
Happy Reading!
Terlihat langit mulai berganti warna menjadi gelap. Skylar nampak termenung di depan jendela sambil menekuk wajahnya. Dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan untuk mengembalikan ingatannya.
Kenapa aku harus hilang ingatan?
Tok tok tok
Skylar menoleh mendengar pintu kamarnya di ketuk. Diapun bangkit, berjalan pelan ke depan. Cklek Sky membuka pintunya pelan, dia terdiam melihat kehadiran Bintang di depan pintu kamarnya. Bintangpun masuk ke dalam kamar istrinya, Skylar hanya diam dan mengikutinya hingga keduanya duduk di ranjang.
Bintangpun mulai menunjukkan foto pernikahan mereka berdua. Skylar menatap foto itu dengan lekat namun dia menggeleng di hadapan Bintang. Bintang tak menyerah memperlihatkan foto mereka saat keduanya berpacaran.
"Maaf Bi! Skylar menunduk, merasa bersalah karena sampai sekarang belum mengingat kenangan mereka. Bintang menaruh fotonya di meja setelah itu merengkuh istrinya ke dalam pelukannya. Skylar diam membiarkan Bintang memeluknya, entah kenapa dalam hati kecilnya merasakan kenyamanan berada dipeluk pria yang mengaku suaminya. Bintang melepaskan pelukannya, menatap istrinya dengan lekat. Tanpa ragu menyatukan bibir mereka kemudian memagutnya dengan lembut.
Skylar yang awalnya terkejut segera mengalungkan tangannya di leher sang suami dan memperdalam ciuman mereka. Disela sela ciumannya Bintang mengulas senyumnya kala istrinya membalas ciumannya.
Setelah ciuman mereka terlepas, Bintang tersenyum geli kala melihat rona merah menyembul di kedua pipi Skylar. Skylar berdehem mencoba menetralkan debaran jantungnya yang berdecak kencang.
Tanpa ragu Bintang membawa Skylar ke atas ranjang dan keduanya berbaring di sana. Skylar menahan nafasnya kala Bintang menyentuh perut ratanya dengan lembut. "Aku ingin kamu segera hamil calon anak kita sayang, apakah aku egois. "
"Tapi Bi, aku belum ingat tentang kita. " Skylar mengatakannya dengan lembut, takut menyakiti hati suaminya itu. Bintang menghela nafas pelan, kemudian tersenyum dihadapan istrinya itu.
__ADS_1
"Ya sudah aku akan menunggu sayang. " Skylar bernafas lega melihat suaminya yang mengerti akan dirinya. Keduanyapun turun dari kasur, bergegas ke luar dari kamar dan menuruni anak tangga menuju ke meja makan.
Mommy Hana mengulas senyumnya, melihat kedatangan puteri dan menantunya. Si kembar juga turut senang melihat kembalinya kakak mereka itu. "Sky sayang mereka adik adik kamu, Xavier dan Xavion. " jelas Mommy Hana.
"Iya Mom. Maafin kakak ya kakak lupain kalian juga Xavier, Xavion. " sesal Skylar.
"Enggak papa kak yang penting kak Sky kembali dengan selamat. " Skylar terharu mendengar ucapan adik kembarnya. Sementara Mommy Hana berkaca kaca melihat berkumpulnya keluarga mereka.
"Mommy, Daddy aku punya rencana ingin mengajak Skylar berlibur ke Villa Gold Rose milik keluargaku. " Bintang meminta pendapat pada kedua mertuanya. Mommy Hana dan Daddy Alex saling melirik satu sama lain kemudian mengangguk.
"Baiklah Mommy dan Daddy setuju!
"Oh ya memangnya kapan kalian akan pergi ke Villa nak? " tanya Mommy Hana.
"Besok Mommy, lebih cepat lebih baik karena Sky membutuhkan suasana baru. "Mommy Hana manggut manggut mendengar penjelasan dari menantunya.
💕💕
Selesai makan malam, Daddy Alex dan Mommy Hana memilih berada di ruang tamu sementara anak anak mereka kembali ke kamar masing masing. Daddy Alex memperhatikan raut wajah istrinya itu yang terlihat gelisah. "Ada apa Mommy, apa yang mommy khawatirkan sekarang!
"Mommy hanya kasihan pada menantu kita Dad, Bintang selama ini sudah menderita dan kini dia tersiksa dengan keadaan istrinya yang kehilangan ingatannya. " Daddy Alex mengenggam kedua tangan mommy dengan erat lalu mengecupnya sekilas.
__ADS_1
"Daddy yakin Bintang mampu melewati ini semua dan wanita yang menyakiti Skylar sudah mendapat balasannya. " Mommy Hana mengangguk, menyandarkan dirinya di tubuh pria paruh baya tersebut.
Daddy Alex mengeratkan pelukannya, mengecup kepala mommy dengan lembut secara berulang ulang. Mommy Hanapun selalu merasakan nyaman dan aman saat Daddy Alex memeluk dirinya.
"Terimakasih Mommy, Mommy mau bertahan sama Daddy hingga kita memiliki Skylar dan si kembar. " ucap Daddy dengan tulus.
"Iya Daddy!
"Sebaiknya kita ke kamar sekarang. " Daddy Alex beranjak dari duduknya lalu membawa mommy pergi ke kamar mereka.
Skip Di kamar Bintang
Skylar mengizinkan Bintang tidur bersamanya. Dia pandangi wajah tampan suaminya yang kini tengah merengkuh tubuhnya. Meski kehilangan ingatan namun tak dipungkiri hatinya selalu menghangat ketika dirinya bersama Bintang.
"Maafkan aku Bi, maaf karena aku melupakan kamu dan semua keluarga kita. " Skylar mendesah berat, memalingkan wajahnya ke samping. Terlihat hari semakin larut malam dari balik kaca jendela kamar mereka setelah itu memejamkan kedua matanya.
Bintang membuka matanya pelan, dia telah mendengar semua ucapan istrinya. Dia tak akan memyerah mengembalikan ingatan istrinya itu meski menghabiskan waktu berbulan bulan.
"Aku sangat mencintaimu Skylar. " Setelah itu Bintang kembali terlelap dalam tidurnya.
Bersambung
__ADS_1