
Bintang memasangkan liontin ke leher Skylar. Skylar terkejut namun tak lama kemudian senyuman manis dia berikan pada Bintang.
"Jaga baik baik Liontin ini Sky dan ingatlah aku selalu sampai kita bertemu lagi kelak saat dewasa. " ucap Bintang.
"Iya Kak bintang terimakasih liontinnya dan aku akan menjaganya baik baik. "
Para orang tua mereka sangat tersentuh dengan pemandangan didepan mereka tersebut. Tanpa aba aba Sky langsung memeluk tubuh Bintang dan Bintangpun membalasnya dengan tak kalah eratnya.
"Mira, Mereka berdua sangat manis ya. " ucap Hana sambil mengulum senyumnya.
"Iya Hana kamu benar. " balas Mira sambil tersenyum tipis.
Bintang melepaskan pelukannya namun tetap dia elus kepala Sky dengan lembut dan membiarkan Sky tetap memeluknya.Vanessa yang melihat sang kakak bersama Sky ikut menyunggingkan senyumnya.
"Kak Bintang, Nessa juga mau dipeluk kak Bintang dan kak Sky. " rengeknya dengan manja.
"Baiklah sini Nessa. " Panggil Bintang pada adiknya.
Mira menurunkan puterinya membiarkan Vanessa menghampiri Bintang dan Sky.Kini Vanessa duduk ditengah tengah Bintang dan Sky.Sky tersenyum manis dan menciumi Vanessa dengan gemas membuat Vanessa tergelak.
"Kamu manis banget sih Nes bikin aku gemas saja. " celoteh Sky dengan senyum tipisnya.
Melihat keakraban puteranya dengan puteri sahabatnya membuat Mira merasa sedikit bersalah.
"Hana maaf kami semua besok akan pergi Amerika dan menetap di sana. " ungkap Mira secara tiba tiba.
"Kenapa bilangnya tiba tiba si Mir. " protes Hana merasa kesal pada sahabatnya tersebut.
__ADS_1
Mira merasa menyesal dan memaklumi sahabatnya yang kini kecewa padanya.Alex mengelus punggung istrinya lalu memberitahu Hana dengan pelan.
"Ini juga mendadak si Hana soalnya mom dan daddyku tengah merindukan Bintang dan Vanessa. " ujar Mira.
Hana menghembuskan nafas berat setelah itu kembali tersenyum tipis kearah Mira dan Rico secara bergantian.
"Kalian hati hati ya dan setelah anak anak kita dewasa cepatlah kembali ke indonesia. " ucap Hana.
Mira mengangguk menyetujui permintaan sahabatnya tersebut.Sky kini kembali memeluk Bintang untuk yang terakhir kalinya sebelum Bintang dan Vanessa berangkat ke Amerika.
"Kak Bintang kelak jangan lupain aku ya dan aku bakal kangen sama kakak. " rengek Sky dengan bibir cemberut.
"Iya aku janji tak akan melupakanmu Sky. " Bintang tersenyum sambil mengusap kepala Skylar.
"Yuk Nes kita main ke kamarku. " ajak Sky pada Nessa.
💕💕
Tanpa sadar sejak saat inilah benang merah mulai terajut di antara Bintang dan Sky. Namun takdirlah yang menentukan nasib keduanya di masa depan saat mereka sudah dewasa kelak.
💕💕
Rico dan Alex kini mengobrol di ruang kerja Alex. Sementara para wanita berada di ruang tamu menghabiskan waktu bersama sebelum esok hari mereka berpisah.Hingga tak sadar hari mulai larut malam karena mereka keasyikan mengobrol.
"Ternyata sudah malam rupanya dan mana adikmu Vanessa Bin? " tanya Mira pada puteranya.
"Aku lihat Nessa tidur bersama dengan Sky di kamar Sky Mom. " jawab Bintang.
"Nessa kalau sudah tidur sulit dibangunkan dan jika tetap dipaksa Nessa akan menangis. " ucap Mira dengan raut bingungnya.
__ADS_1
"Sebaiknya kalian menginaplah disini pulangnya besok saja. " bujuk Hana.
"Ya baiklah. "
Mereka semua bergegas ke meja makan dan makan malam bersama.Selesai Dinner mereka semua masuk ke kamar masing masing.
Di Kamar Sky
Hana memperhatikan Sky dan Nessa sambil tersenyum.Diapun mendaratkan ciuman di kening puteri serta anak sahabatnya tersebut setelah itu ke luar dari kamar Skylar menuju ke kamarnya bersama Alex.
Skip
Di kamar Hana dan Alex.
Setelah mengganti pakaiannya dengan piyama, Hana dengan pelan naik ke ranjang di bantu Alex setelah itu berbaring di sana.Alex kini memperhatikan raut muka sedih istrinya yang terlihat kentara.
"Mas aku kasihan pada puteri kita pasti besok dia akan bersedih karena harus berpisah dari teman masa kecilnya Bintang. " ucap Hana dengan lirih.
"Sst mungkin ya Sky akan bersedih namun seiring berjalannya waktu dan kelak jika mereka sudah dewasa dan memang jodoh mereka pasti akan bertemu sayang. " balas Alex dengan bijak.
Hana terdiam sejenak lalu mengangguk menyetujui apa yang dikatakan Alex barusan.
"Ya kamu benar Mas ya sudah kita istirahat saja. " jawab Hana.
Alex seperti biasa mengelus perut buncit istrinya sampai Hana terlelap.Setelah istrinya tidur, Alexpun ikut memejamkan kedua matanya perlahan.
Tbc
Author minta maaf bab kali ini pendek karena pikiran author terpecah dengan perjodohan yang dilakukan orang tua author 🙄🙄🤧🤧
__ADS_1