My Little Wife

My Little Wife
Bab 276 : Masukin


__ADS_3

Happy reading♡


"Pesan apa yang kamu maksud? Kamu nutupin apalagi dari mas?" Tanya Kavin saat ia mendengar gumaman istrinya. Sedangkan Ashel terkejut mendengar suara suaminya. Bukannya tadi Kavin sudah tertidur? Kenapa ia..


Kavin menarik dagu sang istri agar menatap ke arah wajahnya. Ashel sendiri jadi diam membatu. Kenapa pula suaminya ini belum tidur?! Bisa mati ia karena tidak memberitahukan hal ini.


"Jawab Brianna, aku bertanya," ucap Kavin. Ashel sudah harus siaga satu saat suaminya ini memanggil namanya. Pasalnya Kavin pasti akan marah padanya jika ia tidak jujur. Apalagi soal pesan misterius itu. Ia bahkan lupa kapan ia mendapatkan pesan itu. Kavin pasti akan menghukumnya.


"Mukanya jangan serius gitu. Aku gak suka," ucap Ashel.


"Jawab aja mami. Atau papi buat sesuatu biar kamu jujur?" Tanya Kavin.


"Iya aku jujur. Aku gak tahu kapan dapet pesan itu. Aku lupa, cuma isinya bilang kalo aku harus hati hati sama orang yang paling deket sama aku di masa lalu. Selain keluarga, aku cuma deket sama dua orang sahabat. Ayu sama Liam. Ayu gak mungkin buat aku dalam bahaya. Justru selama ini dia yang selalu nemenin aku waktu ke villa di bogor juga. Kalo Liam, aku gak tahu. Setelah dia menghilang di masa lalu, aku udah gak pernah ketemu sama dia lagi. Cuma pas kemarin kemarin gak sengaja ketemu. Itu pun cuma satu kali, gak lebih," jelas Ashel. Ia memang mengatakan yang sebenarnya. Ia memang baru bertemu satu kali dengan Liam waktu itu.


"Kalo kamu gak percaya, kamu tanya aja sama Ayu. Dia juga ada temenin aku waktu ketemu sama Iam," ucap Ashel.


"Iam?" Beo Kavin.


"Iya Liam. Cuma aku sering panggil dia Iam," ucap Ashel.


"Oh, ternyata kamu sedeket itu ya sama Iam kamu itu. Sampe sampe punya nama panggilan Iam," ucap Kavin cemburu. Ia pun bangun dari tidurannya dan melepaskan pelukan istrinya.


"MAU KEMANA?!" Tanya Ashel kesal.


"Pergi. Kamu mending sama Iam aja sana," ucap Kavin. Ia pun berjalan keluar kamar. Namun sebelum itu Ashel membantingkan ponsel miliknya ke dekat kaki suaminya. Kebetulan ponselnya berada di meja sebelah brankar miliknya.


Kavin membulatkan matanya melihat hal itu. Hei, ini ponsel kamera boba. Harganya juga cukup fantastis karena Kavin memesankan ponsel keluaran terbaru khusus untuk istrinya.


"KALO KAMU KELUAR AKU GAK MAU KETEMU SAMA KAMU LAGI. KAMU JUGA JANGAN HARAP KETEMU SI KEMBAR YA," ucap Ashel marah. Bagaimana tidak, ia sedang nyamannya tidur pada bantalan tangan suaminya namun tiba tiba Kavin menariknya begitu saja.

__ADS_1


"AKU BAKALAN CARI LIAM. AKU GAK MAU SAMA KAMU LAGI POKOKNYA," sambung Ashel. Sektika Kavin kicep mendengar ucapan istri montoknya itu. Ia lantas membalikan tubuhnya dan berjalan mendekat lagi ke arah istrinya. Seharusnya ia yang marah bukan istrinya kan?


"Baby's, nanti kita cari papi baru aja ya. Papi kamu mami coret dari KK. Dia nyebelin banget," ucap Ashel pada anak anak di perutnya. Ia juga mengelusnya lembut dan penuh kasih sayang.


"Mana bisa gitu. Gak bisa lah, aku yang cape buat dia masa kalian mau cari papi baru? Gak bisa ya. Papi bakalan ringkus kalian dan gak ijinin kalian keluar rumah. Biar nanti kalian di urus maid mami kalian papi kasih pelajaran biar gak bohongin papi mulu," ucap Kavin tak mau kalah.


