
Petualangan Han Xiao bersama Su Lihwa dan Yang Shui teah dimulai, mereka bertiga memasuki dunia bawah air yang berada di lautan.
Yang Shui bisa merasakan ada harta yang sangat luar biasa di Laut selatan ini, pengalaman hidupnya sudah sangat kaya, bahkan melebihi Xian Xuenai, tidak heran Yang Shui bisa mendeteksi Harta dari kejauhan.
"Kemungkinan Harta yang kita temukan berunsur Air," ucap Yang Shui menggunakan telepati di tengah perjalanan mereka.
"Apapun itu, selagi berguna maka kita ambil," sahut Han Xiao.
Sebelumnya mereka hendak mencari Fan Meirong, tetapi saat melihat bahwa pergerakan Fan Meirong terus menuju Selatan, Han Xiao memilih untuk mengambil Harta yang dimaksud Yang Shui terlebih dahulu.
Laut Selatan ini sungguh dalam bukan main, Han Xiao memperkirakan mereka sudah menyelam hingga berbulan-bulan, tetapi tidak menemukan dasar.
Menyelam selama ini tentu tidak akan menjadi masalah bagi Kultivator setingkat Han Xiao, Yang Shui dan Su Lihwa, ketika mencapai Alam Dewa Sejati, tubuh dirubah seluruhnya menjadi bisa bernapas dan beradaptasi. Ketika menyelam, maka akan bernapas layaknya ikan.
Tentu saja perjalanan mereka tidak mulus, terjadi bentrokan berkali-kali dengan Monster Laut, sedikit merepotkan bagi Han Xiao, terutama Su Lihwa karena kekuatannya adalah Unsur Api. Yang Shui sendiri sangat mudah karena wujud sejatinya adalah Kura-Kura Hitam.
Seperti saat ini, Han Xiao, Su Lihwa dan Yang Shui baru saja selesai menghabisi Monster tingkat 20 tanpa masalah berarti. Namun, dengan sisa pertarungan mereka tadi ditambah dengan banyaknya darah yang keluar dari Monster tersebut. Mengundang lebih banyak lagi Monster, inilah merepotkannya bertarung di Air.
"Sialan dia datang!" Han Xiao mengumpat saat merasakan aura dari Monster tingkat 22 yang sebelumnya mengejar Xian Xuenai.
"Dia siapa Han?" Yang Shui melihat wajah cemas Han Xiao segera heran.
"Tidak ada waktu! Ayo berenang lebih dalam." Han Xiao berenang dengan sangat panik kebawah, dia dalam hati mengutuk Xian Xuenai. Katanya Monster itu tidak akan mengejarnya, tapi nyatanya sampai sekarang dia masih dikejar.
Yang Shui bingung, tetapi tidak urung dia mengikuti Han Xiao untuk berenang lebih dalam bersama Si Lihwa.
Han Xiao sudah tidak tahu berapa lama mereka berenang, saat sampai di kedalaman tertentu Han Xiao menghentikan gerakannya, begitu juga dengan Yang Shui dan Su Lihwa. Keduanya segera bertanya alasan Han Xiao berenang dengan sangat gila.
Xian Xuenai muncul di samping Han Xiao pada saat itu juga, gadis itu melemparkan senyum cemerlang.
"Didalam sana ada Monster tingkat 22 juga! Kita bisa mengadu mereka!" Xian Xuenai berkata dengan penuh semangat.
__ADS_1
Ekspresi Han Xiao juga ikut terang, biasanya para Monster ini akan saling serang jika salah satu dari mereka menerobos paksa perbatasan wilayah. Sekarang Monster tingkat 22 yang mengejar Xian Xuenai dengan paksa memasuki daerah ini. Sudah dipastikan jika bertemu dengan Monster tingkat 22 yang berkuasa di lautan ini. Pasti keduanya bertarung.
Pada saat itu, Han Xiao dan serta lainnya akan menjadi nelayan yang menjaring ketika dua ikan bertarung.
"Ayo berenang semakin dalam! Monster sialan itu sudah merasakan keberadaan ku. Kecepatannya meningkat!" Xian Xuenai segera memimpin jalan untuk berenang lebih dalam.
"Harta yang kau maksud mungkin dijaga oleh Monster tingkat 22 ini, aku heran apakah kau tidak merasakannya atau tidak memberitahu kami." Han Xiao menatap Yang Shui, mereka berenang kemari karena Yang Shui merasakan Harta yang sangat kuat di sini.
