
Setelah kepergian zein,fa'al bertanya "dia siapa dev?mantan kamu?"tanya fa'al
"Bukan kak,dia atasan saya"ucap adeeva ragu
"Atasan,sepeduli itu sama bawahan nya,kenapa ga nitip aja kalau niat nya mau melayat kerumah kamu,keteman teman kamu,tapi kenapa dia sendiri yang turun tangan?"pertanya fa'al terus dilontarkan nya karna seperti nya fa'al merakan hawa hawa kecemburuan pada adeeva
Dia pun datang bersama teman teman adeeva
"Adeevaaaaa"ucap maya sambil berlarian kearah adeeva dan memeluk nya
"hmm mayaa"mereka pun melepas pelukan nya
"Adeeeva,maaf ya kami telat melayat nya kerumah kamu,sing sabar ya"ucap mba ika sambil memeluk adeeva
"Jadi ngerepotin,ayo duduk dulu"ucap adeeva,mereka pun langsung duduk dalam satu meja
"eh ini gpp duduk disini?"tanya mba ika
"Iya duduk aja"ucap adeeva sambil melirik kearah fa'al
Zein sudah melirik kearah pria disebelah adeeva,lagi lagi dia,pikir zein
"Eh iya,kenalin ini kak fa'al"ucap adeeva sambil memegang tangan fa'al
Fa'al memperkenal kan diri nya secara pformal,tanpa menyentuh tangan wanita dihadapan nya
"Wahh berduaan aja,ini siapa kmu dev?"tanya maya sambil menggoda
adeeva tersenyum sambil melirik "Perlu aku jawab?kalian juga tau pasti jawaban nya"ucap adeeva karma tidak mau membuat hati fa'al sakit kalau ia jawab bukan suami nya
"Tapi saya ga tau jawaban nya,dia siapa kamu?"tanya zein
"Udah prof,jangan dibahas,kita pesen makan aja ya,kamu udah pesan makan dev?"ucap ika
"Belum,baru banget dateng"ucap adeeva
"Kebetulan,yu pesen pesen"ucap ika sambil melihat daftar menu nya
"Terus mba ika sama yang lain,mau nginep dirumah dulu,sekarang kan udah malam,masa mau langsung pulang kerumah jam segini?"tanya adeeva
"Aduh mba ika ikut prof zein aja,klo maya gimn?"
__ADS_1
"Aku dijemput,jadi ga nginep"ucap maya sambil tersenyum
"Wih sama siapa tu?"tanya adeev
"Biasa,ayang jauh hehe"ucap maya sambil tersenyum malu malu
"Saya ga akan nginep,ga enak sama keluarga kamu"ucap prof zein dengan tatap serius
"Berarti lain kali aja ya dev"ucap ika
"Sya izin kebelakang dulu"ucap zein sambil bangkit untuk ketoilet
Setelah kepergian zein,maya dan ika langsung melontar kan banyak pertanyaan pada adeeva
"Dev,ini suami kamu?"tanya maya
"I-iya may"ucap adeeva
"Samawa ya adeev"ucap maya dan ika
"Amin,kamu yang ngasih tau dev?"tanya fa'al
"Tenang aja kak fa'al,kita ga akan bocorin"ucap maya
"Loh,kalo banyak orang yang tau pun saya ga akan keberatan,kecuali diadeeva nya,terus yang tadi laki laki itu,mantan nya adeeva,ko tatapan gitu banget"tanya fa'al
"Kak fa'alll dia bukan mantan aku,dia atasan aku,dari tadi ga percayaan" ucap adeeva (sambil memanyun kan bibir nya)
Maya dan mba ika hanya tersenyum bahagia,karna akhirnya bisa melihat adeeva dan pasangan nya mulai bahagia
"Bukan ko kak,dia atasan kita,tapi dia emg suka sama adeeva" ucap mba ika
"Tuhkan "ucap fa'al (sambil tersenyum)
Tak lama kemudian pun zein datang,dan ikut duduk kembali,lalu mulai memesan makanan nya.
