
Hanna,Randy dan juga Oma saat ini telah duduk di kursi masing-masing. Berbagai menu khas Jawa Timur telah tertata rapi di atas meja. Oma dan juga Randy tampak berebut untuk melayani Hanna.
Sangat lucu. Bukan Hanna yang melayani suami dan juga Oma nya, Melainkan mereka yang berebut untuk melayani nya.
"Sayang kamu makan ikan ini ya! Ini sangat bagus untuk ibu hamil." Oma berucap dengan meletakkan sepotong besar ikan tuna di piring Hanna.
"Kamu juga makan sayur yang banyak ya sayang ini juga bagus buat kamu dan anak-anak kita." kini giliran Randy yang meletakkan satu sendok penuh sayuran di piring Hanna. Dan keduanya secara bergantian meletakkan makanan di piring Hanna hingga sebagian besar hidangan yang ada di meja itu telah berpindah di piring nya.
"Oma, Mas Randy.. Sudah dong!.. Ini banyak sekali makanan nya, Aku gak mungkin sanggup untuk menghabiskan nya." Hanna mulai melayangkan protes saat piring nya telah penuh dan ia merasa tidak akan sanggup menghabiskan makan itu.
"Sayang kamu itu kan sedang hamil anak kembar jadi harus makan yang banyak." ucap Randy.
"Iya Sayang.. Betul apa yang di katakan suami kamu." kini giliran Oma yang menimpali .
Randy mengambil piring yang penuh makanan itu kemudian meletakkan di depan nya, Randy kemudian menggeser kursi nya agar menghadap Hanna."Sudah ayo aku suapin, Kalo aku yang nyuapin pasti makanan nya habis." Randy tersenyum hingga memperlihatkan lesung pipi nya.
Sangat manis. Batin Hanna, Randy pun mulai mengarahkan sendok ke mulut Hanna, Meminta agar wanita itu segera membuka mulut nya. "Ayo makan yang banyak! setelah ini aku yang akan memakanmu" Randy berbisik tepat di telinga Hanna, Hembusan nafas Randy yang sangat dekat mampu menembus lapisan jilbab nya, Hingga membuat wanita hamil itu merasakan merinding di sekujur tubuh nya.
"khemm..khemm.." Oma berdehem cukup keras "Nanti aja mesra-mesraan nya! Masih ada orang tua ini" oma berpura-pura sedang menyindir Randy, Sedangkan Randy hanya menyengir kuda. " Hehe maaf Oma.. Abis nya uda kangen berat ini"
__ADS_1
Oma Hannya menyibikkan bibir nya saat mendengar jawaban dari Randy "Yasudah cepat selesaikan makan kalian! habis itu lanjutin di kamar sana! Gak kasian apa sama Oma mu ini? Bikin jiwa jomblo Oma meronta-ronta saja."
Randy tidak mampu menahan tawa setelah mendengar ucapan Oma nya, Oma nya itu memang suka becanda, Dan itu juga termasuk rahasia awet muda nya hingga saat ini.
Sedangkan Hanna merasa sangat malu, Bahkan ibu hamil itu sangat ingin menenggelamkan kepala nya di bawah meja saja agar tidak ada yang melihat bagaimana malu nya dia saat ini.
Pasangan suami istri yang lagi anget-anget nya itu benar-benar dengan cepat menyelesaikan acara makan nya, Sedangkan Oma hanya tersenyum dan menggelengkan kepala nya saat melihat Randy buru-buru menggendong Hanna ke kamar nya. "Dasar anak muda, Masih siang juga uda mau enak-enak" Oma berbicara tampa mengalihkan pandangan nya dari makanan yang masih tersisa separuh di piring nya.
Sedangkan Hanna benar-benar semakin malu saat Randy tiba-tiba menggendong nya dan hendak membawa nya menuju kamar, Ibu hamil itu sempat meronta untuk di turunkan "Mas turunin! Aku malu sama Oma, Lagian aku berat mas." Hanna sedikit menggerak-gerakkan kaki nya agar Randy mau menurunkan nya.