Yang Shui tersenyum, "Aku baru merasakannya, jujur saja persepsiku sangat kurang jika dibandingkan dengan Xian Xuenai."
Han Xiao menggelengkan kepalanya ringan, ketiganya terus berenang mengikuti Xian Xuenai menuju palung, hingga menemukan sebuah gua setelah berenang hampir dua tahun.
Gua yang mereka temui kali ini sungguh luar biasa, itu persis seperti gua yang Han Xiao dan Ne Zha temukan di Alam Semesta Air. Hanya saja dalam ukuran dan penampilan, gua ini memberikan kesan yang lebih megah dan luar biasa luhur.
Pandangan Han Xiao mengedar kesana kemari, dia melihat gambar-gambar yang terdapat pada dinding gua, alis Han Xiao mengerut saat melihat Ikan yang melompat, lalu berubah menjadi Manusia, ini bukan hal aneh. Namun, kenapa digambar di tempat ini?
"Evolusi Ras, apakah mungkin?" Han Xiao berkata dengan lirih.
"Itu." Han Xiao menunjuk gambar Ikan yang melompat dan menjadi manusia.
Xian Xuenai mengikuti telunjuk Han Xiao dengan pandangannya, alisnya terlihat mengerut serta ekspresinya menjadi heran, "Itu apa?"
"Gambar ikan yang menjadi manusia itu, apa lagi?" Han Xiao kembali menunjuk gambar tersebut.
Xian Xuenai menggelengkan kepalanya ringan, "Kau terlalu banyak makan Tendon Ras Jijian." Gadis itu berkata sebelum melenggang pergi.
Kini giliran Han Xiao yang heran, apa maksud perkataan dari Xian Xuenai?
"Hey Xuenai, kau tidak melihat gambar itu?" Han Xiao bertanya untuk memastikan.
"Gambar apa?" Xian Xuenai balik bertanya.
__ADS_1
Han Xiao segera bertanya pada Su Lihwa dan Yang Shui, tetapi reaksi keduanya tetap sama seperti Xian Xuenai, bahkan Han Xiao sampai mengeluarkan Bi Ru dan Juxue untuk melihat gambar yang dia tunjuk. Namun, nihil, keduanya juga tidak melihat apapun.
"Kemungkinan itu hal yang hanya bisa dilihat oleh orang tertentu, ingat di dunia ini banyak sekali hal yang tidak terduga," ucap Xian Xuenai setelah mendapatkan penjelasan dari Han Xiao mengenai dinding tersebut.
Han Xiao akhirnya memilih untuk tidak membahasnya lagi, toh paling-paling itu hanya sebuah hiasan atau gambar dari seseorang yang pernah datang kemari.
Mereka berjalan semakin dalam ke Gua, Xian Xuenai sekarang tidak setegang sebelumnya ketika pertama bertemu Han Xiao.
Xian Xuenai mengetahui di sini adalah sarang Monster tingkat 22, hanya dengan itu sudah cukup untuk menutup auranya. Dia tidak perlu sekhawatir seperti sebelumnya.
"Aneh, penghuni sarang ini tidak muncul. Monster jenis apa dia?" Su Lihwa merujuk kata dia untuk Monster tingkat 22 yang berada di sini.
"Tidak jelas, Monster tingkat 22 harus memunculkan dirinya sendiri jika kita ingin mengetahui wujudnya." Yang Shui angkat suara.
Sllrrrr...
Ratusan sulur besar maju menyerang secara tiba-tiba dari depan mereka, Han Xiao dan lainnya sudah waspada. Sehingga mereka tanggap untuk menahan serangan kejutan ini.
Bam!!!
Han Xiao menghancurkan sulur-sulur yang menyerangnya dalam sekali pukulan.
Yang Shui menebas menggunakan Pedang Sungai Hitam di tangannya.
Su Lihwa membakar seluruh sulur yang menyerangnya dengan Api Hitam miliknya.
"Ini sulur dari sebuah Teratai." Han Xiao mengernyit setelah sulur yang menyerang mereka habis.
"Ini adalah Monster tingkat 22 yang mendominasi di sini." Xian Xuenai memberitahu Han Xiao tentang pengamatannya pada sulur Teratai.
***
__ADS_1
Update Mingguan : 05/14