
"Cepatlah, kita akan segera kedatangan tamu lagi." Han Xiao memerintah seenak hatinya, karena mereka berada di gua, ini sudah kering. Terdapat sebuah penghalang yang memisahkan air dengan gua. Sehingga mereka tidak perlu berbicara lewat telepati lagi.
Pertarungan menjadi lebih mudah karena berada di darat, tidak seperti sebelumnya, benar apa yang dikatakan oleh Han Xiao. Tak selang beberapa menit, lantai gua tergetar.
"Siapkan Pisau jagal kalian, kia akan memotongi bekal kita." Han Xiao mengambil Tongkat Naga Penghancur.
Kedua tongkat itu sudah ditingkatkan, biarpun tidak sekuat Alat Setengh Dewa, tapi itu masihlah senjata yang patut diperhitungkan.
Ne Zha sendiri hanya mengeluarkan satu bilah Pisau, kedua pemuda itu dalam posisi bersiap. Ekspresi mereka sangat riang ketika melihat segerombolan Ras Jijian menyerang kearah mereka. Han Xiao mengadukan tongkatnya lalu menyerbu gerombolan ras Jijian yang bahkan tidak terhitung itu.
Ne Zha yang tadi berdiri bersiap tiba-tiba menjadi bayangan dan menghilang seolah dia bergabung menjadi bayangan, setidaknya dua puluh Ras Jijian mati setiap detiknya oleh Ne Zha.
Han Xiao sendiri sekarang terlihat sangat ganas dengan dua tongkat di tangannya, tidak ada Ras Jijian yang sanggup menahan benturan dari Tongkat Naga Penghancur yang sudah dialiri Kekuatan Kehancuran oleh Han Xiao.
Matriark Xiu dan Wang Shi terpana oleh apa yang dilakukan oleh dua pemuda tersebut, mereka berdua lasmana malaikat maut yang terus mencabut nyawa semudah mencabut rumput.
"Jangan diam saja." Shuiyu menepuk guru dan murid tersebut.
Keduanya segera tersadar, mereka segera melesat bergabung dengan perang dihadapan mereka.
Lima lawan ribuan, orang lain akan melihat orang bodoh yang sedang mengantarkan nyawa, tapi nyatanya. Ras Jijian yang berjumlah ribuan itulah yang mengantarkan nyawa.
Han Xiao menggunakan Cincin Spasial untuk menyimpan Mayat Ras Jijian, dia akan melakukan pengulitan nanti, kini dia ingin terus membunuh dan membunuh untuk menemukan jalan agar bertemu dengan Monster Zhangyu dan Tou Jiu.
Ne Zha tidak pernah terlihat jelas, hanya bayangan putih kabur saja, setiap bayangan putih tersebut lewat, maka Ras Jijian yang berada di jalur tersebut akan sera terbunuh dengan singkat.
Aksi mereka berlima tentu ada yang menonton, mereka adalah orang yang membuntuti Ne Zha dan lainnya, sebelumnya Ne Zha telah mengetahui orang-orang ini mengikutinya.
__ADS_1
"Zha, ada tamu yang mengetuk masalah," ujar Han Xiao.
"Mengetuk Masalah? Mereka tidak akan jadi masalah dalam waktu dekat ini," sahut Ne Zha.
Ras Jijian kini mulai terasa berkurang, Rs Jijian disini sangat berbeda dengan Ras Jijian yang ada di Bintang karnelian Biru. Disini ras Jijian diperbudak oleh Zhangyu dan Tou Jiu. Mereka tidak akan menyerah karena tidak memiliki kata lain selain 'Bunuh penyusup' sehingga tidak ada satupun Ras Jijian yang kabur.
Itulah yang membuat Han Xiao dan Ne Zha memutuskan untuk menyerbu secara langsung, biarpun sangat banyak. Tapi Ras Jijian disini lemah karena menyerang dengan cara yang sembarangn, tidak seperti Ras Jijian di Bintang Karnelian Biru yang diatur sedemikian oleh Raja ras mereka.
Ne Zha tentu mensyukuri keadaan ini. dia membunuh lebih dan lebih banyak disetiap detiknya.
***
Bagaimana keadaannya? Seseorang barusaja datang menghampiri pria yang tengah mengawasi sebuah gua dari jarak jauh.
