Takdir Cinta

Takdir Cinta
Cinta yang menyakitkan.


__ADS_3

" Berhenti membandingkan dirimu dengannya dan Ana bukan wanita yang lemah " sergah Eric.


'' Tapi itu kenyataan mas . dan terlihat jelas kau membelanya di hadapanku. Ternyata aku salah mas , memilih menikahi pria bodoh sepertimu " ucap Lolita , ia tak menyangka bibirnya berucap seperti itu . Terlihat Eric meredam emosinya ...


" Aku akan menceraikanmu Lolita . Terimalah surat cerai itu secepatnya " geram Eric melangkah pergi .


'' Jika kau berani menceraikanku mas , maka . Jangan salahkan aku jika musuh Rafli mengetahui identitas asli Ana beserta seluruh keluarganya " ucap Lolita berhasil menghentikan langkah kaki Eric yang baru saja melewati pintu , Eric berjalan cepat kearah Lolita , kesabarannya telah habis ketika Lolita mengancamnya menggunakan Ana


Plaakk...


Lolita terhuyung dan terjatuh diatas ranjang.


'' Aku tidak segan-segan untuk membunuhmu jika itu terjadi dan '' ucapan Eric terhenti saat teriakan seorang wanita yang begitu ia kenali.


'' Eric " bentak Sasa lalu Plakk tamparan keras kembali mendarat di rahang tegasnya . Semenjak putus dari Ana sang mama suka menamparnya , saat menikah dengan Laurent ia ditampar sang mama dua kali dan kini tamparan banyak ia terima saat ia menikah dengan Lolita .


'' Kenapa kau berani kasar dan menampar Lolita dia istrimu " bentak Sasa dengan dada naik turun.


'' Karena itu pantas untuk wanita seperti nya ma. Beraninya ia mengancamku menggunakan Ana " tatap tajam Eric pada Lolita yang kini di pelukan Sasa.


'' Ana lagi yang kalian ributkan . Eric , jangan fikirkan Ana lagi . Apa salahnya Eric " ucap Sasa lirih .


'' Kau baik-baik saja nak " tanya Sasa , memandang teduh Lolita yang masih terisak .


'' Mama akan mengompres pipi mu ya " imbuhnya tanpa peduli dengan Eric yang kini menuju walk in closet .


'' Katakan pada mama sayang , jika Eric kembali kasar padamu . Jangan hanya diam " ucap Sasa lembut.


'' Jika perih bilang ya nak " ucap Sasa lalu mengompres pipi Lolita yang terlihat memar bahkan sedikit membengkak . Sasa tak menyangka Eric berubah menjadi monster untuk istri yang seharusnya Eric jaga dan sayangi sepenuh hati . Ia merasa bersalah pada menantunya yang harus menghadapi sikap Eric yang bahkan ia sendiri tak mengenali anaknya. Ia hanya ingin anaknya mendapatkan pendamping hidup dimasa depannya.


'' Katakan pada mama , berapa kali dan bagian mana saja yang dipukul Eric " tanya Sasa begitu khawatir ia meneliti setiap tubuh menantunya.


'' Tidak ma ... Tadi pertama kali mas Eric memukul Lolita " ucap Lolita terisak , ia tak ingin Sasa memarahi Eric yang akan berimbas kepadanya nanti .


" Kau wanita pembawa sial dalam kehidupanku. Aku menyesal menikahimu . Gara-gara kau , mama selalu menamparku. Kau lebih buruk dari pada Laurent " ucapan Eric yang negatif tentangnya selalu terniang di kepalanya .


Eric sendiri berdiam diri di ruang walk in closet tersebut . Ia bingung kenapa Lolita menyerah untuk memperjuangkannya dan lebih parahnya Lolita hingga bermain gila di belakangnya .


" Kau sama seperti Laurent , Lolita . Kenapa aku menikah dua perempuan yang salah . Apa dosaku selama ini " gumam Eric lalu tak lama menghancurkan sebuah cermin di ruangan tersebut.


