Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab189. Situasi Medan Perang


__ADS_3

BOOOOOM!!!


BAAAAAM!!!


DUAAARR!!!


BLAAARRR!!!


Berbagai bunyi ledakan, aduan senjata, dan benturan Ilmu Sihir memenuhi pesisir pantai yang dulunya adalah tempat terindah di Kekaisaran Yang, pantai ini bernama Pantai Selatan yang dikenal sebagai tempat bersemayam Dewi Ular sang Binatang Roh tingkat 11. Namun sejauh ini tidak pernah ada yang melihatnya, karena binatang Roh paling kuat saat ini saja hanyalah pada tingkat 10, dan itupun hanya bisa dihitung oleh sebelah tangan di Benua Angin Selatan.


Pantai Selatan yang indah kini telah menjadi sangat menakutkan, darah berceceran dimana-mana membuat pasir putih menjadi merah pekat.


Orang-orang disana saling menyerang menggunakan keterampilan mereka, baik menggunakan senjata ataupun tangan kosong dengan bantuan Ilmu Sihir yang merek kuasai.


Jauh diatas awan kini ada sembilan manusia dan dua Binatang Roh berbentuk Panda dan Rubah melawan lima sosok bersayap dan empat sosok orang yang sekujur tubuhnya dipenuhi pola seperti tattoo.


Pertarungan yang mereka lakukan akan menguncang bumi jika dilakukan di daratan, itu karena mereka bertarung jauh diatas langit, namun gelombang kejut yang dihasilkan masih berhasil sesekali membuat tanah berguncang hebat.


Kaisar Yang Qian, Fu Daiyu, Petapa Gila, Petapa Api, Petapa Sitar, Bunga Suci, Kegelapan Suci, Presiden Wanpi dan Presiden Mu kini tengah dengan sengit melawan musuh Benua Angin Selatan, yaitu Ras Sayap dan Ras Pola Hantu.


Kaisar Yang Qian bekerjasama dengan Petapa Gila melawan kultivator Alam Dewa dari Ras Sayap, Petapa Api dan Petapa Sitar juga berhadapan dengan satu kultivator Alam Dewa dari Ras Sayap. Sedangkan Fu Daiyu, Presiden Wanpi, Presiden Mu serta dua orang Suci dan dua Binatang Roh masing-masing melawan satu kultivator Alam Dewa dari Ras Pola Hantu dan Ras Sayap.


BOOOOM!!!


Presiden Wanpi terpental mundur, begitu juga lawannya yang merupakan salah satu dari Ras Sayap, kultivator Ras Sayap itu adalah wanita, kulitnya merah esentrik. Sayap merahnya membuat penampilannya semakin berapi-api, matanya menatap penuh amarah pada Presiden Wanpi.

__ADS_1


Tidak pernah dia, Pemimpin dari Ras Sayap harus terlempar dan mengalami luka dalam pertukaran singkat seperti sebelumnya, "Kau memiliki kemampuan, baguslah. Dengan begitu aku akan bersenang-senang," ujar Pemimpin Ras Sayap seraya tertawa nyaring.


Tiba-tiba tubuhnya menyala terang, sayapnya yang awalnya  memiliki bulu, kini rontok semua dan menyisakan sebuah sayap kulit seperti sayap kelelawar.


"Memasuki keadaan Istimewa?" Presiden Wanpi mengerutkan dahinya, jelas dia mengetahui tentang Ras Sayap.


Jika Ras Sayap menggunakan Keadaan Istimewa, kekuatannya akan berkali-kali lebih kuat, kecepatannya meningkat lebi tinggi juga, tapi tidak ada rasa takut sedikitpun pada mata Presiden Wanpi, justru sebuah senyum terulas indah pada sudut bibir Presiden Wanpi.


"Aku akan menemanimu bersenang-senang, sebelum ajal menjemputmu," ujar Presiden Wanpi lalu sebuah api berkobar dalam tubuhnya dan menyeruak keluar dari seluruh meridiannya hingga menyatu dengan kulitnya.


Kini Presiden Wanpi sungguh terlihat seperti sebuah lampu berjalan, tubuhnya sangatlah bersinar terang.



(Ya gini lah ilustrasinya, tapi Feng Wanpi ga nyantuy ngopi, lagi perang.)


Belum sempat wanita itu mengeluarkan suaranya, Presiden Wanpi sudah mulai menyerangnya dengan ganas.


Disisi lain pertarungan Kaisar Yang Qian dengan Petapa Gila melawan kultivator Ras Sayap lebih sengit karena perbedaan kekuatan mereka sangatlah jauh, awalnya pria dari Ras Sayap itu meremehkan Kaisar Yang Qian dan Petapa Gila karena baginya yang memiliki kultivasi Alam Dewa, melawan dua Alam Inti Kosong akan semudah membalikan tangan.


