
"Aku kenal suara ini!" Xiao Jiang berkata seraya belari menuju arah suara tadi.
Dahi Han Xiao mengerut ketika Xiao Jiang bereaksi seperti itu.
"Ah itu adalah Patriark lama Klan Xiao!" Han Xiao menjentikan jarinya seraya memasang wajah menang karena seperti berhasil menebak.
"Ayo kesana," ujar Ne Zha lalu mengejar perginya Xiao Jiang.
Han Xiao berjalan santai untuk mengikuti Ne Zha, dia tidak terlalu khawatir atau penasaran dengan Patriark lama dari Klan Xiao tersebut.
Xiao Jiang sampai pada sebuah ruangan yang tak jauh dari portal, ketika membuka pintu tersebut, mata gadis itu langsung bersirobok dengan sosok pria paruh baya yang tengah dirantai seluruh tubuhnya, hanya menyisakan kepala saja. Tubuh pria paruh baya itu dililit penuh oleh rantai berwarna merah.
"Jangan sentuh itu!" pria paruh baya itu adalah Patriark lama Klan Xiao. Xiao Qi.
Xiao Jiang segera menghindar dari rantai yang hendak disentuh olehnya tadi, dia mengerutkan dahi lalu bertanya ada apa dengan rantai merah tersebut.
"Rantai ini disebut Rantai Neraka, dia menghisap Qi serta kekuatan dalam tubuh," ujar Xiao Qi.
"Benar apa yang dikatakan oleh Patriark Qi." Ne Zha berkata ketika dia sampai di ruangan tersebut, di belakangnya ada Han Xiao, Feng Jin dan Xiao Wushuang yang berjalan santai.
"Jiang, Wushuang? Itu benar kalian?" Xiao Qi bertanya untuk memastikan, sudah cukup lama dirinya tida bertemu dengan kedua cucu perempuannya ini. Dia hanya mengenal rambut dua gadis tersebut.
"Iya kakek, ini kami," jawab Xia Jiang.
Bukan rasa senang yang didapat oleh Xiao Qi, justru pria itu semakin khawatir.
"Kenapa kalian kemari! Pergilah sebelum Raja Iblis semuanya datang!" pekik Xiao Qi penuh khawatir.
Xiao Jiang tersenyum kecil ketika melihat kekhawatiran yang ada pada mata kakeknya tersebut.
"Jaga khawatir kek, bahkan aku percaya jika sembilan Raja Iblis itu datang kemari, mereka aka segera mati." Xiao Jiang terkekeh menanggapi.
__ADS_1
Crack...
Prang...
"Jangan banyak bicara, ayo pergi dari tempat ini." Han Xiao dengan mudah menghancurkan Rantai Neraka lalu tersenyum lebar pada Xiao Qi.
Xiao Qi membeku diam, dia sungguh terkejut dengan pemua yang bisa menghancurkan Rantai Neraka seolah itu adalah roti kering yang melilit. Xiao Qi mengetahui bahkan dua Raja Siluman bergandengan tangan akan kesulitan menghancurkan Rantai Neraka seperti yang dilakukan oleh pemuda dihadapannya ini.
"Si... Siapa kau?!" Xiao Qi memekik penuh waspada.
Han Xia menggaruk pipinya ketika melihat ekspresi Patriark lama Klan Xiao tersebut seolah bertemu hantu.
"Dia adalah ana dari Bibi Zi Yao." Xia Jiang yang menjawab kali ini.
Tatapan Xiao Qi segera berubah, kini tidak dipenuhi ketakutan justru terlihat lebih normal dibandingkan sebelumnya.
"Pantas saja kekuatanmu seperti itu, kau memang patas menyandang sebaga anak dari Zi Yao." Pandangan Xiao Qi jatuh pada Ne Zha. "Kau pasti Xiao Nezha?"
Xiao Qi tidak menyanggah atau mengatakan apapun, jelas dia mengetahui beberapa hal tentang dua pemuda dihadapannya ini, Xiao Qi haya mengangguk ringan untuk menanggapi.
"Kalian datang kemar untuk menyelamatkan ku?" tanya Xiao Qi.
"Tidak, kami kemari unuk meyerbrang ke Benua Angin Selatan lewat portal. Ya menyelamatkan Patriark lama bisa dianggap sampingan," ceplos Han Xiao ringan.