" Aku hancur tanpa mu Ana.... hiks... Kau meminta ku bahagia tapi bagaimana caranya , beritahu aku caranya Ana , jangan hanya memintaku untuk bahagia Ana. Aku berusaha membuka hatiku untuknya namun ia malah main gila bersama pria lain , disaat aku mulai merasa nyaman. Jika Lolita hanya selingkuh biasa aku terima , tapi Lolita telah melewati batasannya , Ana...hiks...hiks... Aku harus apa ..hiks... Bahkan mama selalu memarahiku yang biasanya selalu membelaku . Excel juga tidak dekat dengan Lolita membuat Laurent membawa Excel " ucap Eric mengadu kepada sebuah foto yang ia selipkan di dalam dompet.


Dddrrttt ... drrrttt....


" Jero " lirih Eric ..

__ADS_1


'' Ada apa dengan adiknya Jerry ini , menyusahkan saja " gumam Eric lalu memutuskan untuk menerima telepon dari Jero. Banyak hal yang Jero bicarakan dan membuat mimik wajah Eric berubah -ubah tak ada senyum yang terlihat. Hingga ia menghela nafas berat.


'' Baiklah . Aku akan ke club malam ini " ucap Eric memutuskan sepihak panggilan dari Jero.


Eric tengah rapi dengan pakaian casualnya dengan gaya anak muda bak anak kuliah , wajah Eric yang tergolong begitu awet muda membuat orang terkecoh jika menebak usianya. Bahkan tak di pungkiri jika Rafli sempat merasa iri saat melihat wajah Eric yang masih awet muda saat menemui Ana saat itu.


'' Kau mau kemana Eric " tegur Sasa yang masih setia menemani Lolita , memanjakan menantunya dengan mengusap indah surainya. Lolita membuka matanya saat baru saja ia menembus alam mimpi .


'' Mas Eric " ucap Lolita dengan suara seraknya berusaha bangkit untuk mendekat. Belum sempat Lolita mendekat tapi ucapan mama Sasa berhasil membuat ia berhenti bernafas termasuk juga Eric yang terlihat mengontrol emosinya yang meletup-letup melebihi letupan gunung Merapi yang siap menghanguskan apapun di sekitarnya .


" Kau mau kemana jangan keluar malam-malam Eric , seharusnya dirumah Eric . Mama minta jangan menyakiti perasaan Lolita karena jika ibu hamil sering menangis maka anaknya akan cengeng nantinya " ucap Sasa di cerna dengan baik sepasang suami istri yang isi hatinya sama , sama-sama mencerna ucapan Sasa tersebut.


'' Apa ma...maksud ma.... ma " tanya Eric penuh penasaran.


'' Dasar anak bodoh . Tentu saja usai kalian main kuda-kudaan istrimu akan hamil " ucap Sasa tersenyum karena seorang cucu bersemayam di perut menantu mereka.


'' Apa ma . Lolita hamil " tanya Lolita menunjuk dirinya sendiri . Lalu Sasa menjelaskan bagaimana ia tau jika Lolita hamil. Ingin sekali Eric membunuh istrinya yang suka selingkuh saat ini juga bahkan berhasil hamil anak pria lain.


'' Saat kau datang kerumah mama untuk makan siang bersama , kau pingsan karena kelelahan . Apa kau masih ingat " tanya Sasa dan diangguki ragu oleh Lolita , ia tak berani meski sekedar melirik Eric yang kini tatapannya mampu mencabik-cabik dirinya.


'' Saat kau pingsan , mama memanggilkan dokter untuk memeriksa mu dan dokter mengatakan bahwa kau hamil " ucap Sasa bahagia namun tak membuat sepasang suami istri itu bahagia.


'' Tapi ma , itu bisa saja salah " ucap Lolita gugup.


