
Satu bulan penuh telah terlewati oleh para jenius yang mengikuti Pertarungan Keajaiban, kini posisi seratus besar pun sudah terisi.
Pun list sepuluh yang berada di papan pengumuman adalah sebagai berikut.
Tim Penguasa Generasi ketua Han Xiao
Tim Qilin Merah ketua Yang Qianfan
Tim Laut Luas ketua Yang Shui
Tim Bunga Musim Semi Ketua Xi Wang
Tim Peri Utara ketua Bing Kong
Tim Gunung Giok ketua Yin Cheng
Tim Sepuluh Pedang Suci ketua Mu Li
__ADS_1
Tim Awan Kekacauan ketua Linghun Jundao
Tim Surga Harta karun ketua Cao Huangjin
Tim Vermilion ketua Huo Yan
Secara mengejutkan tim dari Zhao Jun masuk dalam dua puluh besar, tim lemak gendut itu adalah satu-satunya tim dari Keluarga Bangsawan yang berada di kursi dua puluh besar.
"Hais aku ingin sekali masuk ke sepulus besar, namun karena aku hanya mendapatkan Istana Bumi, ini sudah yang terbaik yang kudapatkan," keluh Zhao Jun dengan sedikit menyemangati dirinya.
Zhao Jun mengangguk ringan, ini adalah sebuah pencapaian yang sangat besar bagi keluarga bangsawan yang hanya masuk dalam kekuatan menengah.
"Baiklah semuanya! Selamat untuk para jenius yang menduduki kursi seratus besar, untuk yang lain jangan berkecil hati." Saat ini Dekan Meili naik keatas panggung dan membawa acara kembali menjadi meriah.
Dekan Meili mulai membaki kelas yang didapat oleh para jenius, seperti generasi-generasi sebelumnya, kelas dibagi secara normal.
Namun kali ini berbeda ketika Dekan Meili mengumumkan bahwa jenius yang duduk di kursi sepuluh besar akan ditempatkan pada kelas baru, yaitu Kelas S. Segera saja ini membuat aula utama riuh dengan diskusi.
Sampai Dekan Meili melepaskan auranya baru kembali aula menjadi hening, Dekan Meili menjelaskan bahwa kelas S akan diisi oleh seratus orang, namun karena tim Penguasa Generasi tidak menggenapi sepuluh orang. Akademi akan memberikan kesempatan para para jenius yang merasa mampu untuk mengikuti kompetisi memperebutkan kursi kosong tersebut.
Kursi kosong saat ini berjumlah enam kursi, hal itu segera membuat bingung karena setahu mereka, tim Penguasa Generasi berjumlah tujuh orang.
Kabar tentang kematian Ruan Jian belum tersebar pada telinga jenius tersebut, namun tak butuh waktu lama mereka mengetahui hal tersebut karena penjelasan dari Dekan Meili. Sedangkan penjelasan lainnya Dekan Meili tidak memberikan. Dia hanya memberikan penjelasan bahwa mereka akan mengetahuinya ketika pembelajaran kelas S dimulai.
"Baiklah, selamat istirahat. Satu minggu dari sekarang akan dimulai pertandingan memperebutkan kursi untuk kelas S, sampai jumpa nanti." Dekan Meili berkata ringan sebelum memundurkan dir dari panggung.
Acara tersebut segera berubah menjadi sebuah pesta perayaan atas berjalan dengan baik Pertarungan Keajaiban yang benar-benar ajaib pada generasi saat ini.
***
__ADS_1
"Jika kursi kosong enam, itu berarti ada dua orang lainnya yang tidak masuk kelas S dari sepuluh tim, siapa mereka?" Yin Cheng kini tengah mengobrol dengan jenius Istana Surga yang sebelumnya menjadi aliansi dalam penyerangan tim Pasukan Penguasa Generasi.
"Yang kutahu, dari lima tim yang bergabung aliansi, seluruhnya menerima masuk kedalam kelas S, mungkin itu adalah dari pasukan Penguasa Generasi, empat tim yang bekerja sama dengan tim Penguasa Generasi sangat tertutup terhadap kita," simpul Cao Huangjin.
"Tidak mungkin juga untuk mereka menolak kelas ini," sahut Mu Li.
"Kecuali..." Perkataan Mu Li menggantung.