Jam 11 malam....
Mereka sudah bersiap siap untuk pulang,mereka sudah membayar pesanan nya,lalu bersiap siap untuk segera keluar dari restoran.
Saat sampai diparkiran mobil,zein menghentikan langkah adeeva
__ADS_1
"Dev,saya mau bicara hal penting,berdua saja dengan kamu"ucap nya
Fa'al dan yang lain hanya memperhatikan nya,maya dan mba ika saling lempar tatapan dan melirik keaeah fa'al
Mereka fikir,pasti fa'al saat ini sedang merasakan sakit tapi tidak tahu caranya melarang adeeva untuk ikut dengan Zain,walaupun memang mereka belum sama-sama mencintai tapi adeeva sudah mulai menghargai atas adanya keberadaan faal
Adeeva melirik kearah fa'al,ragu untuk meng'iya kan ajakan zein,karna sekarang ia sudah menikah,namun zein malah mengangguk pelan saat adeeva sedang bingung dan meminta jawaban dari fa'al.
Namun adeeva masih ragu,karna ia tahu,walaupun fa'al mengizinkan nya,pasti akan sakit pula rasa nya,walaupun mereka sama sama belum mencintai,tapi dalam suatu hubungan harus ada nya rasa menghargai
"Maaf prof,kalau ada masalah yang harus dibicarakan silahkan saja tapi disini,karna tidak baik kita bicara berdua dalam tempat yang sepi"ucap adeeva
"Tapi ini masalah hati" ucap zein
"Kalau kamu ingin bicara dengan zein,silahkan dev,saya akan menunggu disini" ucap fa'al ikhlas
"Ayo dev,sebentar saja" ucap zein
"Adeeva tidak bisa,kalau prof zein ingin bicara silakan di sini"ucap adeeva
"kalau prof malu biar maya dan Ika pergi ke depan jalan,menunggu di gerbang saja,..dah adev"ucap ika sambil bersaliman dan memberikan amplop dan pergi menjauh
Tinggal zein,adeeva dan fa'al,mereka bicara berdua dan fa'al mendengar kan nya disitu
"Adeeva bagaimana surat ku yang tak kunjung kau balas, aku sangat mencintaimu dev aku terkadang,aku suka merasakan sakit yang amat dalam ketika kau bersama pria lain, tolong aku butuh kejelasan nya sekarang" ucap zein dengan sungguh sungguh
Adeeva hanya bisa menundukkan pandangan nya dan bingung harus menjawab dengan kalimat bagaimana, iya tak ingin menyakiti perasaan kedua nya dan akan jauh hanya karna gara-gara penolakan perasaan nya.
Walaupun dia tak ingin membohongi perasaan nya karna ia,sangat mencintai nya,tapi sekarang sudah berkurang cintanya, karena sekarang bukan masalah siapa yang saling mencintai, melainkan perasaan siapa yang harus ia dahulukan untuk dijaga,karna ada satu pria didepan sana yang jauh mencintai saya,walaupun saya tidak mencintai nya.
"Saya tidak bisa menjawab pertanyaan prof zein kali ini" ucap adeeva (sambil menaikan pandangan nya)
"Kenapa,saya butuh jawaban kamu" ucap zein sambil memelas
"Cukup prof,saya tidak bisa menjawab pertanyaan prof saat ini,besok saya akan kembali bekerja,saya akan bicara besok bersama prof ditempat kerja,bukan disini" ucap adeeva
"Tapi..." (ucap nya dipotong)
"Cukup prof,ada banyak hal yang ingin saya katakan pada prof,tapi bukan disini,ini tempat umum dan waktu nya kurang pas,sekali lagi saya minta maaf,kalau begitu saya pergi dulu,permisi, assalamu'alaikum" ucap adeeva sambil menarik tangan fa'al untuk masuk mobil
"Wa'alaikumsalam" jawab zein dengan perasaan kecut
__ADS_1