Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab148. Delapan Kekuatan


__ADS_3

"Apa maksudmu? Sudah jelas akulah Han Xiao." Han Xiao tertawa saat melihat kewaspadaan Petapa Gila.


Petapa Gila memiliki hubungan yang sangat baik dengan Kaisar Yang Qian, jika yang dihadapannya ini bukanlah Han Xiao maka dia akan dengan segera membawanya pada Kaisar Yang Qian dan menginterogasi dimana Han Xiao yang asli.


"Sebagai orang terdekat dari ayahku, kau harusnya sudah mengetahui bukan identitasku yang hanya diketahui olehnya dan segelintir orang kepercayaannya?" ujar Han Xiao seraya menatap Petapa Gila, kini tatapannya berubah menjadi serius. Hanya pada beberapa kesempatan saja Han Xiao akan bertindak serius. Seperti saat ini.


Petapa Gila mengendurkan penjagaannya, namun tetap dia tidak memasukan kembali kipas yang memiliki aura mengerikan di tanganya. Tanpa dia sadar aura kipas itu membuat seluruh restoran bergidik ngeri, bahkan bebeapa pelanggan kabur dari restoran karena aura tersebut.


"Pantas Qian menjadikanmu anak emas bahkan sampai menyembunyikan kekuan nyatamu. Kau terlalu mengerikan," ucap Petapa Gila lalu menghela napas panjang, kini dia tak ingin menanyakan hal lain lagi.


Tentu sebagai orang yang paling dekat dan terpercaya oleh Kaisar Yang Qian dia mengetahui bahwa identitas Han Xiao sangatlah mengerikan, masih dalam bayangannya saat sosok yang membawa Han Xiao ke Benua Angin Selatan. Dihadapan sosok itu dia merasa hanya semut tidak berdaya.


"Kau sudah percaya?" Han Xiao tersenyum lebar.


Petapa Gila menganggukan kepalanya, kipas mengerikan di tangannya dia taruh kembali kedalam Cincin Spasial miliknya.


"Jadi apakah kau ingin menjadi bagian pasukanku? Ah tidak, kau tidak bisa menolak karena telah mendapatkan bagian dari peninggalan kekuatan Kehancuran," ujar Han Xiao seraya mengigitkan makanan yang ada di meja.


"Tidak bisa menolak?" Petapa Gila mengulang kalimat Han Xiao tersebut.


"Ya, kau tidak bisa menolak, kekuatanmu berasal dariku. Jika kau menolak maka aku ambil kembali kekuatanmu." Han Xiao tersenyum lebar.


"Kau tidak bisa!" ujar Petapa Gila tidak percaya.

__ADS_1


Han Xiao tidak menjawab, tangannya terulur untuk membentuk mudra tangan yang sangat rumit serta cepat. Petapa Gila tercengang melihat kecepatan tangan Han XIao dalam membentuk mudra tangan.


"Devour!" Tangan Han Xiao terarah pada Petapa Gila.


Wajah Petapa Gila segera memucat ketika merasakan bahwa sebagian besar kekuatannya menghilang, segera dia menatap Han Xiao yang kini tengah tersenyum lebar setelah mengatakan kalimat 'Devour' padanya.


"Masih tidak percaya? kau kini hanya memiliki separuh kekuatanmu, jika aku mau aku bisa mengambilnya semua," ucap Han Xiao dengan riang.


"Dan percayalah ketika kau menerima semua kekuatan lengkap dariku jika dihitung kekuatanmu pada masa puncak saat melawan para kultivator sialan itu hanyalah sepertiga bahkan kurang dari sepertiga," lanjut Han Xiao.


Petapa Gila kini menatap Han Xiao dengan rasa heran serta paham, pemuda ini bersikap sangat arogan dan menantang saat melawan kultivator. Jelas dia ingat ketika Han Xiao mengatakan jika dia tidak muncul dan pemuda itu selamat maka dia tidak akan memiliki kepala lagi saat ditemukan oleh Han Xiao. Ternyata karena ini!


Kekuatan Kehancuran yang selalu menjadi kebanggaan Petapa Gila ternyata tidak berguna dihadapan pemuda riang ini!


"Apakah aku memiliki pilihan lain selain bergabung?" Setelah menghela napas panjang kini Petapa Gila memustuskan untuk bergabung, karena bukan hanya nanti dia akan bertambah kuat. Tapi mejadi pasukan Han Xiao yang memiliki delapan kekuatan mengerikan sungguh akan menakjubkan.


