Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab408. Empat Api Langit


__ADS_3

Pencarian Han Xiao dan Bing Xing terus berlanjut hingga satu tahun berlalu, tetapi seluruh Murid Kaisar tidak menemukan bahkan jejak mereka.


Murid Kaisar sudah menelusuri setiap inci di utara tetapi tidak menemukan tanda-tanda Bing Xing dan Han Xiao, hingga dalam satu tahun ini. Mereka telah melakukan pencarian ke seluruh Benua Utama, para murid Kaisar mencari dari Utara ke selatan hingga Barat sampai timur tetapi tidak juga menemukan Han Xiao dan Bing Xing.


"Apa kemungkinan mereka telah mencapai lantai dua?" Cong Lai mulai frustasi saat semakin tidak bisa menemukan Han Xiao dan Bing Xing, satu tahun mereka habiskan untuk berburu. Juga dalam pencarian ini mereka mendapatkan korban pada pihak mereka, tidak sedikit dari mereka yang berbenturan dengan Monster tingkat 20.


"Kita akan mencari mereka satu bulan lagi, jika tidak, maka kita ke lantai dua saja. Kalau mereka selamat, kita bisa membunuh mereka di lantai dua." Yalan masih dengan mudah bisa berpikir jernih, dalam satu tahun ini para murid Kaisar menghabiskan waktu sia-sia karena tidak menemukan satu jejakpun, dalam pikirannya juga kemungkinan besar Han Xiao dan Bing Xing telah naik ke lantai dua. Mengingat Sabit Dingin ada di tangan Bing Xing, mereka pasti sangat mudah untuk menaklukan Monster tingkat 20 atau bahkan bisa bertarung dengan Monster tingkat 21.


"Jadi bagaimana rencana berikutnya?" Murid Kaisar lain mendekat, dia memiliki paras yang sangat indah, tubuh yang menggoda serta aura yang menakjubkan, tetapi siapa tahu, dibalik semua keindahan itu terdapat sesuatu yang sangat mengerikan, yaitu Racun mematikan.


"Fan Meirong, apakah kau yakin Racun Korosi yang kau lepaskan itu akan sanggup menghancurkan Han Xiao?" Yalan menatap pada gadis penuh keindahan mematikan itu.


Fan Meirong tertawa lantang, "Kau meremehkanku? Kau bisa mencoba Racun Korosi, dan aku hanya perlu membakar satu dupa, begitu dupa habis kau akan menjadi genangan darah."


Kulit kepala Murid Kaisar yang hadir terasa sangat keram saat mendengar pernyataan Fan Meirong, memang tidak ada salahnya dalam kesombongan Fan Meirong, bahkan Kaisar masing-masing sudah memperingati untuk berjauh-jauh dari Racun Korosi milik Fan Meirong.


"Jika kau seyakin itu, maka kita akan segera ke lantai dua, kalian gunakan kemampuan masing-masing. Kita akan berkumpul pada titik yang sudah diarahkan di lantai dua." Setelah mengatakan hal tersebut Yalan bangkit dari duduknya dan melenggang pergi.


Dengan kepergian Yalan, pertemuan telah selesai, para Murid Kaisar segera bersiap untuk mencari Monster yang memiliki Pintu menuju lantai dua.

__ADS_1


***


Dalam waktu satu tahun, Bing Xing yang bersembunyi masih dalam kekhawatiran karena Han Xiao masih tidak terlihat membaik, bahkan terlihat secara perlahan tubuh Han Xiao seolah mencair, jika Es Abadi tidak langsung membekukannya, kemungkinan besar Han Xiao sudah menjadi genangan darah.


Mata Bing Xing menjadi sengit, bibirnya terkatup saat menyebutkan nama Fan Meirong. Dalam hatinya dia bersumpah, jika tidak membunuh Fan Meirong, dia akan sangat sulit untuk hidup tenang karena rasa bersalahnya.


"Apakah aku boleh membawanya? Mungkin lebih baik jika menuju lantai dua dan menemukan Yang Shui." Bing Xing sudah mengetahui bahwa Yang Shui memiliki kultivasi Alam Kaisar, dengan begitu kemungkinan besar Yang Shui bisa membantu kondisi Han Xiao.