"Kecuali dua pemuda itu, Han Xiao dan Ne Zha." Linghun Jundao yang sedari tadi diam segera mengeluarkan suaranya.
Para jenius ini menjadi murung, mereka dengan mati-matian ingin masuk kelas A dan ternyata mendapatkan Kelas S yang lebih baik, mereka awalnya sudah sangat berbangga dan tinggi hati, tapi mengingat dua pemuda tersebut, mereka segera bergetar ringan.
Kabar tentang Han Xiao dan Ne Zha yang mengamuk di medan Perang sudah sampai di telinga mereka, mereka juga mengetahui sebab kematian dari Ruan Jian yang membuat Han Xiao menjadi seorang dewa pembantai. Mereka awalnya tidak percaya dengan hal tersebut, namun setelah diperlihatkan giok rekaman yang menunjukan Han Xiao tengah menyiksa Mo Yanjing yang dikabarkan seorang kultivator Alam Dewa, eksistensi sekuat Presiden Akademi dan Orang Suci, mereka mau tidak mau mempercayai hal tersebut.
"Mereka berdua memiliki kekuatan yang sanat besar, tidak ada gunanya mereka mengikuti kelas S. Mungkin pengetahuan yang didapat dari kelas S tidak akan berguna karena mereka sendiri sudah sangat kuat," lanjut Linghun Jundao, dia adalah satu-satunya orang yang mengetahui kekuatan nyata Han Xiao karena dia adalah pemilik salah satu dari kekuatan kejahatan, yaitu kekuatan Kekacauan.
"Apa yang dikatakan saudara Linghun bisa dimengerti, ya mungkin saja dua pemuda itu memang menolak kelas S, tapi ini adalah kesempatan bagus. Jika sat kelas dengan mereka maka kita akan tertekan," kekeh Cao Huangjin.
"Sudahlah, nikmati pesta yang ada sekarang, kita disini bukan untuk membicarakan tentang monster yang membayangi kita," cetus Yin Cheng dengan tidak suka, dengan rakus pemuda itu menegak arak hingga tandas dari guci.
Jenius lain juga setuju, mereka berhenti membicarakan Han Xiao dan Ne Zha dan berfokus pada perayaan kemenangan mereka.
***
"Hachim..."
"Hacim..."
Han Xiao dan Ne Zha di tempat lain terbersin pada saat bersamaan.
"Hais, mereka membicarakan kita," ujar Han Xiao/
Ne Zha menggosok hidungnya yang sedikit gatal lalu kembali memfokuskan pandangannya kedepan.
Disana seorang gadis kecil berambut emas tengah bermeditasi dengans serius.
"Yu'er sedang mencoba menembus ke Alam Emas keenam, kemajuan kultivasinya sangat mengagumkan, jika dia mulai berkultivasi lebih cepat. Mungkin dia sekarang sudah berada di Ekspansi Istana atau bahkan jika dia berada di Klan Xiao kami. Dia akan menjadi kultivator Inti Kosong termuda," komentar Xiao Jiang menatap penuh kagum pada Ren Yanyu.
"Bakat alaminya melebihi kami berdua yang disebut jenius terkuat di Benua Kayu Tengah," sahut Xiao Wushuang.
Xiao Jiang dan Xiao Wushuang telah berhasil menembus Alam Inti Kosong satu hari sebelumnya, kini mereka memiliki Kekuatan Mutlak, kemarin mereka ingin bergegas menuju Benua Kayu Tengah untuk membantu Klan Xiao, namun segera dicegah oleh han Xiao dan Ne Zha.
Ne Zha mengatakan bahwa mereka akan pergi kesana ketika nanti Ren Yanyu telah menembus Ekspansi Istana, Ne Zha juga menjelaskan bahwa kemungkinan Ren Yanyu menembus Ekspansi Istana dan mendapatkan Istana Dao sangat besar, jadi mendapatkan satu orang lagi yang memiliki Kekuatan Mutlak akan sangat mudah ketika berhadapan dengan Ras Iblis nanti.
Han Xiao dan Ne Zha sendiri kini tengah mempersiapkan diri untuk meningkatkan kultivasi mereka ke Alam Raja, jadi ketika mereka datang ke Benua Kayu Tengah, akan benar-benar menjadi bala bantuan yang sangat menakutkan.
__ADS_1
***
Update Mingguan : 08/14