My Little Wife

My Little Wife
Bab 251 : Rich Husband


__ADS_3

SALTOOO🤸‍♀️🤸‍♀️🥹


Aku ngakak bgt bacain komentar kalian woi. Gk berhenti ngakak ngik ngik🤣


.


.


.


Happy reading♡


Sejak tadi Ashel terus memaksa suaminya untuk menjelaskan semuanya namun ia malah sibuk menyambut beberapa tamunya.


Kavin memang tidak hanya mengundang keluarga dan teman teman dekat Ashel, ia juga mengundang beberapa rekan bisnisnya. Jadi, sejak tadi ia terus menemui rekan kerjanya sedangkan Ashel duduk bersama teman teman lamanya.


"Wah gila sih, suami lo sultan abis. Masa gue, Feli, Yuta sama Yasmin dibayarin buat berangkat kesininya njir. Mana pesawatnya enak," ucap Rita.


"Bener, selama perjalanan kesini Rita gak berhenti olahraga mulut," ucap Yasmin.


"Iya lah, soalnya lo ngebo mulu. Gue jadi gak ada patner ngunyah," ucap Rita.


"Gue masih terbayang bayang sama makanan pesawat tadi pagi, mana cakenya enak banget," ucap Yuta.


"Serius sih, suami lo gila banget anjir. Ini kita semua kesini dibiayain termasuk buat nanti kita tinggal katanya udah dipesenin hotel," ucap Feli.


"Kalian cek in di bandara dulu apa langsung diarahin ke pesawat?" Tanya Ashel.


"Langsung kita mah diarahin buat naik pesawat. Tapi di pesawatnya cuma kita yang naik. Gak ada penumpang lain," ucap Rita.


"Itu jet pribadi mas Kavin kayaknya." Ucap Ashel.


"OMG? SERIUS?" Tanya Rita sembari mulutnya penuh makanan.


Ashel menganggukan kepalanya. "Penginapan kalian di hotel K.N Sash Natapraja?" Tanya Ashel.


Mereka berempat mengangguk bersama.


"Itu juga punya dia. Gabungan nama dia sama nama gue. Hotel itu baru diresmikan beberapa bulan yang lalu," ucap Ashel.

__ADS_1


"Mimisan gue dengernya," ucap Ayu.


"Heleh, lo juga pasti bakalan ngerasain hal itu kali Yu. Kan lo lagi deket noh sama adiknya suami Ashel," ucap Yuta menggoda Ayu.


"Ciee, ciee," ucap Feli, Rita, dan Yasmin bersamaan.


"Apaan sih, gak gitu. Gue deket karena kita satu fakultas," ucap Ayu.


"Cewek mah emang gitu, suka gak mengakui. Giliran nanti diembat yang lain nangis kejer. Macam Yuta," ucap Yasmin menyindir Yuta.


"Heh mulut mu memang anj-," ucap Yuta.


"Solimeh lagi dia. Nanti kualat kayak yang udah udah," ucap Rita.


"Tapi serius pake banget ini mah Shel, gue nanya yang bener bener serius. Cara dapetin husbu kayak laki lo gimana? Udah ganteng, tajir melintir, mana buciners banget lagi sama lo. Bagilah tipsnya ke kita, biar kita juga bisa happy end kayak lo," ucap Felli.


"Gimana ya? Sebenarnya hubungan gue sama mas Kavin awalnya dari perjodohan. Sebelum nikah juga gue udah nangis nangis bombay minta gak dijodohin, soalnya kan masih muda. Yakali udah punya laki. Umur gue waktu itu masih dua puluh tahun," ucap Ashel.


"Kok lo gak pernah ngomong kalo lo di jodohin?" Tanya Yuta.


"Ya gimana ya, waktu itu kan gue belum bisa nerima keadaan makanya belum berani cerita," ucap Ashel. Ia mengambil minuman berwarna ungu dengan asal.


"Gak boleh minum wine," ucap Kavin. Ia menyimpan gelas itu jauh dari jangkauan istrinya.


"Larang aja terus," ucap Ashel.


Kavin tersenyum melihat tingkah istrinya yang menurutnya cukup menggemaskan. Pipinya semakin gembul saja, padahal Kavin hanya beberapa jam terpisah dari Ashel namun ia tidak menyadari perubahan pada istrinya.


"Saya pinjem dulu Ashel, nanti besok kalian boleh datang ke rumah kami sebelum kalian pulang," ucap Kavin.