"Tidak, bocah ini tidak boleh dipindahkan, dia harus tetap di sini suhu pada tempat ini paling cocok dengan Es Abadi." Suara Sabit Dingin bergema di kepala Bing Xing.


"Tidakkah ada cara lain? Tidak mungkin jika terus diam di sini."


"Ada, tetapi hal itu akan sedikit sulit."


"Kau mungkin tidak merasakan, di bawah kedalaman gunung yang sekarang kita pijak. Terdapat sebuah nyala Api, ini bukan Api biasa, melainkan Api Langit." Sabit Dingin menjelaskan tentang Api Langit yang terdapat empat Api Langit, yaitu Api Dingin Es lalu Api Mayat, Api Jiwa dan Api Cinta.


"Api Cinta, kau bercanda?" Bing Xing tersedak saat mendengar hal tersebut.


Suara kekehan terdengar, "Diantara empat Api Langit, Api Cinta adalah yang terkuat. Di dunia ini Cinta hampir bisa melakukan apapun, ada seseorang yang karena Cinta menjadi sangat kuat, ada juga Cinta orang tua yang sangat sulit padam. Namun, selama ini tidak ada yang menemukan Api Cinta, dan bahkan tidak diketahui keberadaannya nyata atau tidak."

__ADS_1


"Fokus pada yang saat ini saja." Bing Xing tidak ingin mendengar hal lain dan ingin fokus terhadap Han Xiao yang saat ini semakin memburuk.


"Api yang kusebut di bawah kedalaman gunung ini adalah Api Dingin Es, jika kau bisa mendapatkannya. Maka kau bisa membekukan Han Xiao menggunakan Api Dingin Es yang dimana kekuatannya seribu kali lebih kuat dari Es Abadi yang saat ini kita gunakan. Dengan begitu, kau bisa membawa Han Xiao keluar dari sini."


Bing Xing segera meminta petunjuk untuk cara mendapatkan Api Dingin Es ini, Sabit Dingin dengan sabar menjelaskan cara untuk mendapatkan Api Dingin Es, semakin maju penjelasan, semakin mengerut dahi Bing Xing.


"Ini hal yang mustahil dilakukan," kata Bing Xing.


"Memang sulit untuk mendapatkan Api Dingin Es, bagaimanapun itu adalah Api Langit. Jika kau memang ingin membawa Han Xiao keluar, kau bisa melakukan cara lain." Sabit Dingin mengarahkan Bing Xing hanya untuk membuka jalan menuju Api Dingin Es, setelah terlihat Api Dingin Es. Bing Xing bisa mengendalikan Han Xiao agar mendekat dengan Api Dingin Es, dengan hawa dingin yang dilepaskan Api Dingin Es, itu sudah cukup untuk memperkuat Es Abadi hingga seratus kali lipat.


"Jumlah itu sudah cukup untuk membawa bocah ini keluar." Sabit Dingin menutup penjelasannya dan kembali tertidur.


Bing Xing sendiri kini terdiam, pikirannya menimbang segala sesuatu hingga akhirnya memilih untuk mengikuti saran dari Sabit Dingin yaitu membawa Han Xiao mendekat dan memperkuat Es Abadi.


"Memang itu adalah harta tertinggi, tetapi apapun yang terlalu besar untuk mulutmu, itu tidak akan bisa ditelan." Bing Xing yang sudah mengembalikan kekuatan puncaknya segera melakukan penggalian ke bawah gunung seraya membawa Han Xiao.


Satu-satunya harapan adalah Api Dingin Es, dengan memperkuat Es Abadi, Bing Xing bisa membawa Han Xiao keluar dan melanjutkan ke lantai dua. Sebelumnya Bing Xing sudah mengetahui Monster tingkat rendah yang memiliki Pintu, jika dia berhasil memperkuat Es Abadi. Bing Xing akan segera pergi ke Monster itu dan menaklukannya untuk segera ke lantai dua.


"Han Xiao, bertahanlah," gumam Bing Xing seraya menatap balok Es berisi Han Xiao.

__ADS_1


***


Update Mingguan : 07/14


__ADS_2