"Sejauh ini kami belum melihat sekuat apa mereka, tapi berhasil membersihkan Ras Jijian di Gua ini, mereka sudah seharunya berada di ranah Dewa Raja." Orang yang mengamati itu menunduk dan melaporkan hasil pengamatannya.
"Alam Dewa Raja? Akan sedikit menyulitkan untuk membunuh mereka sekarang, lebih baik kita beraksi pada saat yang tepat," ujar pria tersebut lalu menghilang.
***
Ne Zha, Han Xiao, Shuiyu, Wang Shi dan Matriark Xiu telah selesai membersihkan Ras Jijian dari jalan mereka.
Han Xiao dan Ne Zha sudah memeriksa, hanya tinggal satu gelombang dari Ras Shirenyu yang menghadang jalan mereka, setelah itu mereka akan bertemu dengan Zhangyu dan Tou Jiu.
Mereka berjalan maju untuk terus sampai di tempat Zhangyu dan Tou Jiu berdiam, perjalanan mereka tidak bisa dikatakan mulus, itu karena banyak Ras Shirenyu yang datang untuk menyerang mereka.
Satu gelombang Ras Shirenyu dua kali lipat dari Ras Jijian sebelumnya, serangan-serangan yang datang ini adalah bagian dari gelombang Ras Shirenyu.
__ADS_1
Karena mereka belum sampai di gelombang utama Ras Shirenyu masih sedikit yang menyerang, tapi semakin dalam mereka masuk, Ras Shirenyu semakin banyak dan mulai membuat Han Xiao dan Ne Zha terangsang untuk bertarung.
"Kita sudah sampai di gelombang utama." Ne Zha menghentikan langkahnya, Ras Shirensyu juga semakin banyak, mereka berlima kini dikelilingi oleh Ras Shirenyu.
Ras Shirenyu harus diakui memiliki ikatan yang kuat, mereka segera mengelilingi Ne Zha dan lainnya tanpa menyisakan bahkan setitik cahaya masuk kedalam.
Ne Zha dan lainnya kini gelap gulit dikelilingi oleh Ras Shirenyu.
"Hahaha! Saatnya membuat Ikan Bakar!" Han Xiao tertawa lantang, dia melompat kearah Ras Shirenyu, dia menguarkan api merah darah dengan gelombang hitam dari tubuhnya untuk membakar Ras Shirenyu.
Ne Zha melaju juga kearah Ras Shirenyu, tubuhnya langsung dikelilingi oleh api berwarna emas, itu adalah Api Phoenix!
Sisik tebal Ras Shirenyu tidak sanggup menahan ganasnya Api Kematian Han Xiao serta tidak akan tahan dibawah panasnya Api Phoenix Ne Zha. Apalagi pengetik tidak kuat akan api cinta dari si dia.
Shuiyu melihat bahwa ini adalah peluang karena mereka telah terterangi oleh Ne Zha, Matriark Xiu dan Wang Shi juga segera melakukan jurus terkuat mereka untuk membunuh Ras Shirenyu sebanyak mungkin dalam sekali tebasan.
Han Xiao sendiri dia tengah tertawa puas seraya mengigit Tendon Naga yang telah dia bakar seraya membantai Ras Shirenyu, begitupula dengan Ne Zha, dia kini menjadi sosok yang lebih mengerikan dari Han Xiao. Api Phoenixnya hanya menyentuh sedikit sisik dari Ras Shirenyu, tapi dalam sekejap Ras Shirenyu tersebut menjadi abu.
Ras Shirenyu juga memiliki satu seruan pada kepala mereka, 'bunuh penyusup' karena hal itulah, tidak ada yang takut dengan Api Phoenix Ne Zha. Ne Zha dengan gesit bergerak menabrakan diri, menebas, melesat dalam hanya beberapa detik. Cahaya Ne Zha yang berpindah-pindah membuat sebuah pemandangan yang sangat indah.
Tapi siapa sangaka, pemandangan indah itu akan sangat mematikan jika disentuh.
Dari arah luar, Ras Shirenyu yang tadinya tidak memberikan satu cahayapun lewat, kini bersinar terang dari dalam.
***
Update publish Dragalia Online : 06/12
__ADS_1