
Hari ini Kafetaria sangat ramai gadis itu sangat sibuk, ia mondar mandir membersihkan meja satu kemeja lainnya.
Terlihat keringat menetes dari dahinya namun senyum dibibirnya masih terurai,senyum ini bagian dari pekerjaannya.Sesekali dia digoda anak muda yang sedang nongkrong dikafe tempatnya bekerja yaa karena dia cantik.Ia tak pernah menganggapnya serius selagi dirinya tak merasa terusik.Hanari dialah Hanari yang selama ini dicari oleh Baram.Ini adalah kehidupannya sekarang,tak jauh berbeda ia semakin cantik rambutnyapun lebih panjang,tingginya bertambah sedikit.Kepribadianya masih sama hanya saja Hanari menutup pintu hatinya untuk siapapun meski hanya sekedar berteman.
Kehidupannya sekarang tak jauh beda dari yang dulu,ia bersekolah dan bekerja paruh waktu.Baginya sekarang jauh lebih sulit setelah rumah peninggalan ibunya dijual oleh ayah Hanari.Dia harus bekerja lebih keras agar dia bisa membayar kontrakan dan biaya sekolahnya.Baginya lebih baik tidak makan daripada putus sekolah.Walaupun sekarang jauh lebih sulit Hanari bersyukur ia tak pernah bertemu dengan ayahnya.
Sebenarnya ia begitu sedih saat rumahnya dijual tapi apa daya Hanari berjanji pada ibunya hidupnya akan membaik dan bahagia.Dan untuk itu ia berjuang memperbaiki kehidupannya Hanari akan menemukan kebahagiaannya suatu hari nanti.
Sekarang pukul 23.00 malam dia baru saja selesai bekerja,gadis itu menghela nafas dan memijat mijat kaki yang terasa pegal itu.Saat saat seperti inilah ia terbayang wajah Dae Baram,Hanari sangat merindukannya dan saat gadis itu mengingat tentang sahabatnya matanya tak sanggup membendung air mata,sudah tak tertahankan ia tak bisa menahannya, yang Hanari bisa hanya menyibukkan diri.
Gadis itu mulai berpikir bagaimana ia akan pulang ia keluar kafe menengok kekanan dan kekiri Hanari melihat keadaan sekitar.Jika keadaan sepi itu tak bagus untukknya dan ia akan tidur dikafe untungnya sang pemilik mengijinkan.
__ADS_1
Sepertinya malam ini dia akan pulang,Hanari kembali kedalam kafe lalu mengambil tasnya.
Dijalanan gelap sunyi seperti ini sebenarnya dirinya takut apalagi saat ada anak anak muda yang lagi bermain main dengan soju atau miras.Langkah kakinya begitu cepat ia pikir dirinya akan lebih cepat sampai dikontrakan.Hanari tiba tiba berhenti ia melihat segerombolan pemuda yang sedang minum soju,ia membalikkan badan dengan cepat gadis itu berpikir akan melewati jalanpintas lain, Hanari jarang sekali lewat jalan gang itu karena tidak ada penerangan digang tersebut.
"hei..mau kemana"teriak salah satu pemuda gerombolan itu.
Hanari semakin cepat melangkahkan kaki ia tak menghiraukan pemuda itu yang ia tau Hanari harus cepat pergi dari tempat itu.
Tangannya mulai bergetar Hanari semakin cepat otaknya kosong tiba tiba tangannya ada yang meraihnya ia melihat wajah tampan yang sudah tak asing lagi baginya.
"Ha joon a"Hanari ternganga
__ADS_1
Wajah pemuda itu terlalu dekat dengan wajah Hanari sedikit membuat getaran.
Ha joon pemuda paling tampan satu sekolah dan satu kelas dengan Hanari.
"kenapa bisa kamu disini"tanya Hanari
"seharusnya aku yang tanya jam segini seorang gadis mau kemana?"balik tanya Ha joon
"ehrm emh.."Hanari tak bisa menjawab
Ha joon tersenyum pada Hanari dan membalikkan badan menantang kedua pemuda tadi.Ha joon menyembunyikan Hanari dibalik punggung besarnya.
__ADS_1
Apa yang akan terjadi pada Ha joon dan Hanari????