"Siapa yang bohongin kamu sih?! Kan aku udah jujur sama kamu. Kamu gimana sih?! Ngeselin tahu gak?!" Ucap Ashel. Matanya sudah berkaca kaca.


"Gak tahu. Aku tahunya aku ganteng makanya kamu jadi istri aku," ucap Kavin semakin membuat Ashel kesal bukan main.


Ashel lantas mencabut infusan di tangannya. Sontak Kavin terkejut dan menahannya. Beruntung tidak copot.


"Kamu ngeselin. Jauh jauh sana. Aku mau pergi aja," ucap Ashel.


"E-eh, gak gitu sayang. Mas cuma becanda," ucap Kavin. Ia menahan tubuh istrinya yang hendak turun dari atas brankar.


"Di bilang aku gak mau sama kamu mas. Awas ah," ucap Ashel. Tangan kecilnya terus memukul mukul dada suaminya agar menghindar.


"Gak mau. Kamu jahat, sering bikin aku kesel. Udah deh kita cer-,"


Ucapan Ashel terputus karena Kavin membungkamnya. Bahkan mata keduanya saling menatap dalam jarak yang sangat dekat. Kavin tidak ingin mendengar kata kata itu keluar dari mulut istrinya. Ini juga salahnya yang membuat istrinya kesal. Sudah tahu wanita montok ini sedang mengandung anaknya masih saja ia buat kesal.


"Jangan pernah minta hal yang gak akan pernah aku turutin seumur hidup aku. Kamu minta itu, siap siap aja mas gempur kamu sampe hamil lagi. Dengan itu kamu gak bisa lepas dari mas. Kamu akan selalu terjerat dengan mas," ucap Kavin saat ia melepas kecupannya.


"Gak tahu. Kesel pokonya. Lepas, aku mau bobo," ucap Ashel.


"Gak mau mas mainin? Bentar lagi si kembar lahir loh, inget kata mama sama bunda," ucap Kavin.


"Gak mau. Aku nanti cari Liam aja buat gantiin tugas kamu," ucap Ashel.

__ADS_1


"Gak bisa lah. Aku gak suka bahkan gak sudi kasih apa yang udah jadi milik aku ke siapapun itu." Ucap Kavin sedikit ngegas. Bagaimana tidak ngegas, hanya dengan membayangkannya saja sudah membuat Kavin kepanasan.


"Makanya jangan bikin aku kesel terus. Kamu tahu kan emosi aku suka meledak ledak gak jelas. Aku kadang gak bisa kontrol emosi aku sendiri apalagi ucapan aku," ucap Ashel.


"Iya tahu. Maafin papi ya mi?" Ucap Kavin.


"Mau makan ramen tapi. Nanti baru dimaafin," ucap Ashel.


"Jangan ramen deh, yang lain aja ya?" Tanya Kavin.


"Tau ah, baru juga mau aku maafin," ucap Ashel.


"Ya ampun gemes banget sama istri montok ku ini ya allah. Yauda iya mas suruh Josh beli dulu, tapi ramen yang di restoran Jepang ya? Jangan yang instan," ucap Kavin.


Ashel mengangguk, "Tambah ayam goreng, boba cheese extra toping, sama es krim."


"Siap mami ku sayang," ucap Kavin. Ia pun mengambil ponselnya dan menghubungi Josh. Ia menyebutkan makanan yang diinginkan oleh istrinya ini. Ia juga ikut memesan makanan untuknya. Ia juga lapar.


"Naik dong mas, mau dikelon*n kamu," ucap Ashel.


"Nanti bangun gimana? Aku gak mungkin masukin kamu. Ini dirumah sakit," ucap Kavin. Ia menolak bukan tanpa sebab. Tahu sendiri jika sudah main ia akan seperti apa.


"Aku yang masukin, bukan kamu. Udah nurut aja jangan banyak protes." Kavin melongo mendengar ucapan istrinya ini.



Bumil satu ini emang napsuan😔🙏


Tbc.

__ADS_1


Ig : @oviealkhsndi @cocoretanayc_


__ADS_2