Takdir Cinta

Takdir Cinta
Jangan gitu ya


__ADS_3

Adeeva menyirami tanaman dipekarangan rumah nya,sekaligus menyapu halaman rumah yang agak sedikit kotor karna baru saja selesai melakukan selametan yang ketujuh hari nya


Ibu keluar dari rumah,dan duduk dikursi luar,sambil menyeruput secangkir susu hangat.


Adeeva melihat ibu nya yang duduk dilatar pekarangan,lalu ia pun mengakhiri sapuan nya,dan mendekat kearah ibu nya


"Ibu,lagi apa?"tanya adeeva


"Ya begini begini saja,kamu kapan mulai kerja dev?"tanya ibu dengan tatapan kosong


"Mungkin senin depan baru masuk bu"ucap udeeva sambil menghidupkan sebuah keran didekat garasi mobil


"Loh ko lama banget,bisa kepotong dong uang gaji nya?"ucap ibu


"Iya gpp bu,lagi pula kalau adeeva kerja,ayah kerja,kak fa'al kerja ibu sama siapa?"ucap ibu


"Kamu kenapa mikirin hidup ibu,ibu baik baik aja,biasa nya saja ibu sendiri ko"ucap ibu sambil tersenyum kepada putri nya


"Iya sudah,besok adeeva kerja kalau gitu,terus keadaan ibu bagaimana,lebih baik?"ucap adeeva


"Alhamdulillah baik,terus kalau hubungan kamu sama fa'al bagaimana?"ucap ibu


"Iya begitu,aku juga bingung"Ucap adeeva sambil ikut duduk didekat ibu nya


Ibu memegang tangan putrinya "Ade,kamu harus menjadi seorang wanita yang dewasa,jangan pernah berfikir ingin meminta cerai kepada suami kamu,walaupun kebenaran nya kamu menikah karna semata mata sayang pada kakek kamu dan menikah bukan karna cinta,tapi harus kamu tau,dari yang ibu lihat dia sangat mencintai kamu,dia bisa sayang pada kamu lebih dari dirinya sendiri,jadi pertahan kan dia,karna pada akhirnya kalian akan bahagia seperti ibu dan ayah"ucap ibu sambil mengelus elus pucuk jilbab kepala adeeva


Adeeva menatap wajah ibu nya "kenapa ibu selalu menyimpulkan kalau orang itu baik pada kita bu,padahal kan dia hanya baik saat didepan kita saja,kan kita tidak tau bagaimana sifat asli nya saat dibelakang kita"ucap adeeva


"Kamu ini,kalau ga suka sama orang,pedes banget ucapan nya,filing seorang ibu itu biasanya selalu benar,percaya sama ibu,trs hampir satu minggu ibu lihat fa'at seperti nya dia ga tidur ya,badan lesu"ucap ibu


"Iya,adeeva juga ga tau,soalnya kalau malam dia cuman ikut kekamar,tapi adeeva ga tau dia tidur dimana,mungkin dilantai"ucap adeeva


Tiba tiba ayah datang sambil menyela ucapan ibu"Kamu ini adev,emg ga kasihan apa sama suami kamu,dia yang bantu ngurusin semua nya,trs sekarang dia pulang kebandung buat ngambil barang barang nya,kenapa juga kamu ga ikut"ucap ayah

__ADS_1


"Adeeva mana tau ayah,kalau dia pulang kebandung,orang dia juga ga bilang sama adev,udah ibu sama ayah jangan banyak ngebela kak fa'al nanti dia besar kepala"ucap adeeva


"Siadev ya,kalau dikasih tau,susah banget"ucap ibu sambil menyeruput susu nya


"Awas kualat,gitu gitu juga dia suami kamu"ucap ayah,sambil masuk kedalam garasi mobil


Adeev hanya menggeleng kecil,sambil berjalan masuk kedalam rumah nya,karna tidak mau menimbulkan keributan hanya gara gara hal ini


SIANG HARI...


