My Little Wife

My Little Wife
66 18+


__ADS_3

Tasya tampak tegang saat tangan lembut Kevin menyentuh Surai nya.


pria itu masih sama seperti biasanya, sangat lembut dan telaten saat mengeringkan rambutnya.


" Maaf " kata itu memecah keheningan diantara keduanya.


" Maaf untuk perbuatan ku tadi siang, aku tidak bermaksud melecehkan mu " lirihnya.


" Emmm " Tasya mengangguk kan kepalanya sebagai jawaban.


" Baiklah, sudah selesai " ucapnya saat telah selesai.


" terimakasih "


" tidurlah lebih awal, jangan terlalu larut "


Setelah mengatakan itu, Kevin hendak membuka pintu kamar karena ia akan kembali ke kamar nya.


Namun sebuah tangan kecil menahan nya, pria itu menghentikan langkahnya dan kembali berbalik ke belakang.


" Ada.....ap.........."


Belum sempat ia berbicara, sebuah benda kenyal mendarat di bibirnya.


Entahlah ada apa dengan dirinya saat ini, Tasya hanya tidak ingin pria dihadapannya ini pergi, ia hanya ingin egois untuk kali ini.


meskipun gadis itu hanya menempelkan bibirnya, tapi sudah membuat jantungnya berdegup kencang.


Kevin ikut larut dalam ciuman istri kecil nya, kini keduanya sama-sama saling menikmati setiap ******* yang mereka berikan.


Kevin menatap mata gadis kecil itu yang tertutup menikmati ciuman nya.


Perlahan namun pasti Kevin membawa Tasya ke ranjang tanpa melepaskan tautan mereka.


Kevin mengukung tubuh Tasya di bawahnya.


tangan nya tak tinggal diam, ia berhasil melepaskan kancing piyama Tasya.


hingga kini hanya menyisakan bra pink milik gadis itu.


Ciumannya kini turun ke leher putih Tasya, Kevin meninggalkan banyak tanda kepemilikan nya disana, hingga membuat Tasya terus merancau.


kedua tangannya kini sudah bermain di gundukan milik Tasya.

__ADS_1


Kevin sangat menyukai squishy lembut milik istri nya.


Kevin membuka pengait bra Tasya, ia mulai menyesap dan memainkan squishy milik nya dengan gemas, hingga membuat Tasya mendesah nikmat, hal itu membuat Kevin semakin liar menyusu padanya.


Setelah puas bermain squishy, tangan Kevin meraba sisi sensitif milik Tasya.


Tasya yang belum pernah merasakan sensasi seperti ini sebelumnya, tubuhnya mengelijang hebat.


Saat akan membuka celana Tasya, Kevin kembali beralih menatap Tasya yang kini juga menatapnya.


" Bolehkah aku melanjutkan nya ?


kumohon..." ucapnya dengan suara seraknya.


" Aku......takut " lirih gadis itu.


" Aku akan melakukan nya dengan hati hati sayang " ucap Kevin lembut, pria itu mengusap Surai istrinya dan kembali ******* bibirnya agar merasa rileks.


Setelah merasa siap, Kevin melepaskan celana miliknya dan Tasya hingga kini keduanya sama-sama neked.


Dengan sangat hati-hati Kevin memasukkan juniornya.


Tasya semakin mengeratkan cengkraman nya pada punggung Kevin.


Kevin tampak kesulitan memasukkan milik nya, karena milik Tasya sangatlah sempit, hingga akhirnya ia berhasil mengambil kesucian istri kecilnya itu.


Keesokan paginya, Kevin tampak terusik dengan sinar matahari yang masuk lewat jendela kamarnya.


ia enggan untuk hanya sekedar bangun.


Pria itu semakin mengeratkan pelukannya pada gadis mungil yang berada di depannya.


" Emmm.....Kak Kevin bangun! kita harus ke kampus " ucap Tasya yang masih terpejam, tubuhnya sungguh sangat lelah akibat kegiatan mereka semalam.


" aku lelah sayang " ucap Kevin dengan suara serak khas bangun tidur.


ia kembali mengeratkan pelukannya.


" tapi kita harus ke kampus " kali ini Tasya terpaksa membuka matanya.


Pemandangan indah yang sudah lama tak pernah ia lihat, yaitu wajah tampan Kevin Sanjaya di pagi hari.


tangan mungilnya terulur untuk merapikan rambut suaminya yang terlihat semakin tampan dengan rambut berantakan nya.

__ADS_1


" Apa aku sangat tampan ? " goda nya.


ia menggenggam tangan Tasya lalu mengecupnya.


" Kau bisa melihat setiap hari sayang "


Mendengar Kevin memanggil nya dengan sebutan sayang membuat Tasya tersipu malu, apalagi setelah kejadian semalam.


Melihat istrinya yang tampak malu, Kevin hanya tersenyum hangat, ia mengecup pucuk kepala istri kecilnya.


ia sungguh bahagia karena telah memiliki Tasya seutuhnya.


" Kita tidak perlu ke kampus hari ini, aku akan membawamu ke suatu tempat "


" Tapi...... aku sedang mengerjakan skripsi ku "


" tak apa, aku akan membantumu, nanti aku akan meminta izin kepada dosenmu "


" memang nya kak Kevin mau ajak aku mana? "


" Suatu tempat yang aku suka "


" Dimana ? "


" Rahasia "


" Ayolah katakan ! "


" bisakah kau tidak bertanya lagi?, atau kau mau menemani ku seharian di kamar dan mengulang kembali kegiatan kita semalam " smirk nya.


mendengar perkataan Kevin, Tasya segera mengunci bibir nya rapat, ia tak sanggup jika harus melayani Kevin, ia sungguh sangat lelah karena Kegiatan mereka yang baru selesai tadi subuh.


" tidak........"


" baiklah aku tidak akan bertaya lagi "


" Gadis pintar hehehehe " Kevin sangat gemas dengan tingkah lucu istri nya.


Tasya masih terlihat kesal, karena Kevin kembali menerkamnya saat di kamar mandi.


walaupun ia sudah menolak untuk mandi bersama namun Kevin tetap memaksa mandi bersama, dan akhirnya mereka menghabiskan satu jam berada di kamar mandi, tentu saja mereka bukan hanya mandi.


" Apa kau masih marah hmmm ?" tanya Kevin yang tanpa rasa bersalah.

__ADS_1


ia justru mentertawai istri nya yang tampak kesal karena ulahnya.


__ADS_2