My Little Wife

My Little Wife
64


__ADS_3

" Apakah kau mencintai nya ?" lirih Tasya.


Kevin terdiam mematung mendengar pertanyaan istri nya.


" Bukan urusan mu "


" Bagaimana bisa kau bilang bukan urusanku?.........aku istrimu. Hiksss.......Hiksss.......Bagaimana bisa kau berpacaran dengan orang lain saat kau masih memiliki istri........... ?..... katakan!........" Teriak Tasya, gadis itu mengeluarkan semua emosi nya sekarang.


semua beban yang ia pendam.


Kevin hanya diam tak bisa menjawab pertanyaan istri nya.


Bukankah itu yang seharusnya ia katakan?, bukankah gadis ini yang terlebih berselingkuh denga teman nya sendiri.


seharusnya ia yang marah melihat istrinya di cium orang lain.


" cobalah tanyakan kepada dirimu sendiri "


" dan jangan ikut campur urusan masing-masing"


" kau tidak lupa bukan? jika kita menikah hanya karena perjodohan " dingin Kevin kemudian berjalan meninggalkan Tasya.


" Arghhh........hikssss.....hikssss....." Tasya berjongkok di lantai sembari menangis tersedu-sedu.


Tasya tengah menghabiskan waktu di perpustakaan, tentunya bersama Celine yang kini tengah menangis tersedu-sedu.


gadis itu sedang mencurahkan kesedihannya karena sudah mengetahui berita hubungan Kevin dan anak baru itu.


" apakah kau tidak bisa berhenti ?, kau membuat ku tidak fokus membaca " dengus Tasya karena sedari tadi sahabat nya ini terus menangis.


" Aku tidak bisa berhenti menangis......kau tau?..... bagaimana perasaan ku saat mengetahui kak Kevin memiliki pacar ?....... rasanya sangat sakit.......hiksssss.....hiksss...."


" Haisss......jangan terlalu berlebihan ! bukankah masih banyak pria lain?......."


" Berhentilah menangis....! atau kita akan diusir keluar oleh petugas perpustakaan " tekan Tasya yang sudah sangat kesal.


" Aku lapar......ayo kita makan siang ! " ucap Celine kemudian pergi lebih dulu.


" gadis aneh........" gumamnya kemudian mengikuti Celine.


Tasya dan Celine sudah membawa makan siang nya, mereka kini tengah mencari meja kosong untuk duduk.


Tampak sebuah meja menarik perhatian mereka karena sepasang kekasih tengah makan bersama, tepatnya si wanita yang terus menempel pada lelaki itu, gadis itu tanpa malu terus bergelayut manja pada kekasih nya.

__ADS_1


" Huft...... rasanya aku ingin menjauh kan parasit itu dari kak Kevin " umpat Celine.


Tasya hanya bisa tersenyum tipis, ia berusaha tak memperdulikan pasangan itu.


" Haii......... " sapa Jack dan Rey.


" Kak Jack........ kenapa bawa temen kakak yang nyebelin ini sih " kesal Celine saat melihat Rey.


" eh maksud Lo apaan ?........"


" siapa juga yang mau ketemu nenek lampir kaya Lo......gw kesini mau ketemu bidadari kaya Tasya " dengus Rey.


" siapa yang Lo maksud nenek lampir hah ?"


" Lo lah....... emang nya siapa lagi "


" yak.......Lo bener bener ya.......bikin emosi terus " geram Celine.


" Lo yang mulai duluan juga "


" dan Lo harus inget kalo gw lebih tua dari Lo jadi Lo harus sopan sama gw !" ucap Rey tak mau kalah.


" woy diem.......! nanti gw nikahin baru tau rasa " canda Jack, sedangkan keduanya saling membuang pandang.


" Udah selesai makanya ? " tanya Jack, Tasya hanya menggeleng sebagai jawaban.


" Mau ini ? " Jack menyodorkan makananya kepada Tasya.


" Tidak usah.....aku sudah kenyang " tolak Tasya lembut.


" ayolah......kau harus mencoba nya sekali saja.....kumohon.....aaaaaa" ucapnya dengan wajah memohon nya yang terlihat lucu.


" hahahaha.....baiklah....aku akan mencobanya"


Tasya menerima suapan dari Jack.


Tanpa mereka sadari seseorang sedang memperhatikan mereka dengan tatapan tajamnya.


" Sayang...... aku sudah kenyang, ayo pergi dari sini !" ucap gadis yang terus menempel dari tadi padanya.


Sebenarnya ia sangat risih pada gadis ini, namun ia harus berpura pura agar orang lain tidak tau hubungan mereka yang sebenarnya.


" Lepaskan tangan mu dariku " Bisik Kevin penuh penekanan.

__ADS_1


" Kenapa ? "


" Aku sangat risih " dinginnya.


Cup


Bukanya melepaskan nya Rere malah mencium pipi Kevin hingga menjadi pusat perhatian.


" apa yang kau lakukan.......? " geram Kevin kemudian berjalan pergi meninggalkan gadis itu dan langsung di susul kembali oleh Rere.


" Sial...... beraninya parasit itu mencium kak Kevin......." geram Celine.


sedangkan Jack dan Tasya tampak hanya diam melihat kejadian itu.


" Kevin benar benar beruntung mendapatkan pacar seperti gadis itu "


" Body nya sangat sexy dan cantik "


" jika aku menjadi pacarnya, aku akan membawa nya setiap hari ke hotel " ucap Rey dengan ambigu.


" yak......dasar pria mesum........" geram Celine.


" lah bodo amat....." jawab nya santai.


lagi* Tasya hanya diam agar tidak ada yang mengetahui perasaan nya saat ini.


Tasya tengah berjalan menuju toilet, kelas telah selesai, ia sedang menunggu Jack dan Celine karena mereka akan pulang bersama.


Saat melewati lorong yang cukup sepi tiba-tiba seseorang menarik nya.


orang itu menyudutkan nya di tembok.


" A.....apa yang kau laku......hemp......" belum sempat Tasya menyelesaikan perkataannya.


Kevin langsung mencium bibir gadis itu dengan berutal.


ciumannya sangat kasar dan menuntut.


Tasya berusaha memberontak, ia berusaha melepaskan diri, namun kekuatan nya tak sebanding denga Kevin.


Kevin terus menciumi gadis itu, kini perlahan ciuman nya turun ke leher, hingga meninggal kan beberapa jejak disana.


tangannya tak tinggal diam, tangannya sudah berhasil masuk kedalam kaos milik Tasya, ia mulai meremas payudara milik istrinya.

__ADS_1


# jangan lupa tinggalin jejak oke 😊👍 #


__ADS_2