
Selepas makan dari restoran Ne Zha menyuruh anak kecil tadi pulang terlebih dahulu barulah bisa melanjutkan pekerjaannya menjadi pemandu Ne Zha di desa ini. Selama anak itu pulang Ne Zha akan berada di toko Surga Celaka.
"Tuan muda berjalan-jalan?" sapa Kacang tua saat melihat Ne Zha masuk kedlam tokonya.
Ne Zha mengangguk ringan, segera Ne Zha menanyakan barang yang dimintanya pada Kacang tua.
"Seluruhnya sudah aku temukan, hanya tinggal membuat mereka meiliki umur yang tua sehingga tuan muda bisa meramunya segera," jawab kacang tua penuh semangat.
"Baiklah, ada satu hal yang mau kutanyaka padamu," kata Ne Zha, segera dia bertanya tentang peraturan Pertarungan Keajaiban yang baru diubah lagi oleh Akademi Naga dan Phoenix.
Kacang tua sebagai pedagang seharusnya mengetahui informasi seperti ini, karena apapun yang dilakukan Akademi Naga dan Phoenix pasti akan mengguncang Benua Angin Selatan.
Benar saja, Kacang tua membenarkan pertanyaan Ne Zha. Akademi Naga dan Phoenix memang merubah peraturan peserta Pertarungan Keajaiban sesuai yang dibicarakan oleh kultivator yang di restoran.
"Ini kabar baik juga untukmu, karena aku akan membuat Pil Dewa segera," kata Ne Zha setelah mengkonfirmasi kebenaran informasi yang dia dapat dari kultivator di restoran.
Wajah kacang tua segera sangat cerah saat mendengar perkataan Ne Zha, sungguh bagaikan mimpi dia akan mendapatkan Pil Dewa yang selalu dia mimpikan.
"Ada yang harus kubantu dalam prosesnya?" tanya Kacang tua mengajukan dirinya, bagaimanapun dia mengetahui bahwa tidaklah mudah menyuling Pil Dewa.
Pil Dewa adalah salah satu pil yang sangat mengerikan, khasiatnya bisa membuat kultivator naik tingkatan tiga hingga empat tingkatan. Misalkan saja kultivator Alam Perak tingkat satu akan naik menjadi Alam Emas tingkat tiga dan jika digunakan oleh kultivator yang berada setengah langkah menuju Alam Dewa maka Pil Dewa akan membantunya menerobos Alam Dewa. Tapi tetap saja kultivator yang menginjakan kaki ke Alam Dewa haruslah menangani Petir Penyucian.
Yang terhebat dari Pil Dewa adalah tidak memiliki efek samping apapun terhadap kultivasi ataupun tubuh kultivator yang mengkosumsinya.
Sayangnya keberadaan Pil Dewa tidaklah diketahui oleh orang banyak di Benua Angin Selatan, hanya tokoh sekuat tiga petapa dan dua orang suci yang kemungkinan besar mengetahui hal tersebut. Kelima orang itu telah hidup ribuan tahun. Pengetahuan mereka tentang dunia kultivator sungguh luas, tapi mereka pun belum tentu mempercayai Pil Dewa karena jika benar ada maka banyak Kultivator Alam Dewa di Benua Angin Selatan.
Ne Zha berniat mengkonsumsi Pil Dewa setelah masuk kedalam Akademi Naga dan Phoenix, kekuatan yang besar sungguh dibutuhkan untuk menjalankan rencana yang diaturnya dengan Han Xiao.
__ADS_1
Tapi kini dia sudah tidak perlu menunggu dan bisa menyuling Pil Dewa dan mengkonsumsinya secepat mungkin, kultivasi Ne Zha kini berada di Alam Emas tingkat empat, dengan bantuan Pil Dewa dia yakin bisa menembus tingkat tujuh tanpa masalah.
Hal yang harus dipikirkan oleh Ne Zha kali ini adalah memasok Qi yang besar untuk membuat Istana Takdir, namun berkat Alam Nirwana Api dia tidak perlu memikirkanya lagi. Buah Neraka juga akan berperan saat membentuk Istana Takdir nanti.
"Kau hanya perlu memasok Qi padaku, menyuling Pil Dewa membutuhkan energi yang besar,'' ucap Ne Zha pada Kacang tua.
"Aku lupa bertanya bagaimana aku memanggilmu?" tanya Ne Zha.
