My Little Wife

My Little Wife
Ep. 115 >>> Next


__ADS_3

"Hallo Aunty..." Sapa Queen semangat, dipanggilan telponan mereka. Sudah menjadi rutinitas Azalea disetiap paginya, akan membacakan dogeng pengantar tidur untuk Queen.


"Hallo Queen sayang." Balas Azalea tak kalah semangat. Walaupun dalam keadaan sedih sekali pun, Azalea akan berubah ceria jika sudah berhadapan dengan Queen. "Sepertinya happy sekali hari ini. Ada apa nih, cerita dong sama Aunty."


"Hehe.. Aku udah sekolah Aunty." Imbuhnya dengan wajah berbinar. Azalea mengalihkan lirikan matanya ke arah Biandra yang sedang berada disamping Queen. Biandra yang mengerti dengan lirikan itu langsung mengangguk, membenarkan apa yang dikatakan Queen.


"Wahh, happy dong sekarang udah banyak teman ya disekolah? Hari ini belajar apa Queen."


"Hari ini menggambar Aunty."


"Queen gambar apa?"


"Papa, Queen dan Mama." Mata Queen langsung berkaca-kaca. Mungkin dia sangat merindukan Mamanya. Namun karena Biandra melarangnya untuk menyebut nama itu lagi. Membuat Queen sedikit tertekan. Buktinya, Queen langsung menoleh ke arah Biandra ketika mengucapkan kata 'Mama'. Ada rasa takut diwajahnya.


"Bagus nggak gambar Queen? Aunty pengen lihat dong." Rengek Azalea pada gadis kecilnya. Walaupun ada sedikit rasa terenyuh didalam hatinya. Namun, Azalea mencoba menahan semampunya.


"Okay.." Queen memberikan ponsel itu pada Biandra, setelahnya turun dari tempat tidur. Menuju ke arah tas sekolahnya.


"Lagi masak apa?" Tanya Biandra pada Azalea yang memang sedang sibuk didapur semenjak tadi. Bangun pagi itu, sekaligus dijadikan aktivitas membuatkan sarapan oleh Azalea.


"Makanan kesukaanku." Zico ikut nimbrung sambil memeluk Azalea dari belakang dan mengecup tengkuk Azalea. Lagi-lagi, itu seakan seperti sengaja memanaskan Biandra. Tapi tunggu, Zico tidak melakukan itu dengan sengaja. Itu hanya kebiasaannya saja setiap kali bertemu dengan Azalea. Rasanya belum puas jika belum bermanja-manja dengan Azalea.


"Hi Uncle.." Queen kembali ke posisi semula.


"Hi, My baby Queen."

__ADS_1


"Aunty, Uncle... Look!" Queen menunjukkan hasil menggambar hari ini.


"Wawww bagusnya, Queen hebat." Sambil mengacungi jempol ke arah Queen. Dan sontak membuat gadis kecil itu terkekeh bahagia dengan pujian Azalea.


Berbeda halnya dengan Zico. Wajahnya datar melihat hasil gambar Queen. "Bagusnya dimana?" Bisiknya pada Azalea. Dan berhasil mendapatkan sikuan di perutnya seperti biasa. "Uhhgg..." Zico terkekeh pelan. "Bagus bagus Queen." Zico pun ikut mengacungi jempolnya ke arah Queen akhirnya. Tidak hanya satu jempol, namun dua jempol sekaligus.


"Okay, waktunya tidur sekarang." Azalea meraih ponselnya, dengan sebelah tangannya yang lain membawa sepiring sarapan ke meja makan.


Diikuti Zico yang juga meraih piring yang berisi makanan itu, lalu mengekori Azalea dari belakang. Dan ikut duduk di meja makan bersama Azalea.


"Queen mau diceritakan apa hari ini?" Azalea sudah bersiap untuk berdongeng, sebelum memulai sarapannya. Dia akan mengantar Queen untuk terlelap terlebih dahulu.


"Tidak Aunty." Diiringi dengan gelengan kepalanya. "Queen sudah mengantuk." Queen menutup mulutnya yang menguap dengan tangan kecilnya.


"Queen akan langsung tidur?"


"Baiklah kalau begitu, selamat tidur Queen sayang."


"Bye Aunty.."


"Bye bye, mimpiin Aunty ya." Dengan cengiran lebarnya.


Queen terbahak. "Tentu.." Setelahnya, dia memberikan ponsel itu kepada Biandra. Lalu berbaring di atas tempat tidurnya, dia sudah bersiap untuk terlelap.


"Terimakasih untuk wantunya hari ini Lea." Biandra mengambil alih ponsel itu.

__ADS_1


"Tidak perlu sesungkan itu."


"Iya, kadang-kadang dia suka lebay." Zico menimpali, sambil mengunyah sarapannya yang sudah hampir habis.


Azalea langsung melotot ke arah Zico. Mulutnya terkadang memang tidak ada remnya.


Ekspresi Azalea itu membuat Biandra terkekeh. "It's okay, kalau gitu aku juga akan istirahat sekarang. Sekali lagi terimakasih."


"Okay." Azalea langsung mematikan panggilan itu dan meletakkannya diatas meja makan.


"Kamu tuh!" Imbuh Azalea yang kembali melototi Zico.


"Ah, Biandra ini juga. Udah selow aja. Makan gih, sarapannya udah keburu dingin."


"Kamu udah selesai?" Tanya Azalea yang melihat Zico beranjak pergi.


"Udah, kalau nunggu kamu selesai telponan bisa-bisa aku kelaparan." Imbuh Zico sambil terkekeh. Lalu dia beranjak menuju kamar mandi. Untuk bersiap berangkat kerja.


.


.


.


.

__ADS_1


NEXT>>>


__ADS_2