Semua teman Ashel pun bersorak gembira. Jarang jarang mereka liburan dibayarkan penuh oleh orang lain.


"Ambil aja pak ambil. Ikhlas kita mah," ucap Rita.


"Dipikir laki gue bapak lo apa?" Tanya Ashel. Ia pun berdiri dan mengikuti suaminya.


"Laki Ashel ganteng pol anjir. Mana rich banget, beruntung banget besti gue," ucap Yuta.


"Bener, mana tadi pas senyum aja ganteng banget. Kapan ya gue dapet yang sat set kayak gitu? Nt mulu, kalo gak nt ya di ghosting," ucap Felli. Ia menundukan kepalanya meratapi nasibnya yang kurang beruntung dalam hal percintaan.

__ADS_1


"Lo gak sendiri, gue juga kali Fel. Santai aja, stay tune di waktu yang tepat. Nanti gue bawa husbu gue," ucap Yuta.


"Cowok fiksi gue kapan nyatanya sih?! Capek juga ya jadi jomblo," ucap Rita.


"Fiksi gak bakalan ada yang nyata. Kalo pun ada pasti gak bisa lo gapai. Spek remahan bawang goreng kayak kita bisa apa? Cowok sukanya yang cantik. Gak semua cowok kayak gitu, tapi yang kayak gitu udah pasti cowok," ucap Ayu.


Mereka berlima pun terus bercerita tentang kehidupan masing masing. Meskipun Feli, Yuta, Yasmin dan Rita satu kampus tapi mereka berbeda fakultas. Sudah pasti waktu untuk bertemu akan sangat sedikit. Weekend pun pasti akan mereka habiskan untuk rebahan di rumah.


Sedangkan di lain sisi, Kavin membawa Ashel ke sebuah tempat yang cukup jauh dari keramaian. Kavin membawa istrinya ke samping gedung. Disana memang ada beberapa bodyguard namun letaknya cukup jauh dari tempat mereka berdiri.


"Ini kenapa? Kok di perban?" Tanya Kavin mengangkat jari tangan Ashel yang tertutup perban.


"Karena kamu lah, siapa lagi," ucap Ashel ketus.


"Kok aku?! Emang aku apain kamu? Kan waktu di borgol juga cuma merah merah yang? Ini luka kayaknya," ucap Kavin.


Kavin memang otak mesum. Namun itu hanya berlaku di depan istrinya.


"Emang kamu gak cek cctv? Atau Josh gak cerita ke kamu ini kenapa? Kemarin kan ada Josh sama Alin juga yang masuk ke ruangan kamu setelah kamu gendong tuh wanita," ucap Ashel.


Kavin menggelengkan kepalanya. Kemarin ia memang tidak mengecek cctv dan tidak bertanya apapun pada Josh.


"Dengerin aku, aku cuma gendong dia sampe pintu depan ruangan aku. Kalo kamu gak percaya kamu tanya aja sama Josh atau Alin. Mereka lihat kok. Sekarang jawab pertanyaan aku, tangan kamu kenapa?!" Tanya Kavin.


"Aku marah sama kamu. Kamu bentak aku demi wanita sialan itu. Bahkan kamu bilang kalo dia lagi mengandung anak kamu. Ya aku kesel lah mas, istri mana yang gak sakit hati diperlakukan seperti itu sama suaminya sendiri. Yaudah aku ambil frame foto pernikahan kita, terus aku tonjok saking keselnya. Eh taunya framenya pecah terus berdarah," jelas Ashel panjang lebar menceritakan kejadian yang ia alami kemarin.


Kavin menatapnya tajam. Ia bahkan memojokan tubuh istrinya ke pagar yang ada di belakang Ashel. Pagar itu setinggi tubuh Ashel.


"Jangan nyakitin diri sendiri bisa yang? Kemarin juga kamu gak makan atau pun minum sama sekali. Stop siksa diri kamu sendiri. Aku gak suka lihatnya," ucap Kavin.


"Ya ini salah kamu mas. Jangan nyalahin aku. Semua ini kan gara gara prank kamu itu. Siapa wanita yang bernama Bella itu? Dari tadi kamu belum kasih penjelasan apapun sama aku," ucap Ashel.



...Semalam sehabis olahraga. paginya futu duluu...


Tbc.


Ramein guyss🫨 kalo ada typ maapin

__ADS_1


__ADS_2