"Kacang Tua sudah cukup bagiku," jawab Kacang tua dengan bangga.
Ne Zha sedikit menggenyit aneh saat mendengar nama panggilan yang dibanggakan oleh Kacang tua, tapi tidak mengomentarinya karena setiap nama pasti memiliki arti bagi sang pemilik.
"Kapan tuan muda akan menyuling Pil Dewa?" tanya Kacang tua penuh semangat.
"Tergantung dirimu, jika bahan sudah siap maka akan kubuat sesegera mungkin," jawab Ne Zha singkat.
"Aku akan segera menyiapkan semuanya dalam dua hari!" seru Kacang tua penuh semangat.
"Terlalu lama,'' ucap Ne Zha, sungguh Ne Zha tidak ingin membuang waktu.
"Tuan muda, bahan yang akan ku tuakan sungguh banyak. Dua hari adalah waktu tercepatku untuk menaikan kualitas merekahingga memenuhi syarat," balas Kacang tua tanpa daya.
Ne Zha menghela napas sebelum mengiyakan waktu dua hari tersebut, tidak ada kebohongan pada mata Kacanng tua itu, Ne Zha memperhitungkan memang dengan kemampuan Kacang tua saat ini waktu dua hari adalah kecepatan terbaiknya. Namun dia tetap berharap bahwa Kacang tua itu bisa menyelesaikan lebih cepat, tapi memang langit memiliki rencananya sendiri.
"Jika begitu maka lebih baik kau secepatnya mengolah barang yang kuminta," ujar Ne Zha.
"Baik, tuan muda jika begitu aku pamit,'' kata Kacang tua lalu melenggang pergi setelah mendapatkan anggukan ringan dari Ne Zha.
__ADS_1
"Apa yang harus kulakukan selama dua hari ini?" batin Ne Zha.
Ne Zha tiba-tiba teringat pada Qin, gadis kecil itu membutuhkan bubuk herbal untuk menempa tubuhnya agar menjadi lebih kuat.
"Sepertinya membuat Bubuk Tubuh Dewa adalah pilihanku saat ini," pikir Ne Zha, kini dia memiliki kegiatan setidaknya saat menunggu bahan dari Kacang tua.
***
Ren Yanyu yang mengetahui bahwa keua Abangnya berpetualang untuk mencari sesuatu yang mereka sebut Pedang Lima Elemen sebelumnya berontak dan bersikeras ingin mengikuti dua Abangnya, sulit untuk membujuk Ren Yanyu agar enetap di Istana Kekaisaran dan tidak mengikuti dua Abangnya.
Bing Xing mengetahui bahwa tempat yang akan dituju dua pemuda itu sangat berbahaya ikut membujuk Ren Yanyu, saat itu Bing Xing mengatakan Ren Yanyu harus berkultivasi agar menjadi lebih kuat dan baru bisa mengikuti dua Abangnya berpetualang di tempat yang berbahaya.
Bujukan Bing Xing ternyata berhasil membuat Ren Yanyu tenang.
"Aku harus jadi kuat!" batin Ren Yanyu dengan tegas.
Tak satu menitpun Ren Yanyu membuang waktunya untuk hal yang tidak perlu, gadis kecil itu selalu berlatih dengan sangat keras. Siang dan malam.
Hingga dalam tiga hari dari Han Xiao diketahui pergi dari Istana Kekaisaran, latihan tak kenal lelah Ren Yanyu menarik perhatian Kaisar Yang Qian. Sang Kaisar bisa melihat potensi mengerikan dari Ren Yanyu, belum lagi dia sangat terkejut saat memeriksa Roh Beladiri Ren Yanyu dan mendapati bahwa gadis kecil itu memiliki Roh Beladiri legendaris yaitu Roh Beladiri Phoenix.
Dengan itu Kaisar Yang Qian melatih secara pribadi untuk Ren Yanyu, tentu saja Ren Yanyu tidak menolak. Gadis itu sangat pintar, mengingat Kaisar Yang Qian adalah Kaisar terkuat dari Enam Kaisar tentu Ren Yanyu tidak akan menolaknya. Bahkan merasa bersyukur.
***
**Bacotan Pengetik :
Hey yo!!! inilah Crazy Update yang disponsori Album baru Blackpink!!!
__ADS_1
Bonus Update : 05/18**