Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab162. Xuni Gongju


__ADS_3

Hari yang dinanti oleh Han Xiao dan kawan-kawan akhirnya tiba, Dekan Li menjemput tim tersebut, sepanjang perjalanan menuju aula utama Dekan Li mengatakan bahwa semua peserta sekaligus calon murid Akademi telah berkumpul, hanya tersisa tim Han Xiao saja yang belum ke aula utama.


Juga karena tim ini terlalu mengundang keramaian maka pihak Akademi setuju untuk menyiapkan ruang pribadi untuk tim Penguasa Generasi.


Han Xiao tersenyum puas mendengar penjelasan Dekan Li yang mengatakan bahwa mereka memiliki ruang pribadi untuk mengikuti acara di Aula Utama Akademi.


Tak butuh waktu lama untuk mereka sampai pada ruang yang dimaksud oleh Dekan Li, ruangan tersebut memiliki jendela yang terarah pada panggung besar yang entah kapan dibangun disana, seingat Han Xiao terakhir mereka melewati aula utama, tidaklah ada panggung tersebut. Ah mungkin itu dibangun saat mereka terjebak didalam kamar.


"Selamat siang semuanya!!! Bagaimana apakah semua siap untuk mengikuti Pertarungan Keajaiban?!" seru seorang wanita cantik yang muncul secara tiba-tiba diatas panggung.


Segera seluruh perhatian terpaku pada wanita cantik tersebut.


"Perkenalkan, aku adalah Shengyin Meili, kalian bisa memanggilku Dekan Meili, namun saat ini aku menjadi pembawa acara pada kesempatan ini," ucap Dekan Meili dengan suara yang indah.


"Suaranya benar-benar indah, sangat cocok dengan namanya," komentar Xia Shiva. Shengyin Meili memiliki arti suara indah. Tidak heran Dekan Meili ditunjuk untuk menjadi pembawa acara.


Selain seorang Dekan, wanita itu juga sangatlah lihai memainkan kata untuk dirangkainya menjadi sangat indah dipadukan oleh suaranya yang indah.


Dekan Meili memberikan sebuah ucapan terimakasih pada para perwakilan yang ingin bergabung dalam pertarungan Keajaiban, tutur katanya sungguh indah, tidak ada yang bersuara ketika Dekan Meili membawa acara.


Hingga tibalah saatnya untuk menjelaskan tentang Pertarungan Keajaiban kali ini.


"Pertarungan kali ini akan sangat menarik, selain kami menjamin tidak akan ada korban jiwa. Para jenius yang mengikuti Pertarungan Keajaiban kali inipun akan memiliki peningkatan baik kekuatan atau pengalaman," tutur Dekan Meili.

__ADS_1


Dekan Meili mengenalkan sebuah temuan dari Akademi, seorang pria naik keatas panggung dengan tangannya membawa sebuah nampan yang terisi oleh benda seperti helm.


"Perkenalkan, ini adalah Xuni Gongju. Ketika kalian menggunakan alat ini maka semua kekuatan kalian serta kesadaran dan jiwa kalian akan terpindah pada sebuah dimensi yang telah kami buat," jelas Dekan Meili.


Di dimensi yang diciptakan oleh Akademi, disana para Jenius tidak akan bisa mati, namun mereka memiliki nilai poin, jika poin mereka minus 200 maka mereka akan secara otomatis keluar dari dimensi tersebut dan dinyatakan gagal dalam ujian.


Untuk poin awal  sendiri akan dibagi menjadi tiga golongan, poin Jenius dari kekuatan besar akan memiliki poin awal sebesar 400 poin, lalu poin 300 untuk kekuatan menengah dan 150 untuk kekuatan kecil.


Banyak kekuatan kecil yang protes karena poin ini.


"Apakah aku menyuruh kalian berkomentar?" tanya Dekan Meili, suaranya masihlah indah namun terdengar sangat dingin, belum lagi aura yang dilepaskan oleh wanita itu sangatlah mengerikan.


Para perwakilan kekuatan kecil segera terdiam.


Wanita itu menjelaskan tentang poin yang didapat oleh Jenius kekuatan besar yang membunuh jenius kekuatan kecil maka poin hanya akan mendapatkan seratus poin dan jenius dari kekuatan kecil itu hanya akan kehilangan 50 poin. Sedangkan untuk kekuatan menengah jika dibunuh akan mendapatkan poin 150 dengan kehilangan poin 100 poin.


