kerinduan mereka terutama mommy Hana dan mommy Mira.Melihat kemesraan putera puteri mereka membuat kedua wanita paruh baya tersenyum bahagia.
__ADS_1
"Baiklah jadi sudah diputuskan kalau pertunangan Skylar dan Bintang akan diadakan tiga hari lagi. " ucap Mommy Hana tersenyum senang.
"Iya Hana kamu benar. " sahut Mommy Mira tersenyum tipis.
"Okey ya sudah lanjut lagi makan makannya dan Nessa kamu panggil Skylar dan Bintang ya nak. " pinta Mommy Hana.
"Iya Tante. " Vanessa langsung bergegas menghampiri kakak dan calon iparnya setelah itu kembali ke meja makan.
Skylar dan Bintang duduk bersebelahan setelah itu merekapun makan bersama dengab tawa ceria menghiasi pesta dua keluarga tersebut. Berbeda dengan Vanessa yang kini malah membuang muka kala Ellio menatap kearahnya.
"Aku tidak ingin sakit hati lagi mengingat dulu betapa bodohnya aku yang mengemis cinta pada kak El. " batin Vanessa miris.
"Mommy, Daddy ada hal penting yang ingin aku sampaikan. " ujar Vanessa tiba tiba.
"Berbicara apa sayang? " tanya Mommy Mira pada puteri bungsunya.
Semua orang terkejut dengan kabar yang di sampaikan Vanessa pada mereka.Mommy Mira meraih tangan puteri bungsunya dan menatapnya lekat.
"Tapi sayang kamu di sana akan tinggal dengan siapa!
"Keluarga Radit Ma, Pa yang akan menjagaku selama di sana. " jawab Vanessa sambil tersenyum manis.
Daddy Rico membuang nafas berat mendengar penuturan puterinya.Sebenarnya dia tidak setuju dengan hal ini namun kemarin Vanessa telah membujuknya sehingga mengizinkannya pergi.
"Baiklah nak asalkan selama di sana kamu sering sering menghubungi kami. " sahut Daddy Rico.
Vanessa tersenyum sumringah mendengar persetujuan dari sang Daddy.Sementara Ellio terus menerus memperhatikan Vanessa sejak tadi.Bintang tidak melarang adiknya karena itu sudah menjadi keputusan Vanessa yang mutlak.
Skylar langsung memegang tangan sang kekasih dan menatapnya lekat.
__ADS_1
"Kak Bi apa tidak apa apa membiarkan Nessa ke Australia. " cecar Skylar dengan nada khawatirnya.
Bintang mengulum senyumnya lalu membalas mengenggam tangan gadisnya setelah itu memandangnya penuh cinta.
"Enggak papa sayang lagian Nesaa sudah janji akan menghubungi kita 'kan. " balas Bintang dengan lembut.
"Iya Kamu benar kak. "
Selesai makan Nessa mengajak Skylar duduk di pojokan membiarkan para pria berbicang bersama si kembar Xavier dan Xavion.Skylar menepuk pelan pundak calon adik iparnya tersebut.
"Nessa kenapa kamu memutuskan hal ini tiba tiba apa alasanmu sebenarnya. " cecar Skylar penasaran.
"Sebenarnya aku ingin melupakan sosok kak El dari pikiranku kak. Aku tidak ingin kembali mengemis cinta pada pria itu seperti dulu hanya akan membuatku terluka. " ungkap Nessa dengan raut sendunya.
"Jika itu alasanmu kakak sangat mendukung keputusanmu Nessa.Kelak pasti akan kesepian karena kamu tidak akan bersama kakak dan Kak Bi. " keluhnya.
Mereka berduapun langsung berpelukan erat namun tak lama kemudian melepaskan diri masing masing.Mereka memutuskan menonton film lewat layar yang ada di sebelah mereka.
Dari kejauhan Bintang dan Ellio memperhatikan kedua gadis tersebut.Sesekali Bintang melirik sahabtnya yang tengah memikirkan sesuatu sontak membuatnya heran dan bingung.
"Apa kamu memikirkan Vanessa adikku El. " tebak Bintang dengan asal.
"Tidak siapa juga yang memikirkan adikmu itu. " elak Ellio.
"Cih jangan sampai kamu menyesal El. " peringat Bintang menasihati sahabatnya tersebut.
Ellio mengacuhkannya namun ucapan Bintang barusan menganggu pikirannya saat ini.Dia memilih mengambil minuman lalu meneguknya hingga habis.
TBC
__ADS_1