Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab256. Klan Tanduk Hitam


__ADS_3

BOOOOOM!!!


Sebuah ledakan besar menghalangi jalur Kuai You Shengqi. Ne Zha dengan mendadak menghentikan laju mobilnya.


"Hawa Iblis, mereka mencegat kita. Jumlah mereka juga sangat banyak, ada satu Tetua Iblis di sana," ujar Han Xiao ketika merasakan hawa yang melingkupi Kuai You Shengqi.


Xiao Jiang dan Xiao Wushuang hendak menyerbu keluar dari dalam, tapi pintu masih dikunci oleh Ne Zha.


"Biarkan aku yang menanganinya, mereka datang pada saat yang tepat. Aku butuh tempat pelampiasan saat ini," kata Han Xiao dengan nada yang santai dan riang bahkan ada sepercik nada senang ketika mengatakan hal tersebut.


Xiao Jiang menelan ludahnya, dia duduk diam kembali.


Han Xiao tersenyum lebar kearah para Ras Iblis yang menghadang, "Aku ingin tahu siapa yang menghadang jalan kita." Han Ciao segera keluar dari dalam Kuao You Shengqi.


"Habis sudah mereka," kekeh Feng Jin.


Han Xiao yang turun kini dapat melihat jelas ratusan sosok yang menghadangnya, alis pemuda itu terangkat. Kenapa para Ras Iblis ini berkeliaran dalam jumlah besar seperti ini namun tidak ada yang menyerangnya?


"Hahaha, manusia bodoh cepatlah berlutut pada Tetua! Atau..." Perkataan dari Iblis tersebut menggantung karena kepalanya telah melayang.


"Atau apa?" Han Xiao tersenyum kearah pada Iblis tersebut.


"Melihat dri tanduk kalian, ah kalian pasti Klan Tanduk Hitam, benar?" Han Xiao tersenyum lebar.


Para Iblis membeku sejenak, mereka segera menatap nyalang pada Han Xiao, mereka sungguh marah karena Han Xiao membunuh saudara mereka dihadapan mereka yang kini berjumlah ratusan. Belum lagi mereka datang dengan Tetua Klan mereka yang memiliki kekuatan hanya dibawah Raja Iblis.


"Kau! Berani-beraninya membunuh anak buahku dibawah hidungku ini huh!" Tetua Klan Tanduk Hitam berteriak dengan sangat marah pada Han Xiao.

__ADS_1


Pemuda itu menatap penuh arti pada Tetua Klan Tanduk Hitam tersebut, sebuah senyu kecil terukir padanya, jika Bing Xing melihat senyum Han Xiao, dia pasti akan menatap nanar pada ratusan Iblis Klan Tanduk Hitam dihadapan Han Xiao. Itu adalah senyum yang sama ketika Han Xiao kehilangan Ruan Jiam, sebuah senyum pembantaian!


"Aku bertanya-tanya kenapa tidak ada kultivator Benua Kayu Tengah yang menyerang kalian, walaupun kalian datang dengan Tetua Iblis. Namun bukan hal sulit untuk jagoan Benua Kayu Tengah menanganinya, sekarang pertanyaanku terjawab, kalian telah melakukan ritual pengorbanan untuk menambah kekuatan kalian, pantas saja tidak ada yang menyerang kalian," cerocos Han Xiao tidak menghiraukan ekspresi Tetua Iblis yang kesal karena diabaikan.


"Kau harus mati!" pekik Tetua Iblis dengan sangat kencang, teriakanny bahkan membuat tanah berguncang.


Tetua Iblis melancarkan sebuah serangan menggunakan gada yang terbuat dari tulang, dia dengan penuh amarah menyerang Han Xiao, tanduk pada kepalanya juga semakin menjadi pekat ketika dia menyerang Han Xiao.


Senyum Han Xiao kini terlepas, dia awalnya hanya menebak, namun kini dia mengetahui bahwa hal mengenai pengorbanan adalah nyata, karena tanduk hitam menandakan semuanya.


Ekspresi pemuda itu menjadi sangat dingin, dia sungguh tidak pernah menyukai cara pengorbanan dari Ras Iblis, itu akan memakan raatusan anak kecil dan ribuan manusia tidak bersalah. Pantas saja Benua Kayu Selatan kini memiliki Qi Iblis yang dominan.