Namun keadaan berkata lain, kekuatan Kaisar Yang Qian sendiri tidak bisa dianggap remeh karena sanggup menahan serangan terkuatnya, belum lagi regenerasi Kaisar Yang Qian sangatlah mengerikan, sebelumnya pria Ras Sayap itu berhasil membuat lubang besar pada dada Kaisar Yang Qian. Tapi dalam sekejap lubang itu mulai tertutup dan menjadi mulus lagi seperti sebelumnya tidak pernah terluka.


Ditambah dengan Petapa Gila, kini pertarungan mereka berimbang, hanya membutuhkan kesempatan untuk mereka saling melayangkan serangan telak agar bisa membunuh dalam sekejap.


Keadaan Petapa Sitar dan Petapa Api juga bisa dibilang sangat baik karena dengan kombinasi mereka, pria dari Ras Pola Hantu berhasil ditekan, mereka berdua kini tengah menyerbu terus menerus agar bisa membunuh pria tersebut.

__ADS_1


Yang tidak menguntungkan adalah pertarungan dua Binatang Roh yang melawan ahli dari Ras Sayap dan Ras Pola Hantu, walaupun mereka tidak terluka sedikitpun dan justru ahli dari dua Ras yang terluka, tapi kini dua Binatang Roh itu tengah ditekan, sebagai Binatang Roh, mereka memiliki pertahanan tinggi. Jadi bukan hal aneh jika mereka tidak terluka sedikitpun.


Sejauh ini alur perang tengah berada pada pihak Benua Angin Selatan, dibawah juga perang yang dilakukan oleh kultivator Alam Roh kebawah didominasi oleh pasukan dari Benua Angin Selatan, para kultivator itu berasal dari tiga aliran, Putih, Netral dan HItam. Walau mereka sering berselisih, tapi mereka akan bersatu melawan musuh dari Benua lain yang menginginkan Benua Mereka.


Ada sekelompok orang berpakaian jubah bangsawan, biarpun mereka menggunakan jubah bangsawan, tapi cara bertarung mereka membuat sebagian orang bergidik ngeri karena mereka menggunakan racun untuk menyerang, mereka adalah keluarga Bangsawan She yang bergabung dengan beberapa sekte racun lainnya.


Racun yang dimiliki oleh Bangsawan She sungguh mengerikan, bahkan membuat ahli racun dari sekte besar bergidik ngeri.


Pada garis depan ada pasukan Kekaisaran, mereka terlihat sangat gagah berani saat melawan Ras asing yang memasuki Benua Angin Selatan.


Pria yang merupakan pemimpin Ras Pola Hantu berdecak kesal ketika melihat pertarungan kini tengah didominasi oleh pasukan Benua Angin Selatan.


"Mo Moshi!" seru pemimpin Pola Hantu.


"Ya, Ayah!" Seorang pemuda berkulit pucat yang sekujur tubuhnya dipenuhi oleh pola berwarna ungu mendekati pemimpin Ras Pola Hantu.


"Pimpin para jenius untuk mengubah arus pertarungan kecil dibawah," titah pemimpin Ras Pola Hantu.


Pemuda itu mengangguk, segera dia berpamitan untuk langsung memimpin para Jenius Benua Api Barat bergabung dalam pertempuran kecil yang disebut ayahnya. Ya, Mo Moshi adalah putra dari Mo Yanjing pemimpin Ras Pola Hantu.


Bakat Mo Moshi sungguh mengerikan, dia kini memiliki umur dua puluh dua tahun, namun sudah berhasil memasuki Alam Roh, Mo Moshi berhasil membuat rekor menjadi kultivator Alam Roh termuda, ada kemungkinan juga dia akan menjadi kultivator Alam Roh dalam umur tiga puluhan yang berarti dia juga akan menjadi kultivator Alam Inti Kosong termuda sepanjang sejarah empat Benua.


Disekitar Benua Angin Selatan, terdapat empat benua lain, yaitu Benua Air Utara, Benua Tanah Timur, Benua Api Barat dan Benua Kayu Tengah. Semuanya dalam posisi melingkar mengelilingi Benua Kayu Tengah.


Benua Kayu Tengah adalah yang terkuat dari empat Benua lainnya, mereka memiliki jenius-jenius yang sangat mengerikan, orang seperti Mo Moshi ada banyak di Benua Kayu Tengah, namun mereka tidak pernah ikut campur dalam masalah Benua lain, mereka selalu berada pada pihak yang netral.

__ADS_1


***


Update Mingguan : 07/14


__ADS_2