
Ne Zha melakukan perjalanan hingga dua puluh tiga hari sebelum tiba-tiba sebuah fenomena Alam muncul, butiran-butiran putih terjatuh dari langit. Juga kabut yang lumayan tebal menghalangi jarak pandang, namun itu tidak menjadi masalah bagi Ne Zha yang memiliki Pengilahatan Ilahi. Namun tetap saja karena kebiasaanya di dunia lamanya dia ingin mengambil jalan aman. Walaupun kabut itu tidak membahayakannya.
"Salju?" Ne Zha menatap benda putih berjatuhan dari langit.
Laju Kuai You Shengqi Ne Zha hentikan, dengan perlahan dia keluar dari kabin. Tangannya terulur untuk menangkap hal yang sangat familiar baginya. Salju.
"Ini bukan hujan salju biasa, ini adalah fenomena yang didapatkan oleh kultivator yang menembus Ekspansi Istana dan memiliki Istana Surga," batin Ne Zha.
Segera saja pandangan Ne Zha teralih ke arah Selatan, dia menggelengkan kepalanya ringan lalu tersenyum kecil yang sangat tipis hinggaa bahkan nyaris tak terlihat. Dari pengamatannya hanya beberapa orang saja yan akan memiliki potensi membentuk Istana Surga dari Jenius Kekaisaram. Namun hal ini adalah jumlah yang sangat banyak jika mengingat bahwa pemilik Istana Surga selama ini di Benua Angin Selatan tidak menggenapi hitungan jari sebelah tangan.
Diantara orang-orang yang Ne Zha amati hanya satu orang yang sangat paling berpotensi untuk mendapatkan Istana Surga, itu adalah seorang gadis ditemuinya di Hutan Kegelapan yang pada saat itu tengah dikepung oleh ribuan Hyena Darah dalam keadaan diujung tanduk. Ya, Bing Xing.
Biasanya ketika kultivator mendapatkan Istana Surga maka akan muncul sebuah fenomena alam seperti saat ini, fenomena yang akan terjadi akan bermacam-macam tergantung pada kekuatan mereka.
Sebagai contoh adalah Bing Xing, gadis itu memiliki Roh Beladiri es juga kekuatan utama miliknya adalah es. Jadi fenomena alam yang muncul ketika Bing Xing mendapatkan Istana Surga adalah hujan salju seperti saat ini.
"Sepertinya akan terjadi beberapa kali fenomena alam kedepannya," pikir Ne Zha.
Bukan tanpa alasan, sudah dia amati bahwa pada generasi kali ini sungguh jenius yang bermunculan sangat mengerikan, mereka lebih tepat dipanggil monster. Namun itu semua akan sangat mengerikan jika Han Xiao dan Ne Zha tidak ada di dunia ini, karena kekuatan Han Xiao dan Ne Zha tidak bisa diukur oleh nalar. Dengan keberdaan mereka, para jenius mau tidak mau harus terima bahwa mereka teredam oleh kekuatan besar kedua pemuda itu.
__ADS_1
"Siapa berikutnya?" batin Ne Zha lalu melenggang masuk kedalam Kuai You Shengqi, masih butuh beberapa hari perjalanan untuk sampai di Kekaisaran Ming. Ne Zha segera melesat pergi dari tempat tersebut menggunakan Kuai You Shengqi.
***
Benua Angin Selatan segera menjadi sangat heboh, banyak manusia biasa berpikir bahwa musim dingin telah tiba, namun mengingat bahwa saat ini masihlah pertengahan tahun jauh dari musim dingin yang selalu tiba pada akhir tahun.
Sedangkan para kultivator mengetahui bahwa ada yang mencapai Istana Surga saat menembus Ekspansi Istana, mereka yang berasal dari sekte kecil ataupun kultivator tanpa sekte bertanya-tanya siapa yang mencapai Istana Surga. Untuk Sekte besar sendiri mereka sudah memiliki tebakan, jika dilihat dari fenomena alam yang turun mereka hanya memiliki satu tebakan, yaitu Istana Falcon Utara. Sudah rahasia umum bahwa murid paling jenius dari Istana Falcon Utama memiliki potensi yang sangat tinggi untuk membentuk lebih dari delapan Istana Takdir dan mencapai Istana Surga.