"Kini kau sudah memastikannya? Membunuh mereka untuk menjadikannya pengorbanan Altar Chin'Jiejieku bukanlah hal yang buruk kan? Dosa mereka terlalu banyak, kau tidak perlu merasakan simpati pada orang seperti mereka," suara indah Xian Xuenai berdenging pada kepala Han Xiao.


Wajah Han Xiao tetap dingin. Ya, memang dia akan melakukan pengorbanan pada Altar Xian Chin, namun dia akan memilih korbannya, yang layak dibunh maka akan dia korbankan, tidak seperti Tas Iblis yang akan menggunakan manusia tidak berdosa menjadi sebuah tumbal dalam ritual mereka.


BAAAAAAM!!!


Ledakan besar terjadi ketika gada Tetua Iblis menghantam tubuh Han Xiao, gelombang kejut bahkan membuat para Iblis Klan Tanduk Hitam terpental mundur.


Tetua Iblis Tanduk Hitam menatap tidak percaya pada Han Xiao, dia setidaknya menggunakan delapan puluh persen kekuatannya, sebenarnya dia tidak meremehkan Han Xiao sejak pemuda itu bisa membunuh jendralnya hanya dengan tatapan mata, dia sendiri tidak bisa melakukan hal tersebut. Namun, sepertinya dia masih meremehkan Han Xiao, dengan delapan puluh persen kekuatannya bahkan tidak membuat Han Xiao tergerak sedikitpun, jubah dari pemuda itu saja tidak sobek!


"Sudah kuputuskan untuk membunuh semua Ras Iblis!" seru Han Xiao seraya melancarkan tinjunya.


"Tinju Penghancur Langit!" Sudah tidak terhitung Han Xiao menggunakan berapa kali jurus tersebut, tapi setiap digunakan. Tinju Penghancur Langit akan menjadi semakin kuat.


BOOOOOOOM!!!

__ADS_1


Tubuh Tetua Klan Tanduk HItam terpencar ketika menerima pukulan dari Han Xiao, tubuhnya hancur menjadi bubur daging, tidak hanya sampai disitu. Tinju Penghancur Langit masih menerjang menuju ratusan Iblis Klan Tanduk HItam.


Han Xiao melesat maju untuk menyerang Klan Tanduk Hitam, para Iblis itu sangat marah. Mereka melihat Tetua yang sudah lama mereka ikuti terbunuh, hasrat membunuh pada diri mereka menjadi sangat gila.


Ketika Han Xiao sampai di tengah ratusan Iblis, Tinju Penghancur Langit yang sebelumnya secara bersamaan menghantam para Iblis, dalam sekejap saja puluhan Iblis terbunuh.


"Bunuh dia!!!" seru semua Iblis tersebut.


Han Xiao tersenyum kecil, tadinya dia berniat untuk bermain, namun karena para Ras Iblis ini telah melakukan pengorbanan. Hal itu hilang sudah, dia kini ingin segera pergi ke tempat lain dan berburu Iblis lainnya yang kini mengacau di Benua Kayu Tengah, bukan tidak mungkin terdapat banyak kelompok seperti yang dipimpin oleh Tetua Iblis ini.


Pedang Delapan Kejahatan keluar dari Cincin Darah dan langsung berada di genggaman Han Xiao.


"Pembelah Ruang!" seru Han Xiao seraya menebas memutar.


Dalam sekejap tempat itu menjadi hening, seolah ruang berhenti dan terpotong. Berikutnya dalam beberapa detik langsung bunyi tubuh jatuh terdengar jelas, tangan Han Xiao terayun, sebuah Altar melayang dan menghisap darah, Qi dan energi dari para Iblis ini.


Jika Bing Xing ada disini, dia pasti akan terkejut, Han Xiao sebelumnya mengatakan bahwa dia tidak mengetahui Altar tersebut, tapi kini pemuda itu meneluarkannya.


Xian Xuenai tersenyum indah melihat Han Xiao yang melakukan pengorbanan untuk Xian Chin.


Setelah membantai pencegat jalan mereka, Han Xiao kembali menuju Kuai You Shengqi dan meminta Ne Zha agar bergegas menuju Klan Xiao.


Dalam perjalanan Han Xiao juga menceritakan bahwa Ras Iblis telah melakukan pengorbanan, kini kekuatan mereka dua kali lipat dari sebelumnya, sehingga bukan tidak mungkin dua Klan besar di Benua Kayu Tengah juga sedang kerepotan melawan para Iblis ini.


***


Update Mingguan : 01/14

__ADS_1


Update Merdeka : 13/75


__ADS_2