"Baiklah aku akan memberikan kekuatan kehancuranmu lagi, untuk saat ini aku belum bisa memberikan seluruh kekuatan kehancuran padamu. Bukan karena aku tak mampu, namun aku belum ingin melakukan itu," ucap Han Xiao lalu membentuk mudra tangan secepat tadi.


Segera saja dalam hitungan detik Petapa Gila bisa merasakan kekuatan kehancuran miliknya telah kembali, bahkan memiliki peningkatan signifikan.


Setelah mengembalikan kekuatan Petapa Gila, Han Xiao segera menjelaskan bahwa dalam pasukannya nanti akan ada delapan kekuatan yaitu, Kehancuran, Kekacauan, Mayat Hidup, Pengendali Jiwa, Korosi, Kegelapan, Keputusasaan dan terakhir adalah Kematian.


Seluruh kekuatan ini adalah kekuatan Jahat, sudah jelas. Namun Han Xiao mengatakan bahwa tidak ada kekuatan yang jahat hanya saja penggunanya yang jahat. Petapa Gila mengangguk menyetujui pendapat Han Xiao, selama ini Petapa Gila memang merasakan bahwa kekuatan kehancuran adalah kekuatan jahat, namun kembali pada sang pengguna. Petapa Gila tidak pernah menggunakan kekuatannya untuk kejahatan sehingga tidak pernah ada yang mengiranya bagian dari aliran hitam.

__ADS_1


"Untuk membentuk pasukanku aku ingin mengumpulkan seluruh orang yang memiliki Delapan kekuatan, tersisa enam orang lagi. Kemungkinan aku akan melakukan perjalanan panjang nanti." Han Xiao menutup penjelasan singkatnya, juga Han Xiao memberitahu pada Petapa Gila dia akan memberikan kekuatan kehancuran sepenuhnya padanya setelah memasuki Akademi.


"Sebagai pasukanmu maka aku ingin memberi tugas padamu," ucap Han Xiao tersenyum riang.


"Apa?" Petapa Gila penasaran, lagipula dia tidak memiliki tujuan dan sedang hanya berkelana mengelilingi Benua Angin Selatan yang sangatlah luas.


"Ke arah timur, tunggu di sebuah kota nanti akan terlihat temanku, dia memiliki ekspresi yang sangat khas, dingin dan menyendiri. Kau pasti sudah tahu Ne Zha bukan?" balas Han Xiao.


Petapa Gila mendengus ringan, awalnya dia menyangka akan mendapatkan tugas yang sangat menarik, ternyata dia hanya mendapat tugas untuk menjemput sahabat Han Xiao.


"Aku akan menunggu di kota ini, kau bisa mencariku di penginapan." Han Xiao kemudian pamit pergi pada Petapa Gila.


"Hais... Qian anakmu terlalu mengerikan, aku tidak tahu apa yang kau perbuat hingga orang itu memberikan anak ini padamu," batin Petapa Gila lalu diajuga menghilang dalam sekejap.


Suasana dalam restoran menjadi sangat ringan ketika dua makhluk mengerikan itu pergi, walaupun Han Xiao dan Petapa Gila sudah menahan aura mereka, namun Kekuatan Mutlak milik Han Xiao dan Kekuatan Kehancuran milik Petapa Gila masihlah terpancar secara tidak sengaja.


***


Butuh waktu beberapa hari untuk Petapa Gila dan Ne Zha datang ke kota tempat Han Xiao menginap, juga Petapa Gila telah menunggu Ne Zha selama empat hari sebelum pemuda itu datang menggunakan sebuah kendaraan terbang yang memiliki bentuk aneh. Ne Zha dan Han Xiao menyebut nama benda itu mobil. Namun Petapa Gila lebih suka menyebutnya Kuai You Shengqi karena lebih mudah pada lidahnya.


"Belum cukup aku bersenang-senang, Zha kita akan berpetualang sebentar di Kekaisaran Ming ini. Sementara itu Peatapa Gila, aku memiliki tugas penting untukmu. Ini terlait dengan pasukan," tutur Han Xiao.


Setelah memberikan tugas pada Petapa Gila, Han Xiao, Ne Zha, Nuren Yexing dan Po Houzi pergi meninggalkan kota tersebut menggunakan Kuai You Shengqi.

__ADS_1


__ADS_2