
Usaha Ne Zha dan tim tidak sia-sia, memang benar. Sekuat apapun musuh yang berasal dari Alam Langit itu, mereka berhasil ditekan oleh tingkatan yang lebih tinggi lagi.
Feng Jin dan Xian Xuenai berhasil menghancurkan dua Tower masing-masing, kini tersisa tiga Tower akhir, setelah itu mereka akan segera menghancurkan Markas musuh. Dengan begitu mereka akan meraih kemenangan.
Ne Zha sendiri sudah menghancurkan Tower pada jalur Phoenix sendirian, tidak lupa dia membersihkan seluruh Monster yang ada di hutan musuh. Ne Zha memimpin dengan tingkat tertinggi di pertarungan tersebut. Ini bahkan tidak bisa disebut pertarungan, melainkan pembantaian!
Dengan mudah Ne Zha membunuh bahkan tiga orang yang menyergapnya, dominasi itu terus berjalan hingga Ne Zha menghancurka Tower terakhir musuh, kini hanya tersisa Markas saja!
"Ayo semua serang!" Ne Zha berseru rendah seraya mengangkat pedangnya, dia bersama Feng Jin, Su Lihwa, Xian Xuenai dan Qin tidak segan langsung menyerang Markas musuh, dalam hitungan detik Markas musuh langsung hancur bahkan sebelum musuh sempat bereaksi.
Ketika markas hancur, Ne Zha dan lainnya langsung dipindahkan pada ruangan sebelumnya. Kembali dipertemukan dengan pria berotot sebelumnya.
"Hahaha! Kalian memang luar biasa! Hanya lima menit dan sudah kembali ke sini." Pria itu tertawa puas.
Pada detik berikutnya, muncul Han Xiao dengan tim nya, seringgai penuh kepuasan tercetak pada wajah Han Xiao.
"Mereka sangat kuat, tapi belum cukup untuk menghadapi ahli dalam permainan seperti ini, hahaha!" Han Xiao tertawa lantang sangat puas.
"Pertarungan berikutnya dimulai satu menit, siapkan diri kalian. Terdapat beberapa Rune lain di sini, kalian hanya bisa memilih satu." Pria berotot itu menunjukan kembali beberapa Rune seperti sebelumnya.
"Mana dari mereka Rune yang menambah Qi?" tanya Ne Zha, dia selalu terkena masalah dalam Qi yang terbatas.
Pria kekar tersebut memberikan Rune berwarna biru pada Ne Zha, "Ini Rune Pengisian Qi, kegunaannya persis seperti yang kau butuhkan."
Semua mengambil Rune Pengisian Qi seperti Ne Zha, ternyata itu bukan masalah Ne Zha sendiri, penggunaan Qi yang terbatas sungguh membuat mereka sulit bergerak bebas mengeluarkan Jurus. Setelah semua mengambil Rune, waktu satu menit telah terlewati, semuanya kembali dibawa menuju arena pertarungan.
***
__ADS_1
"Semua berkumpul di jalur tengah, instingku mengatakan setidaknya ada tiga orang di jalur tengah, kita lakukan cara sebelumnya." Han Xiao segera memimpin semuanya ke jalur tengah.
Sesampainya mereka semua di jalur tengah, Han Xiao maju sendirian dan memberi aba-aba untuk diam pada tim nya dibawah Tower seraya menunggu musuh datang.
Benar saja, tiga orang muncul secara bersamaan, mereka langsung melancarkan serangan pada Han Xiao dan mengejar Han Xiao tanpa melihat ada empat orang lain dibawah Tower Han Xiao.
Han Xiao tertawa lantang ketika melihat ketiga musuhnya terus mengejar dirinya, dia membalikan tubuhnya dan menaruh kedua tangan di telinga serta menjulurkan lidah memberikan pose mengejek.
"Sekarang!" Han Xiao berteriak seraya mengeluarkan Rune Naga Api, begitu juga dengan Bing Xing dan lainnya, mereka mengeluarkan Runa Naga Api dan melepaskannya ke arah tiga musuh mereka.
Lima Naga Api melesat keluar dari Rune, kelimanya telak mengenai ketiga musuh, karena tingkat musuh masih paling rendah, pertahanan mereka juga menjadi sangat rendah. Dalam serangan lima Rune Naga Api, mereka langsung mati telak tanpa bisa melawan.