Namun kekuatan Hanna tetap kalah dengan Randy, Bahkan Randy tidak goyah sedikitpun meski Hanna telah menggerak-gerakkan tubuh nya, "Sudah diem aja Sayang! Gak usah malu! Aku cuma mau gendong kamu ke kamar, Kamu pasti capek kan jalan sambil bawa dua anakku. Jadi aku akan menggendongmu oke! Diem, Dan pegangan! Aku gak mau kamu jatuh kalo kebanyakan gerak-gerak"
Randy mulai berjalan menaiki tangga menuju kamar dengan tetap menggendong istri nya tanpa merasakan berat sedikitpun.
Randy meminta Hanna nya untuk membuka Handle pintu karena kedua tangan nya saat ini ia gunakan untuk menggendong ibu hamil itu.
Setelah pintu berhasil dibuka, Randy berjalan masuk dan membaringkan Hanna diatas ranjang yang ukuran nya cukup besar.
Randy tidak kembali berdiri, Namun lebih memilih untuk menahan Hanna di bawah kungkungan nya, Saat ini jarak mereka sangat dekat bahkan wajah nya hampir bersentuhan, Mata Randy dan Hanna saling menatap cukup lama, Jantung keduan nya pun semakin bergemuruh, Ini kali pertama mereka berada di posisi sedekat ini setelah sekian lama.
__ADS_1
Randy mencium kening Hanna cukup lama kemudian berpindah di kedua kelopak mata kemudian pipi dan berakhir di bibir ranum Hanna.
Cukup lama Randy menempelkan bibirnya hingga ia menginginkan lebih, Randy mulai menggigit bibir bagian bawah Hanna agar wanita itu membuka mulut nya, Hanna mulai mengikuti permainan suamin nya, yang awal nya hanya sebuah kecupan kini telah berubah menjadi luma**tan, Hingga sebuah des*han akhir nya keluar dari mulut Hanna, Mendengar istri nya mulai mengeluarkan suara-suara yang menurut nya sangat seksi membuat tubuh Randy kian memanas dan mengharapkan lebih.
"Sayang.. Aku ingin menengok anak-anakku apa boleh?" Randy bertanya dengan suara nya yang terdengar serak dan hanya dibalas Anggukan Oleh Hanna.
Setelah mendapat persetujuan dari Hanna membuat Randy semakin bersemangat, Bahkan kini tangan nya telah bergerilya di atas dua gund**kan kesukaan nya, Sentuhan-sentuhan lembut dari Randy mampu membuat tubuh Hanna seakan melayang, Des*h*n-d*s*han tertahan pun semakin membuat panas ruangan itu.
Tangan Randy semakin turun menyusuri tubuh yang sangat ia rindukan, Bahkan saat ini Hanna sudah tidak bisa lagi menahan d*sah*n nya setelah tangan Randy mencapai area sensitiv nya dan bermain disana.
Peluh mereka tampak bercucuran meski Ac di ruangan itu sedang menyala namun tetap tidak bisa mendinginkan sepasang suami istri yang saling menyalurkan rindu.
Randy bahkan semakin menggila saat kembali merasakan sensasi kenikm*tan bersama Hanna, Hingga setelah hampir satu jam Randy pun ambruk di sisi Hanna setelah keduanya mencapai puncak kenikm*tan.
Randy tersenyum menciumi kening dan juga pipi Hanna "Trimakasih Sayang.." ucap nya dengan suara parau dan masih ngos-ngosan.
Hanna tersenyum dan mengangguk, "Trimakasih untuk perasaanmu yang tidak pernah berubah dan tetap mencintaiku Mas."
...Bonus Bab 35 hehe mohon maaf ya, Author belum bisa Up setiap hari, Jika berkenan boleh mampir di Chat Story author yang judul nya Mencintai Ustadz Idola....
__ADS_1
^^^Terimakasih buat kalian para pembaca yang setia menunggu Novel ini update. I Love you se gambreng buat para pembaca setiaku😙^^^