Beberapa sekte yang memiliki benih potensi tinggi untuk mendapatkan Istana Surga hanya menanggapi biasa saja, bukan tanpa sebab. Mereka juga akan memiliki murid dengan Istana Surga, tentu saja tidak semua Sekte besar memiliki benih sebaik beberapa sekte ini.
Mereka yang akan memiliki murid Istana Surga sungguh memiliki harapan dan ambisi yang sangat besar untuk memenangkan Pertarungan Keajaiban, mereka yakin tidak akan ada kekuatan yang lebih besar dari Istana Surga di kultivasi yang sama yaitu Ekspansi Istana.
Memang, mereka telah mendengar bahwa ada pemuda yang menghancurkan sekte aliran hitam dalam semalam sendirian. Tapi saat menemukan sisa-sisa kekuatan kehancuran mereka yakin bahwa pemuda itu adalah Petapa Gila, bagi sekte besar mereka beberapa memiliki orang yang pernah bertemu atau mengetahui Petapa Gila. Jadi mereka tidak memikirkan lebih jauh.
***
Fenomena alam yang dihasilkan oleh Bing Xing berakhir setelah tiga hari berturut-turut turun hujan salju, yang paling menakjubkan adalah begitu hujan salju reda. Salju yang mencair tidak menjadi masalah bagi manusia biasa, sebagian besar ladang yang sebelumnya ditutupi oleh saljukini tengah bertumbuh dengan sangat subur. Juga daerah yang sangat kekurangan air kini memiliki sumur mereka dipenuhi oleh air serta ladang dan tanah mereka yang tandus mulai kembali menumbuhkan tanaman.
Banyak manusia biasa yang berseru untuk berterimakasih pada dewa atas apa yang diberikan oleh dewa, hanya saja yang tidak mereka ketahui adalah Hujan Salju itu berasal dari kultivator yang menaikan tingkat kultivasi. Banyak dari mereka yang berdoa untuk pemberi hujan salju selama tiga hari sebelumnya.
__ADS_1
Secara tidak langsung, kini Bing Xing telah didoakan oleh banyak manusia, tanpa Bing Xing sadari kebajikan dalam dirinya bertambah hingga membuat pikirannya menjadi lebih jernih.
***
"Patriak, selamat," ucap seorang wanita bertubuh langsing dan memiliki kulit seputih salju serta wajah yang menawan.
"Xing'er memang tidak mengecewakan dan harus dibanggakan," ujar seorang pemuda yang tengah berdiri tegak menatap ke arah selatan. Dia adalah Bing Donghai, memang terlihat bahwa Patriark dari Istana Falcon Utara ini memiliki tampilan muda walaupun sudah menginjakan umurnya pada angka empat digit.
Banyak orang menginginkan awet muda seperti Bing Donghai, namun baginya itu adalah sebuah kutukan. Dia ingin melihat wajah tuanya yang memiliki janggut putih serta rambut dan alis yang putih karena penuaan, namun karena manual kultivasinya maka dia hanya akan memiliki tampilan ini hingga akhir hayatnya.
"Bawakan hadiah untuk Xing'er, aku sendiri yang akan mengantarkannya ke Kekaisaran Yang," pinta Patriak Donghai pada wanita dibelakangnya.
"Baik Patriark!" sahut wanita itu lalu pamit dan melenggang pergi.
setelah wanita itu pergi Patriark Donghai tersenyum kecil, "Sudah berapa lama kita tidak bertemu Qian?" gumam Patriark Donghai.
***
Bing Xing membuka kelopak matanya, kini Bing Xing merasakan kekuatan yang sangat besar dalam tubuhnya.
__ADS_1
Berkat sumber daya dari hadiah sebagai tim Han Xiao saat berburu Siluman, Bing Xing yang mengalami kemacetan pada kultivasi Alam Emas kelima berhasil menerobos Alam Emas ketujuh dan juga berhasil membentuk sembilan Istana Tadir, diluar sumber daya hadiah. Bing Xing juga memiliki beberapa sumber daya yang sudah disiapkan oeh Patriark Donghai untuknya membentuk Istana Takdir hingga sembilan.