"Hahaha! Mati kalian! Ayo segera berpisah, formasi dua dua satu!" Han Xiao tertawa puas, dia segera berjalan menuju jalur Naga untuk memburu musuh berikutnya sendirian.
Dengan membunuh tiga musuh tadi, mereka semua naik ke tingkat dua, Han Xiao tidak membuang waktu dan langsung mengincar musuh lainnya selagi mereka masih memiliki tingkat rendah.
"Kejutan!" Han Xiao muncul secara tiba-tiba dari hutan dan mengejutkan musuh dengan Tinju Penghancur Langit.
"Wah kalian tipe serius ya? Baguslah," kekeh Han Xiao seraya menarik Pedang Delapan Kejahatan.
"Tebasan Kematian!" Han Xiao berseru rendah seraya menebaskan Pedang Delapan Kejahatan ke arah kedua musuhnya.
Telat bereaksi sedikit saja, kedua orang tersebut langsung dipotong menjadi dua oleh Han Xiao. Senyum Han Xiao semakin melebar, segera dia bergerak membunuh Prajurit musuh. Di sisi lain, Bing Xing dan Qian Du berhasil menghancurkan Tower jalur tengah, disusul oleh Yan Zhong dan Gouyu yang menghancurkan Tower jalur Phoenix. Han Xiao tentu tidak ingin kalah, dia juga menghancurkan Tower jalur Naga dengan sedikit usaha yang sulit karena datang kembali dua orang yang sebelumnya berada di jalur tengah.
"Wah kalian ingin bermain? Baiklah ayo aku temani." Han Xiao terkekeh ringan, kembali dia angkat Pedang Delapan Kejahatan.
"Oh sial!" Han Xiao mengumpat saat melihat kedua orang itu melepaskan Rune Naga secara bersamaan, bukan itu yang membuat Han Xiao mengumpat, melainkan terdapat tiga orang lainnya yang bersembunyi di Hutan juga melepaskan Rune Naga ke arahnya.
__ADS_1
BAAAAAM!!!
Kelima Naga Api menghantam Han Xiao, asap serta debu bertebaran kemana-mana.
"Mati kau sialan!" pekik salah satu pria yang merupakan tim musuh.
"Dia mati! Ayo cepat, setidaknya memakan waktu tiga puluh napas hingga dia hidup kembali dan butuh waktu enam puluh napas untuk dia datang kemari dari Markas! Ayo hancurkan seluruh Tower di jalur Naga." Pria berjubah ungu memberikan perintah pada seluruh tim nya untuk langsung menghancurkan Tower.
Segera saja kelima orangĀ itu berkumpul dan hendak menghancurkan Tower. Namun, segera semuanya terhempas mundur oleh sebuah hantaman keras yang mendarat pada mereka.
"Tebasan Kematian!" Sebuah seruan serentak membuat mereka membelalak.
Pada tarikan napas berikutnya, muncul Han Xiao di hadapan kelima orang yang terhempas tersebut. Tebasan Kematian Han Xiao secara telak mengenai kelima orang tersebut.
Tidak hanya sekali, Han Xiao melepaskan tiga kali Tebasan Kematian pada musuh, setelah tiga tebasan tersebut, kelima musuh langsung mati dengan tubuh yang menjadi dua bagian masing-masing.
"PENTAKILL!!!" Han Xiao berteriak lantang seraya menumbangkan tubuhnya yang kelelahan setelah menguras semua Qi hingga habis.
Han Xiao menyalakan Rune Utama, dalam lima detik segera dia kembali dibawah ke Markas, secara perlahan Qi serta keadaan tubuhnya diperbaiki.
"Terus serang Tower, mereka mati semua! Hahaha, Qian Du pasang jebakan racun pada belakang Tower terakhir." Han Xiao mengatur rencana secepat mungkin untuk menekan musuh.
Han Xiao tentu tidak berpuas diri, dia berlari ke Hutan untuk membunuh Monster dan meningkatkan kekuatannya lagi, tetapi bukan Hutan timnya, melainkan Hutan tim musuh.
***
Bacotan Pengetik :
__ADS_1
Sebenernya udah mager update disini, akan update tapi ya seenak jidat Pengetik aja, kalo nunggu lanjutan, bisa di W3bnovel.
Update seenak jidat : 02/10