My Little Wife

My Little Wife
Bab 327 : 3M Untuk Baby's


__ADS_3

Happy reading♡


Kabar kelahiran penerus Kavinder Corp tersebar luas di media Boston dan negara lainnya. Beberapa rekan bisnis Kavin dengan sengaja mengirimkan hadiah ke kediaman Kavin. Ada juga beberapa hadiah buket bunga besar yang juga dikirim. Bunga bunga itu sengaja disimpan Kavin di depan mansionnya saja.


Ningrat dan Prabu sengaja pulang lebih dulu karena tuntutan pekerjaan di perusahaan milik Prabu. Meskipun semuanya sudah di handel oleh Adi namun kehadirannya tetap diperlukan. Sementara Nata, wanita itu sengaja ingin menetap lebih lama di Boston. Rasanya ia sangat bahagia sekali setiap hari bisa melihat cicitnya.


Sama halnya dengan Sarah dan Anna. Kedua wanita itu sengaja menetap lebih lama karena mereka berdua membantu anak dan menantu mereka mengurus bayi mereka. Ashel memang kadang kerepotan jika ketiga bayinya menangis bersamaan.


Kavin sendiri rasanya ingin selalu cepat pulang bekerja karena ingin segera bermain dengan anak anaknya. Sedangkan bermain dengan istrinya, Kavin masih harus berpuasa sekitar dua mingguan lagi. Tak apa, Kavin akan tetap bersabar.


Ketiga bayi Ashel juga sudah membuka mata mereka dengan lebar. Bahkan si bungsu terkadang tersenyum pada maminya. Ashel selalu berhasil menangkap momen itu di ponselnya dan mengirimkannya pada suaminya. Karena hal itu pula, tak jarang Kavin meminta tolong pada Fello atau pun Josh untuk menghandel tugas kantor karena ia ingin cepat cepat pulang.


Saat ini Ashel baru selesai mandi. Ketiga anaknya dijaga oleh nenda nendanya. Nenda memang nama panggilan yang diinginkan oleh Sarah dan Anna. Karena mereka merasa masih muda, jadi mereka ingin dipanggil nenek muda dan disingkat menjadi nenda.


"Sayang, mama udah bawain makan buat kamu. Makan dulu aja. Anak anak kamu dari tadi anteng tidur," ucap Sarah.


"Padahal biarin Riana ke bawah sendiri aja ma. Ngerepotin," ucap Ashel.


"Gak papa sayang. Sesekali mama manjain kamu," ucap Sarah.


"Makasih ma," ucap Ashel. Wanita itu pun mendekat ke arah sofa. Disana ada makanan untuknya. Namun ada yang aneh, kenapa ada tumis sayur itu?


"Bun?" Panggil Ashel.


"Iya kenapa sayang?" Tanya Anna.


"Tumis tangkai kencur dari mana? Ini masih muda muda lagi?" Tanya Ashel.

__ADS_1


"Bunda bawa langsung dari Indonesia. Jastip langsung ke temen bunda yang mau kesini. Bahkan masih banyak di kulkas. Kalo kurang nanti bunda bikinin lagi," ucap Anna.


"Tahu aja kalo Riana mau makan pedes," ucap Ashel.


"Bunda pernah hamil sayang, makanya bunda tahu maunya kamu apa. Apalagi hamil kamu sama bunda itu sama. Gak suka makan pedes pas hamil. Tapi pas udah lahiran pasti mau makan pedes lagi. Jadi ya bunda inisiatif aja masakin itu kamu," jelas Anna. Ashel hanya tersenyum dan mulai memakan makanannya.


Sungguh menyenangkan memiliki bunda dan mama mertua sebaik ini. Bunda yang memasaknya dan mama Sarah yang menyiapkan makanannya. Ayam goreng juga ada, namun sepertinya ini tidak di goreng dengan minyak melainkan di air fryer. Lupita memang menyarankan pada Ashel untuk tidak makan makanan berminyak dan aneh aneh dulu.


Luka operasinya sudah mengering. Namun bekasnya belum hilang. Ashel masih harus memakai salep penghilang bekas luka.


