
Azalea melirik ke arah ponselnya yang tergeletak di atas meja riasnya, ada notifikasi masuk. Ia bisa langsung menebak, jika itu pasti pesan dari Biandra.
Azalea kembali mengalihkan pandangannya, ke arah cermin. Ia sedang bersiap untuk menyapu lip mate di bibirnya dengan warna peach lalu di ombre dengan lip tint merah hati di bagian dalam bibir.
Selesai...
Azalea meraih slim bag dan ponselnya, berlalu dari kamar itu kegarasi mobil. Sambil membuka pesan yang tadi masuk. Dan benar, itu dari Biandra yang mengirimkan share lock. Setelah memastikan lokasinya, Azalea mulai melajukan mobilnya.
Setelah menempuh perjalan kurang lebih 30 menit. Akhirnya Azalea sampai ketempat yang ingin ia tuju. Sebuah restoran yang juga menyedianya tempat bermain anak. Azalea mempercepat langkahnya, ketika melihat Biandra yang sudah menunggunya disana.
"Sudah lama menunggu?" Azalea ikut duduk bersama Biandra disana.
"Emm hampir satu jam." Sambil melirik ke arah jam yang melingkar di pergelangan tangannya.
"Sorry." Azalea benar-benar merasa bersalah, ia tidak bermaksud untuk berlama-lama. Tapi sayangnya disaat ia pergi, jalanan sangat macet. Maklum saja, itu bertepatan dengan waktunya orang-orang pulang kerja. "Dimana Queen?" Lanjut Azalea saat tak mendapati Queen disana. Bukankah biasanya Queen akan ikut kemana saja Biandra pergi.
"Sedang bermain disana." Menunjuk ke arah belakang Azalea. Azalea menoleh dan langsung bisa menemukan sosok Queen yang sedang begitu menikmati permainan disana.
Azalea kembali mengalihkan pandangannya ke arah Biandra. "Jadi apa yang ingin Mas Bian bicarakan."
"Bagaimana menurutmu, jika aku menikah lagi." Ucap Biandra kemudian.
"Secepat itu?" Dengan raut wajah yang sedikit terkejut.
"Kau tahu sendiri kan, Queen tidak pernah mau jika dititipkan pada Mamaku. Dan dia akan ikut kemana pun aku pergi."
"Dan Mas keberatan dengan itu?" Nadanya sedikit berbeda, Azalea pikir, Biandra sudah lelah merawat Queen.
__ADS_1
"Bukan itu, aku hanya kasian pada Queen. Dia pasti juga akan kelelahan harus menghabiskan waktu diluar rumah. Dia harus ikut setiap kali aku meeting di luar, dan harus menunggu sampai meeting selesai. Dan sampai dirumah larut malam. Paginya, ia sudah harus bersiap lagi." Biandra menjelaskan, dan itu masuk akal.
Azalea sempat terdiam beberapa saat. "Apa kau sudah tanyakan pada Queen? Apa dia setuju?"
"Sudah, dan Queen tidak setuju." Biandra menghela nafas, lalu menyeruput kopinya.
"Apa Mas menikah benar-benar hanya demi Queen. Bukan karena-" Ucapan Azalea menggantung.
"Sama sekali bukan karena itu." Biandra tahu, maksud kalimat itu kemana.
Azalea kembali terdiam, sulit untuk memutuskan itu. Ia hanya tidak ingin, jika Queen mendapatkan ibu yang tidak dapat merawatnya dengan baik.
"Apa Queen boleh tinggal dengan ku? Jadi dengan begitu Mas tidak perlu khawatir lagi dan tentu saja Mas bisa menjenguknya kapan saja." Azalea menawarkan solusi nya.
"Bukankah kalian akan kembali ke London?"
"Apa kau yakin, dia pasti akan setuju?" Biandra memastikan.
"Dia pasti akan setuju." Dengan begitu percaya dirinya, Azalea mengucapkan kalimat itu tanpa ragu.
"Aunty, apa kau sudah lama datang." Imbuh Queen sambil berlari ke arah Azalea.
"Apa Queen tidak melihat Aunty sedari tadi sudah duduk disini?" Tanya Azalea pada Queen yang kini sudah berada tepat disampingnya.
"Empp.. Aku terlalu senang bermain disana, sampai tidak menyadari kedatangan mu." Sambil menunjuk ke arah Fun Game itu dengan raut wajah bahagianya.
"Benarkah? Jadi Queen sangat senang bermain disana?"
__ADS_1
"Tentu! Papa sangat jarang punya waktu, dan tidak pernah membawaku ke tempat ini." Rengek Queen.
"Emm bagaimana jika Aunty yang bawa Queen bermain setiap hari?" Tawar Azalea.
"Mau mau mau.. Aku sangat mau Aunty." Queen mengangguk semangat.
Azalea menoleh ke arah Biandra. "Tapi, kira-kira Papa setuju tidak yaa?" Lanjut Azalea. Dan itu seperti kode keras untuk jawaban Biandra atas pertanyaan Azalea sebelum nya tadi.
Queen ikut menoleh ke arah Biandra. Menantikan jawaban apa yang akan di berikan Biandra.
"Baiklah, Papa Izinkan!" Imbuh Biandra kemudian.
"Yeee..." Queen bersorak kegirangan. "Aunty, aku lanjut bermain dulu yaa."
"Baiklah.."
Queen langsung berlari, kembali masuk ke area bermain.
"Sebaiknya kau pastikan dulu dengan Zico. Jika dia sudah setuju, beritahu aku." Imbuh Biandra.
*
*
"Mbak, Lea kemana?" Tanya Zico, ketika pulang kerumah dan tak mendapati Azalea. Walaupun sudah mencarinya ke setiap ruangan.
>>>
__ADS_1