
Ne Zha segera sampai di Medan perang, saat dia melihat perang yang kacau, dia terkekeh. Alasan dia menunda Xing Yi untuk tidak membunuh semua pasukan musuh karena dia juga ingin melakukan pengorbanan darah untuk memasok energi Formasi untuk memurnikan kelima Kaisar. Namun, kejadian Menara Tianxia memberikan energi tambahan untuk Formasi.
"Kau bekerja dengan baik." Ne Zha menatap pada Xing Yi saat dia sampai di samping Xing Yi.
"Ahh!!" Xing Yi menjerit terkejut, dia tidak merasakan aura Ne Zha sama sekali, bahkan hawa keberadaan Ne Zha tidak terasa olehnya.
Ne Zha menghiraukan keterkejutan Xing Yi, kini Ne Zha menjelaskan tugas berikutnya pada Xing Yi.
"Ini lebih cepat dari yang direncanakan." Ne Zha menganggukkan kepalanya setuju dengan pernyataan Xing Yi, tetapi ini memang lebih baik.
"Pasukan, mundur!" Xing Yi berteriak lantang.
Pasukan Aliansi Alam Semesta Waktu langsung mundur tanpa menunggu apapun, mereka melepaskan diri dari musuh mereka dan bergerak mundur secepat mungkin.
Melihat arus yang tiba-tiba berubah, Wong Boqin serta jenderal lain dari Aliansi Kaisar terkejut dan bingung, segera saja mereka menatap ke arah Xing Yi berada. Barulah mereka menyadari kehadiran pemuda berjubah putih bersih, sosok pemuda itu sangat megah dan luar biasa aura suci menyebar dengan sangat luas. Bahkan keinginan kuat untuk menyembah muncul dari kedalaman hati para Jenderal.
"Siapa itu? Auranya sangat mengerikan, aku yakin bahkan Yang Mulia Kaisar Dewa tidak mengeluarkan Aura seperti itu. Aku seolah melihat Penguasa dunia sejati!" Jenderal Alam Semesta Dewa bahkan tidak bisa menahan diri untuk berteriak ketakutan.
"Tidak baik, mundur!" Segera Jenderal itu tersadar, Kultivasi Ne Zha tidak bisa dilihat olehnya, ini juga hal yang sama ketika dia melihat Kaisar Dewa. Itu berarti sosok yang baru saja datang ini adalah Kaisar Abadi!
__ADS_1
Terlambat, perintah yang dia berikan telat diterima oleh pasukan Aliansi Kaisar, apa yang dilihatnya kini adalah cahaya lima warna yang menyinari seluruh pasukan Aliansi Kaisar.
Ketika sang Jenderal mengalihkan pandangannya ke arah Ne Zha berada sebelumnya, dia tidak mendapati Ne Zha. Sosok suci itu telah menghilang! Wajah Jenderal menjadi sangat buruk, dia mengeluarkan pelindung untuk dirinya sendiri seraya menatap serius pada cahaya lima warna. Ketika dilihat dengan lebih teliti, itu bukan sekedar cahaya, melainkan bekas sayatan yang bahkan melukai ruang angkasa itu sendiri dengan kelima warna tersebut.
Ne Zha telah bergerak untuk melakukan pembantaian, gerakan Ne Zha sangat gesit dan mengerikan, dipadukan dengan Bintang Asal Elemen. Ne Zha benar-benar menjadi dewa kematian, kekuatan Bintang Asal Elemen sebagai Artefak Ilahi sangat menakutkan, satu tebasan langsung membunuh ratusan ribu musuh, dengan kelima Mata Pisau bergerak bersamaan, ada jutaan pasukan mati setiap detiknya.
Xing Yi yang menatap Medan perang menarik napas dingin, bahkan jika dia bisa melakukan pembantaian pada pasukan Aliansi Kaisar, itu tidak secepat dan seefektif Ne Zha, juga dilihat dari bagaimana Ne Zha bergerak santai dipenuhi oleh ketenangan, Xing Yi yakin bahwa Ne Zha bahkan tidak menggunakan setengah kekuatannya. Dia menggelengkan kepalanya dan tertawa getir, sungguh dunia memiliki caranya sendiri. Xing Yi telah hidup milyaran tahun dia sangat bangga dengan kekuatan serta pengetahuannya, tetapi kini dia dipatahkan oleh pemuda di hadapannya yang hanya baru berusia tiga juta tahun.