"Kenapa kalian ingin ke Benua Angin Selatan?" tanya Xiao Qi bingung.
"Benua Angin Selatan kini Tenga diserang oleh sembilan Raja Iblis, haya portal itulah satu-satunya akses untuk sampai ke Benua Angin Selatan dengan cepat," sahut Han Xiao.
Ekspresi wajah Xiao Qi menjadi sangat buruk, "Kau terlalu gegabah nak," ujar Xiao Qi.
Han Xiao mengerutkan dahinya ketika mendengar ujaran dari Xiao Qi.
__ADS_1
"Maksudmu?" Han Xiao bertanya heran.
"Aku dikurung dan dililit oleh Rantai Neraka digunakan untuk memberikan daya pada portal tersebut, karena kau menghancurkan Rantau Neraka. Sudah pasti portal itu tertutup!" jelas Xiao Qi dengan gersah.
Ekspresi Han Xiao langsung berubah tercengang, sedangkan Ne Zha, Feng Jin, Xiao Jiang dan Xiao Wushuang menatap Han Xiao datar.
Selang beberapa detik Han Xiao tertawa kering seraya menggaruk kepalanya.
"Niatku baik ingin melepaskan Patriark Qi dari Rantai Neraka, tapi siapa tau dia adalah pusat dari topangan portal tersebut." Han Xiao berkata seraya menggaruk kepalanya seolah tidak berdosa.
"Niat baikmu kali ini berdampak buruk, lalu bagaimana kita ke Benua Angin Selatan dengan cepat?! Bahkan menggunakan Kuai You Shengqi akan membutuhkan waktu dua belas hari, siapa yang tahu apa yang terjadi di Benua Angin Selatan selama dua belas hari itu!" ketus Xiao Jiang menyalahkan Han Xiao.
"Sudah kubilang, aku hanya berniat melepaskan Patriark Qi dari Rantai Neraka! Kenapa kau justru marah padaku? Aku juga tidak kalah khawatir dibandingkan denganmu!" cerocos Han Xiao balik.
Buka bohong yang dikatakan oleh Han Xiao, dia sedang sangat khawatir dengan keadaan teman dan saudara saudarinya di Benua Angin Selatan. Belum lagi kini Xian Chin tengah tertekan dibawah serangan sembilan puluh sembilan Kaisar Dunia lainnya. Beban pada pikiran serta hatinya sungguh berat, belum lagi Bing Xing yang kini di Alam Abadi entah bagaimana kabarnya, dia sungguh ingin bergegas membantai para Iblis dan bertemu dengan Xian Chin. Hanya dengan begitu dia bisa mudah bertemu Bing Xing.
"Sudahlah, jangan berdebat. Portal sudah tertutup, tidak ada jalan lain. Kita akan melewati jalur Laut untuk sampai di Benua Angin Selatan, aku percaya dalam dua belas hari, Benua Angin Selatan belum tentu rata. Jangan melupakan keberadaan lima tempat paling berbahaya, kalian mungkin tidak mengetahuinya. Tapi pada lima tempat itu terdapat hal yang sangat mengerikan. Dan paling penting adalah lima hal itu melindungi Benua Angin Selatan." Ne Zha angkat suara untuk melerai perdebatan Han Xiao dan Xiao Jiang, dia sudah memperhitungkan berbagai cara dan taktik untuk Benua Angin Selatan.
Dia juga sudah pernah datang ke Jurang Kejahatan, disana terdapat pasukan Mayat Hidup, itu adalah salah satu dari bagian Delapan Kekuatan Jahat yang diturunkan untuk Han Xiao. Ne Zha yakin pada Jurang Kejahatan terdapat sosok yang mengendalikan para Mayat Hidup tersebut.
Han Xiao segera menjadi sedikit tenang ketika mengingat lima tempat paling berbahaya dari Benua Angin Selatan, dia menatap Ne Zha dengan segera.
"Keluarkan Kuai You Shengqi, aku akan menambahkan Rune agar menjadi lebih cepat. Kita ambil resiko, dengan tambahan Rune ini setidaknya kecepatan Kuai You Shengqi akan meledak hingga tiga kali lipat dari sebelumnya," ujar Han Xiao dengan wajah penuh tidak sabaran.
"Kau serius?" Xiao Jiang bertanya dengan penasaran.
***
Update Mingguan : 14/14
Update Merdeka : 17/75
__ADS_1