Dan jika Jenius kekuatan besar terbunuh maka poin yang didapat dari jenius tersebut sebesar 400 poin dan jenius yang terbunuh itu akan kehilangan 200 poin.


Dengan itu berarti kesempatan awal Jenius kekuatan kecil akan memiliki empat nyawa, sedangkan kekuatan menengah lima nyawa dan Kekuatan besar hanya memiliki tiga nyawa.


Jika ingin menambah nyawa tabahan maka para jenius harus menambah poin mereka dengan cara membunuh jenius lainnya, sudah jelas disini yang akan menjadi incaran adalah jenius kekuatan besar, poin yang didapat dari membunuh jenius kekuatan kecil sungguh tidak terasa karena hanya mendapatkan 100 poin dan hanya kehilangan 50 poin.


Perwakilan dari kekuatan kecil menghela napas lega, setidaknya mereka akan memiliki peluang, karena kemungkinan kekuatan besar akan memburu jenius kekuatan besar lainnya atau jenius kekuatan menengah.

__ADS_1


"Dimensi ini berbentuk sebuah pulau, disana kalian bebas melakukan apa saja yang paling penting adalah perjuanglah untuk hidup." Dengan Meili menutup penjelasannya dengan senyum yang indah.


"Gula darahmu tidak naik?" tanya Xia Shiva pada Han Xiao ketika melihat senyum indah Dekan Meili.


Han Xiao menggelengkan kepalanya, "Senyumnya tidak semanis Matriark Chun yang bagiakan madu di musim semi," ujar pemuda tersebut.


Berbagai pandangan terarah pada ruangan Han Xiao, mereka adalah sebagian besar jenius dari Kekaisaran Yang, masih mereka ingat dengan jelas spekulasi Han Xiao ketika hendak melakukan pelatihan berburu siluman, spekulasi pemuda itu sangat tepat tentang mereka akan hidup kembali pada dimensi tersebut dan juga tentang sebuah pertarungan bertahan hidup.


Para jenius kekaisaran Yang berterimakasih dalam hati mereka pada Han Xiao, dengan berbekal pelatihan siluman yang dilakukan sebulan lebih mereka pasti bisa bertahan disana, baik dalam bersembunyi ataupun bertarung.


"Tentu saja akan ada hadiah bagi Jenius sang memasuki seratus besar, lima puluh besar, dua puluh besar, sepuluh besar dan tiga besar. Setiap hadiah dari peringkat akan sangat berguna untuk kalian, juga pasti kekuatan di belakang kalian juga akan mendapatkan hadianya," ungkap Dekan Meili dengan tenang.


Napas para jenius dan pendamping menjadi terburu, hadiah dari Akademi selalu sanggup mengguncang Benua Angin Selatan, sudah pasti akan ada kenaikan besar jika mereka mendapatkan hadiah tersebut.


"Tidak perlu menunggu lama lagi, kita akan memulai Pertarungan Keajaiban generasi saat ini!" seru Dekan Meili dengan sangat bersemangat yang disahuti oleh tepuk tangan dan teriakan yang sangat meriah dan antusias.


Para peserta segera diarahkan untuk kembali ke kamar mereka, memang sudah dijelaskan ketika menggunakan Xuni Gongju, maka tubuh akan tidak akan tertidur sementara kekuatan, kesadaran dan jiwa berpidah tempat pada dimensi yang dibuat oleh Akademi.


Juga Akademi akan membiarkan para kepala keluarga, Patriark ataupun Matriark menjaga tubuh para peserta agar tidak ada kecurangan ataupun kecelakaan yang tidak diinginkan karena tubuh akan benar-benar akan tidak berdaya ketika menggunakan Xuni Gongju.


Han Xiao dan tim nya sudah kembali ke kamar mereka, yang menjaga tim Han Xiao adalah Pria berjubah Hijau yang sebelumnya juga menjadi pelindung tim Han Xiao ketika berburu siluman.


Kaisar Yang Qian sendiri kini tengah menjaga Yang Shui dan pria berjubah biru yang biasanya selalu dengan pria berjubah hijau menjaga tim Yang Qianfan.

__ADS_1


__ADS_2