"Dunia punya misteri sendiri, di atas langit masihlah ada langit." Xing Yi menatap penuh takjub pada Ne Zha yang santai melakukan pembantaian.
Ne Zha bergerak tanpa berhenti, setelah berjalan satu menit, Ne Zha berhenti. Sekarang dia berada tak jauh dari enam Jenderal pasukan Aliansi Kaisar. Di belakang Ne Zha, kekacauan terjadi, lubang hitam muncul dimana-mana karena ruang angkasa terkoyak olehnya. Lubang hitam menghisap pasukan yang tak terhitung dari Aliansi Kaisar.
Sosok suci Ne Zha masihlah ada, tetapi kini di hadapan keenam Jenderal, Ne Zha seperti Dewa Kematian.
Ne Zha mengangkat jarinya, satu Bintang Asal Elemen melesat, dalam setengah detik enam kepala melayang terlepas dari tempatnya. Tidak ada darah yang keluar dari luka sayatan mereka, serangan Bintang Asal Elemen tidak hanya memisahkan kepala dari tubuh pemiliknya, itu bahkan memutuskan peredaran darah! Ketika melihat sekeliling, sekarang barulah terlihat jelas bahwa tidak ada setetes pun darah di Medan Perang yang melayang di kehampaan. Bisa dilihat betapa mengerikannya Bintang Asal Elemen sebagai Artefak Ilahi!
"Satu menit perang diakhiri." Pasukan-pasukan Aliansi Alam Semesta Waktu berdecak kagum.
"Kekuatan Yang Mulia Ne Zha sangat mengerikan! Aku ingin tidur dan bermimpi memiliki kekuatan seperti Yang Mulia Ne Zha!" seru seorang pasukan.
__ADS_1
"Ya kau benar, aku ingin tidur, semoga bermimpi mendapatkan mimpi seperti itu," sahut pasukan lainnya.
"Hei, kau orang selamat dari Alam Semesta Mimpi kan? Kau pasti memiliki kekuatan untuk mengendalikan mimpi? Bisakah kau mengajariku?" Salah satu pasukan yang merupakan seorang wanita berbisik pada pasukan wanita lain di sampingnya.
"Kau juga ingin bermimpi memiliki kekuatan seperti Yang Mulia Ne Zha?" tanya wanita yang disebut berasal dari Alam Semesta Mimpi.
"Tidak, bukankah sangat indah jika bermimpi memiliki Yang Mulia Ne Zha sebagai suami?" jawab wanita tadi.
Pletak!
"Kau ingin mati huh? Beraninya membayangkan hal seperti itu!" bentak wanita yang berasal dari Alam Semesta Mimpi.
"Aku tidak bisa menahan diriku, maaf, hehehe." Wanita tadi terkekeh seraya menggaruk kepalanya.
Berbagai diskusi pecah di dalam pasukan Aliansi Alam Semesta Waktu mengenai Ne Zha, sedangkan untuk Ne Zha sendiri, bukan dia tidak mendengar. Dia bahkan mendengar sangat jelas diskusi mereka, hanya saja Ne Zha memilih untuk menulikan telinganya dan bertindak tidak perduli.
"Xing Yi, lakukan sekarang. Aku akan pergi untuk melakukan beberapa hal lain." Setelah berkata seperti itu, Ne Zha melangkah pergi, dalam satu tarikan napas. Ne Zha telah menghilang dari pandangan para pasukan dan Xing Yi.
"Kalian semua kembali ke Alam Semesta Waktu, perketat penjagaan di Alam tingkat kedua." Xing Yi segera mengeluarkan perintahnya.
__ADS_1
Kesatuan Monster Darah dibagi menjadi tiga tingkat, tingkat pertama, kedua dan ketiga. Tingkat pertama adalah Alam dimana hanya terdapat Manusia yang memiliki keterampilan beladiri, tetapi tidak terdapat Kultivator, lalu tingkat kedua, itu memiliki Kultivator tetapi hanya paling kuat di Alam Dewa ini adalah Alam dimana Benua Angin Selatan berada. Lalu Alam tingkat ketiga sendiri adalah Alam Abadi, dimana para Kaisar berada. Gejolak di Alam Abadi tidak mempengaruhi dua Alam lainnya, tetapi jika ada yang mengarahkan mata untuk menyerang dua Alam tersebut, kedua Alam itu tidak akan bisa bertahan dari orang yang berasal dari Alam Abadi.