
Mata merah Yingzi Mao semakin mengerikan disaat dia mengeluarkan lebih banyak lagi Pisau yang terbuat dari Qi nya, di sekitar Yingzi Mao kini terdapat Pisau yang tidak dapat terhitung, tatapan Yingzi Mao sengit ke arah para Jendral serta sisa pasukan yang ada di Kapal Perang.
"Pisau Pembunuh Bayangan!" Yingzi Mao mendesis pada saat dia maju menghilang bersama Pisau-pisau disekitarnya.
Wajah para Jendral memucat, dalam detik berikutnya seluruh Kapal Perang dipenuhi oleh ceceran darah segar yang sangat kental, tubuh yang menjadi mayat tak terhitung jumlahnya terjatuh dan mengalirkan darah dari leher mereka yang sudah tidak berkepala. Tidak ada satupun yang bisa menahan serangan Pisau Pembunuh Bayangan dari Yingzi Mao, terlihat jelas disini perbedaan besar antara Alam Kaisar dengan Alam dibawahnya. Satu goresan Pisau Alam Kaisar bisa membunuh Kultivator Alam Raja Abadi!
Yingzi Mao diciptakan memang untuk menjadi mesin pembunuh, dimana ada bayangan, Yingzi Mao bisa berpindah dalam sekejap seolah menggunakan teleportasi kekuatan Ruang.
Melihat tidak ada yang tersisa dari pasukan Aliansi, Yingzi Mao mengedip dingin sebelum menatap ke arah pertarungan Xian Chin yang sedang melawan dua Kaisar. Ingin rasanya dia membantu, tetapi jika dia sengaja masuk kedalam pertarungan tersebut, bukan tidak mungkin akan menjadi beban bagi Xian Chin. Itu karena perbedaan Alam Kaisar dengan Alam Kaisar Abadi tidak bisa dihitung benar-benar sangat jauh. Bahkan frasa antara surga dan neraka tidak bisa digunakan untuk menghitung perbedaan kekuatan antara Alam Kaisar dengan Alam Kaisar Abadi.
BAAAAAAANG!!!
Saat hendak saja Yingzi Mao bergerak ke Bintang Cahaya Ungu untuk melindungi Bintang tersebut, sebuah serangan dahsyat jatuh kearahnya. Beruntung bagi Yingzi Mao karena memiliki insting kuat dalam pertarungan, dia berhasil menghindari serangan tersebut.
Kapal Perang tempat Yingzi Mao berdiri tadi hancur menjadi debu dibawah serangan tersebut, matanya memicing melihat ke arah belakangnya, disana terdapat lima sosok angkuh yang menatapnya penuh meremehkan.
"Para bedebah ini telah datang!" Yingzi Mao melihat lima orang yang datang ini adalah para Kaisar yang sebelumnya diberitahukan oleh Matriark Xiu! Mereka benar-benar datang kemari.
"Karena kalian telah datang, jangan berharap bisa pergi." Yingzi Mao mengikat rambutnya yang sebelumnya tergerai, pada seluruh tubuhnya muncul Tatto menyala merah darah dengan sangat terang, kuku tajamnya juga kini menjadi warna merah darah, dua taring juga tumbuh pada gigi Yingzi Mao.
Tatto Yingzi Mao sangat memukau, itu seperti seni tertinggi yang sangat diperhatikan setiap detailnya. Bersamaan Tatto tersebut semakin terang, kekuatan Yingzi Mao meningkat berkali-kali lipat, rasa haus darah yang penuh keliaran juga mengelilingi sosok Yingzi Mao.
Kelima Kaisar yang datang memasang wajah serius saat melihat peningkatan Kekuatan Yingzi Mao.
"Itu salah satu dari Ras Aneh dari Alam Semesta Waktu!" Seorang Kaisar yang menggunakan jubah berwarna Kuning terang terkejut, dia memiliki rambut yang juga berwarna kuning terang. Pada dahi kanannya terdapat Halilintar kecil yang bersinar terang. Dia adalah Kaisar Halilintar!
Ketika empat Kaisar lain memperhatikan Yingzi Mao, mereka semakin memasang wajah khawatir, darah dari semua pasukan yang telah dibantai Yingzi Mao terbang kearahnya dan masuk kedalam tubuh Yingzi Mao, seiring banyaknya jumlah darah yang masuk, kekuatan Yingzi Mao semakin meningkat!
"Itu, teknik terlarang Haus Darah!" Kaisar berjubah merah melotot tajam, dia adalah Kaisar Darah. Sebagai pengguna Unsur Darah, dialah yang paling mengetahui tentang Darah! Bahkan segila apapun Kaisar Darah, dia tidak akan berani melakukan Teknik terlarang yang dilakukan oleh Yingzi Mao, itu karena mengorbankan nyawa pengguna.