Saat makan seperti ini, beruntung anak anaknya selalu anteng dan tidur pulas. Jadi Ashel tidak akan terganggu saat makan. Ia bisa dengan santai makan.


***


Berita kehamilan Ashel sampai ke Indonesia. Semua teman teman Ashel seperti Feli dan yang lainnya memutuskan untuk berkunjung ke Boston. Niat mereka ingin liburan sekaligus menengok anak anak Ashel.


Sementara itu, kabar itu juga diketahui Dona karena sekarang ia adalah karyawan Ashel di cafe miliknya. Dona ikut senang mendengarnya. Sudah lama sekali sejak kejadian itu Dona sama sekali belum pernah bertemu dengan Ashel. Bahkan untuk sekedar meminta maaf saja Dona belum bisa melakukannya.


Ashel memang baik. Bahkan sangat baik, ia mengijinkan Dona bekerja di cafe miliknya tanpa memikirkan apa yang telah dilakukan olehnya. Bahkan Ashel tidak berpikir bagaimana jika Dona kembali membuat kegaduhan dengan menghancurkan cafe miliknya.


"Gue bahagia Shel, akhirnya lo bisa hidup bahagia setelah gue siksa lo habis habisan. Gue tahu kesalahan gue pasti gak bisa dimaafin," guman Dona.


Semenjak kejadian kabar semua keluarganya mati dibunuh Ardian, Dona sempat ingin kembali balas dendam pada Ashel dengan menghancurkan cafe miliknya ini. Namun ternyata kematian keluarganya tidak disebabkan oleh Ardian melainkan disebabkan oleh Liam.


Perasaan cinta berubah menjadi benci. Mungkin itu lah yang saat ini dirasakan oleh Dona pada Liam. Ia tidak menyangka jika laki laki itu sangat licik dan kejam. Ia bahkan menggunakan nama Ardian sebagai kambing hitam.


Sekarang, Dona tidak lagi memikirkan tentang itu semua. Sergio memberitahunya jika Liam sudah mendapatkan karmanya melalui Ardian. Dan Dona sangat berterima kasih pada Ardian. Tindakan pria itu pada Liam sudah cukup untuk membalaskan dendam kematian keluarganya.

__ADS_1


***


Kavin baru saja selesai meeting. Saat ini ia sedang berada di ruangannya bersama Ardian. Mereka memang memiliki projek dan kontrak kerja sama. Dan hari ini hotel yang mereka bangun sejak lima bulan yang lalu sudah hampir selesai.


"Lo gak ada niatan gitu jenguk cucu cucu lo?" Tanya Kavin.


"Yang penting mereka selamat. Masalah jenguk entaran juga bisa. Ngomong ngomong, ini gue titip gift buat mereka bertiga," ucap Ardian. Ia menyodorkan sebuah kertas kecil berukuran panjang.


Itu adalah cek berisi uang senilai tiga miliyar untuk anak anak dari adiknya.


"Riana gak mungkin nerima ini. Nilainya terlalu tinggi," ucap Kavin.


"Ya udah nih gue kasih tiga ribu rupiah aja. Kasih anak anak lo serebu seorang. Mau lo?" Tanya Ardian.


"Udah sih terima aja. Uang segitu dalam sehari juga bisa gue dapetin. Jarang jarang gue ngeluarin uang sebanyak itu. Bilang aja sama adek kalo gue maksa, nanti gue jenguk bareng sama Lupita," sambung Ardian.


"Gue terima. Tapi nanti kalo Riana minta dibalikin lo jangan marah. Gue balik duluan, gak sabar ketemu anak anak gue yang ganteng ganteng plus cantik," ucap Kavin.


"Bilang aja lo gak sabar pengen ng*n sama adek gue. Pake segala anak anak lo jadiin alesan," ucap Ardian.


"Puasa gue. Dia baru lahiran," ucap Kavin. Ia pun pergi dari sana.



Orang lain puasa bulan ramadhan, kapin puasa setelah istrinya lahiran👺👹


Tbc.

__ADS_1


Ramein yyyyygyyy


__ADS_2