Setelah mandi,menjemur pakaian,serta menilap pakaian kering,adeeva pun memutuskan untuk beristirahat sebentar selagi menunggu azan zuhur berkumandang.


Lagi pula ayah sudah dibuat pusing pagi pagi menjelang siang seperti ini hanya karna memikirkan kondisi fa'al saat bertemu dengan ayah nya nnti,dan bingung karna ketidak ada nya fa'al bersama dgn adeeva.


Pasti pak bara kecewa sekali pada sikap adeeva yang begitu


"ayah mau kamu telpon fa'al sekarang juga,terus kamu minta maaf juga pada ayah dan ibu nya fa'al,dia itu teman nya ayah lo"ucap ayah sambil memberikan henphone milik nya


"Adeeva sekarang,ayo cepat telpon"ucap ayah nya


Adeeva tidak punya pilihan lain,akhirnya ia pun menelpon nomor kak fa'al dengan menggunakan hp nya


Berdering "Drett drett"


(Fa'al)"Hallo,assalamualaikum adev"ucap nya


(Adeeva)"Waaikumsalam kak,maaf ganggu"ucap adeeva


(Fa'al) "Engga sama sekali ko,ada apa memang nya?"


(Adeeva) "Hum...sebentar kak" adeeva langsung menjauhkan henphone nya dari telinga nya


"Ayah jangan disini,nnti adeeva malu mau ngomong nya,nnti adeeva bakal ngomong ko"ucap adeeva pada ayah nya

__ADS_1


"Yasudah,awas ya"ucap ayah sambil pergi dari kamar adeeva


(Adeeva) "Hum..maaf kak,tadi ada ayah,jadi sebener nya adeeva cuman mau minta maaf aja si sama kak fa'al"


(Fa'al) "Loh minta maaf kenapa?"


(Adeeva) "Adeeva ga bisa ikut kebandung,pasti om bara kesel banget deh sama adeeva"ucap adeeva tak enak hati


(Fa'al) "Hhh,apaan si dev,ayah ga ada marah sama kamu,paling tadi cuman nanya aja,terus kata ayah kamu kapan mau nginep disini,cuman gitu aja si"ucap fa'al


(Adeeva) "Hehe,gitu ya,kak fa'al kapan pulang kesini,...um,tap-tapii kalo kak fa'al mau disana sampe tiga,empat atau satu minggu pun gpp ko kak"ucap adeeva dengan cepat


(Fa'al) "Mungkin sore ini juga saya akan kembali kesana lagi"ucap nya


(Adeeva) "Ooohhh,hum...kak fa'al mau dibuatin makan apa,biar sekalian ade masakin"ucap adeeva


(Fa'al) "Nanti malam saya mau ngajak kamu keluar,kita cari makan,ada suatu hal juga yang ingin saya sampaikan"ucap fa'al


adeeva diam beberapa menit dan bertanya tanya dalam hati "Hal apa yang mau dibicarakan"


(Fa'al) "Dev,kenapa diam?kamu ga bisa ya?"ucap fa'al


(Adeeva) "eeehh engga engga,ak-eh saya bisa ko kak,emang ada hal apa yang pengen kak fa'al bicarakan?"


(Fa'al) "Penting,kamu gausah mikirin,saya tau kamu kepikiran kan,ini masalah saya,kamu ga usah repot mikirin hehe"ucap fa'al sambil tertawa kecil diakhir ucapan nya


(Adeeva) "iiii,iya udah deh,adeeva mau sholat dulu ya kak,udah azan soalnya,kak fa'al juga jangan lupa sholat,terus makan"


(Fa'al) "Siap bu hehe,ade mau nitip sesuatu?"tanya fa'al


(Adeeva) "Ehh engga deh,yaudah dah kak fa'al,assalamualaikum"


(Fa'al) "Waaikumsalam wr wb"

__ADS_1


__ADS_2