"Serang sebelum dia menghabiskan seluruh darah di tempat ini," ujar Kaisar Darah.
"Kenapa kau memerintah kami?" Kaisar Halilintar berdecak kesal.
"Haruskah kita berdebat dalam hal genting seperti ini?!" Kaisar Darah membalas kesal, dialah yang paling mengerti betapa menakutkannya orang yang melakukan Teknik terlarang.
"Sudahlah, ayo serang." Kaisar Angin menggelengkan kepalanya lalu maju untuk menyerang Yingzi Mao.
__ADS_1
Kelima Kaisar tersebut melesat dengan cepat ke arah Yingzi Mao, berusaha untuk menyerang Yingzi Mao yang kini sedang menyerap darah dari jutaan orang.
"Tujuh Serangan Halilintar!" seru Kaisar Halilintar lantang.
Pada saat itu juga tujuh Halilintar keluar dari tubuhnya langsung melakukan formasi untuk mengelilingi Yingzi Mao, masing-masing kekuatan Halilintar sangat menakutkan, ratusan Kapal Perang disekitar Yingzi Mao hangus dalam sekejap hanya karena percikan dari Halilintar tersebut!
"Hembusan Pedang Angin!" Tidak ingin kalah dari Kaisar Halilintar, Kaisar Angin melambaikan tangannya pada saat itu juga ratusan mata Pedang tercipta dari Angin, Pedang angin itu sangat tajam hingga bahkan itu nyaris membekas ruang yang rentan saat menyerbu ke arah Yingzi Mao.
"Penghisap darah!" Disisi lain Kaisar Darah melakukan penghisapan untuk Darah para pasukan, dengan begini kecepatan Yingzi Mao menyerap darah akan mengurang drastis! Bahkan secara tidak langsung itu memperkuat Kaisar Darah sendiri.
"Gelombang suara penghancur!" Kaisar Suara berteriak lantang, gelombang suara mengerikan keluar dari mulutnya, itu benar-benar membuat sakit kepala bagi pendengarnya!
"Bunga peledak!" Yang terakhir adalag Kaisar Bunga, dia memunculkan Bunga berwarna merah terang dari kekosongan dan mengarahkan Bunga-bunga tersebut kepada Yingzi Mao.
Melihat empat serangan mematikan terarah padanya, Yingzi Mao menutup matanya lalu pada saat beberapa inci lagi empat serangan mematikan tersebut menyentuhnya. Yingzi Mao menghilang dari tempatnya.
BAAAAAAAAM!!!
"Mana omong kosong mu yang mengatakan kami tidak bisa pergi dari sini? Dari yang terlihat, justru kau yang mati." Kaisar Bunga mengejek ke arah ledakan maha dahsyat di hadapannya, siapapun akan hancur dibawah serangan sebesar itu, tidak perlu ditanyakan untuk Yingzi Mao yang baru mencapai Alam Kaisar, bahkan Kaisar Baja yang berada di tingkat ketiga dalam kekuatan Alam Abadi sebelumnya akan mati dengan pasti.
"Ugh..." Mata Kaisar Bunga membelalak saat merasakan ratusan tusukan pada tubuhnya, seluruh titik Meridiannya telah hancur dalam serangan tersebut! Kultivasinya langsung menyebar hilang, wajah cantiknya yang kencang dengan cepat memudar menjadi keriput, matanya penuh kegelapan. Napas Kaisar Bunga langsung tersengal dan diapun jatuh dari terbangnya, entah kemana dia jatuh tidak ada yang tau. Di lautan bintang ini, untuk Kaisar Bunga yang kehilangan Kultivasinya dan menjadi manusia biasa, dalam hitungan detik dia mati dengan cara yang sangat mengenaskan
"Saling memunggungi!" Kaisar Darah mengambil inisiatif untuk saling melindungi.
Segera saja Kaisar Angin, Kaisar Halilintar dan Kaisar Suara saling memunggungi, tatapan mereka beredar ke sekeliling. Mengerikan! Hawa keberadaan Yingzi Mao benar-benar tidak bisa mereka rasakan sama sekali.
***
Update Dua Penguasa vol2 : 5/5
Bacotan Pengetik :
Yup kalian bisa cek profil Pengetik lalu klik Dua Penguasa II untuk baca next cerita ini🤘🏻 salam santuy🤘🏻
Cast Dua Penguasa untuk mengakhiri Arc4 yang akan dilanjutkan di lapak sebelah Arc5.
Han Xiao Bentuk Leluhur Kejahatan
__ADS_1
Ne Zha Bentuk Leluhur Alam
Xian Chin
Xian Xuenai
Su Lihwa
Feng Jin (Anggap rambutnya emas 😂)
Ruan Jian
Bing Xing
Qin
Yang Shui
__ADS_1