'' Ya Tuhan. Bagaimana ini jika mas Eric makin membenciku. Ini semau gara-gara sharen , jika saja aku tak mengikuti idenya dan sabar menghadapi Eric . Jika saja aku tak mendekati pria itu hanya sekedar mencari hiburan saja hingga sebuah minuman membawaku keatas ranjang bersama nya dan kini ada janin tumbuh di rahimku. Bukankah ia , tak pernah membuangnya di dalam selama kami bermain . Tapi aku hanya berhubungan dengannya. Bagaimana jika mas Eric menceraikan aku , apa dengan aku menggunakan Ana ia akan tetap bertahan dan menerima anak ini. Aku tak ingin menikah dengan pria itu , sungguh aku tak mau. Kau bodoh Lolita , kau bodoh. Kau tak ingat jika telah telat datang bulan untuk bulan ini " batin Lolita menyesali semuanya .


" Beraninya kau . hah " imbuhnya semakin mencengkram kuat leher Lolita.


" Eric jangan gila " ucap Sasa setelah sadar apa yang terjadi di hadapannya . Ucapan Eric tadi mampu membuatnya mematung sesaat.


" Eric lepaskan dia nak . Lolita bisa mati dan kau akan masuk penjara nantinya " ucap Sasa.


" Dia harus mati ma . Aku tak peduli jika harus tinggal di penjara. " ucap Eric .


" Astaga den Eric " ucap pelayan wanita. Ia bersama satpam masuk kedalam kamar majikannya dengan modal nekat karena mendengar teriakan Eric yang begitu nyaring bahkan suara gaduh tak hentinya terdengar saat kedatangan Sasa ke mansion tersebut . Karena pintu yang di buka Eric tak tertutup kembali membuat para pelayan mendengarnya .


" Lepaskan aku kalian semua " ucap Eric yang belum puas karena Lolita masih bisa selamat deri cengkraman.


" Dasar wanita j*lang . Akan ku buat perhitungan denganmu Lolita , beraninya kau .... " ucap Eric menghina Lolita tanpa ampun.


" Lolita , kau tinggal dirumah mama. Mama butuh penjelasanmu " ucap Sasa saat dirasa menantunya itu bisa bernafas dengan benar. Suara Sasa bahkan terdengar dingin , jika benar menantunya ini bermain gila , ia tak segan akan mengusirnya langsung dari kehidupan anaknya . Ia tak mau anaknya bertanggung jawab atas anak pria lain , ia sudah punya Excel dan anak - anak dari Tasya serta suaminya . Tiga cucu cukup untuk menghiburnya.


Lolita segera mengikuti langkah kaki Sasa , terlihat jika sikap Sasa kini berubah terhadap nya .


.

__ADS_1


.


.


Mansion Teguh


Lolita kini tengah beristirahat di kamar tamu mansion Teguh , karena telah malam hari Sasa memutuskan untuk membahasnya besok pagi kebetulan Teguh pun tak ada dirumah. Tangis penyesalan yang kini di ratapi Lolita , ia tak menyangka Eric mengatakan bahwa ia tak pernah menyentuhnya meskipun itulah faktanya. Sementara Sasa berusaha untuk tidur menenangkan pikirannya , memikirkan nasib rumah tangga anak tersayangnya tersebut , Eric dikhianati ingin rasa Sasa tertawa dan menampar Lolita jika itu benar...


.


.


.


Club


Jero kini sedang menikmati malamnya bersama di temani wanita cantik , ia tengah menunggu Eric yang selama ini di anggapnya kakak untuk menggantikan posisi Jerry meski Eric sangat susah kini di temui. Hilangnya sang kakak membuat kisah asmaranya kacau balau , demi menikahi kekasih kakaknya yang tengah hamil membuat Jero memutuskan kekasih yang paling ia cintai , perkelahian sana sini ia lakoni demi menyingkirkan pikirannya tentang cinta yang menyakitkan baginya.


'' Jero " sapa lembut Eric memijat pelipisnya saat Jero tengah mencumbu seorang wanita penghibur disisinya .


'' Pergilah " tegas Eric membuat empat wanita itu pergi begitu saja saat tau siapa yang memerintahkan mereka...


'' Ck , kau ini kak . Mengacau kesenanganku " ucap Jero tak lama ia tertawa.


'' Belakangan ini kau sering mabuk di club ku . Berhenti merusak hidupmu Jero. Alkohol tak baik untuk kesehatan '' ucap Eric sok menasehati membuat Jero yang setengah mabuk tertawa terbahak mendengarnya.


'' Munafik dirimu kakak Eric , aku mabuk tapi masih bisa berjalan , sedangakan dirimu mabuk hingga pingsan . Berapa kali kau mabuk dan pingsan ...hehehe dan itu karena wanita yang sama ...hehehe " ucap Jero dengan gaya mabuknya.


'' Aku mabuk karena wanita yang aku cintai . Sedangkan dirimu apa " ucap Eric .


'' Itulah kebodohanmu kak . Punya istri yang jauh lebih cantik tak kau urus. Uang tak bisa memberinya kebahagian.hehe " ucap Jero , ia tau kisah cintanya Eric ..


'' Kau tau kak Eric , seminggu yang lalu aku baru saja menikahi wanita yang hamil " ucap Jero mulai lirih .


'' Wanita hamil . Wanita mana yang kau hamili , apa itu Bylski " tanya Eric namun dijawab gelengan oleh Jero.


'' Dia kekasih kak Jerry entah yang keberapa. Ia mengadu padaku jika ia hamil dan mencari kak Jerry yang hilang bak di telan bumi. Ia bercerita tentang percintaan ya dan Jerry , di tengah cerita itu ia memintaku bertanggung jawab atas anak yang ia kandung . Dia gila kan " imbuhnya terkekeh.


'' Pertama aku menolaknya ,dia cukup cantik dan sexy namun aku mencintai Bylski. Namun tanpa ku sangka ia berani mengadu pada Bylski yang tidak - tidak , membuat hubunganku dan Bylski kandas , Bylski tak mau mendengar apapun alasan ku. Ia membenciku , bahkan mengutukku. Ingin sekali aku membunuh ****** yang kini menjadi istriku kak , jika terbukti itu bukan anak kak Jerry , berdasarkan sepak terjang wanita itu aku tak percaya jika keponakanku yang ia kandung , bisa saja anak pria lain . Meksi kak Jerry bejat namun ia tetap memilih wanita yang terjamin kemantapannya . Ia saja memecahkan kesucian 5 gadis , sedangakan aku hanya Bylski ku . Kakak diam saja jangan bilang orang lain hehehe" imbuhnya.


'' Kenapa nasib Jero sama denganku. Wanita itu ibaratnya Laurent dan Bylski itu Ana , namun aku dan Ana tak sampai jauh seperti itu. Dan sialnya aku sekalipun belum pernah merasakan namanya surga dunia itu . Aahh bahkan aku masih perjaka hingga kini. Bisa saja aku memilih wanita untuk naik keranjang ku , namun aku akan rugi jika mendapat kan mereka yang tak bersegel . Punya istri suci saat menikah namun Lolita malah bercinta dengan pria lain ,tak sabar akan hasratnya itu minta untuk di penuhi. Mati dalam keadaan perjaka lebih baik karena banyak bidadari surga disana berharap jika saat malaikat menendang ku ke neraka terlalu kencang hingga aku langsung sampai surga " batin Eric menerawang jauh...


Eric menemani Jero hingga bocah itu teler dan Eric akan mengantarkannya pulang karena anak buah Jero Eric usir untuk istirahat.


**Jangan lupa like dan komentarnya ya....

__ADS_1


Selamat membaca 😊**


__ADS_2