Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab263. Pengumuman


__ADS_3

"Ya, aku diincar oleh mereka setelah mereka mengetahui bahwa aku memiliki Kekuatan Kematian beberapa hari yang lalu. Aku sebenarnya harus bersembunyi, namun kedatanganmu ke Klan membuatku terpaksa memunculkan diri," jelas Dongfang Changyue.


Han Xiao menghela napas ringan, kini dia mengetahui siapa yang membawa Peninggalan Kekuatan Kematian dari lautan Bintang, itu tak lain adalah Ras Iblis, kemungkinan besar Dewa Iblis yang mengirim Peninggalan tersebut.


"Klan mana yang berhasil menarik Peninggalan Kekuatan Kematian?" Han Xiao bergumam bingung.


Tatapan pemuda itu beralih kepada Dongfang Changyue, "Katakan darimana kau mendapatkan Kekuatan Kematian," ujar Han Xiao.


dongfang Changyue tidak keras kepala seperti sebelumnya, sungguh ajaib gadis itu menjawab dengan polos pada Han Xiao, dongfan Changyue mengatakan bahwa dirinya saat itu sedang melakukan perjalanan ke Lembah Tiga Warna, tidak pernah dia sangka disana sedang berlangsung pengorbanan para Ras Iblis, saat itu Dongfang Changyue masih berada di Alam Roh dan mengalami kemacetan.


Siapa sangka ketika dia menyelundup sebuah cahaya merah pekat masuk kedalam dirinya secara mendadak, Dongfang Changyue saat itu pingsan dan ketika sadarkan diri, dia sudah berada di Mansion Klan, lebih tepatnya adlaha pada kamarnya.


Dan Saat Dongfang Changyue terbangun, dia sudah berada pada Alam Dewa.


Han Xiao menghela napas ringan, kejadian itu baru berlangsung lebih dari satu bulan lalu. Yang berarti bersamaan dengan penyerangan Benua Api Barat pada Benua Angin Selatan.


"Kekuatan Kematian memilihmu mungkin karena takdir, dari sekian banyak Iblis jahat dan kuat, namun dia memilihmu. Aku belum mengetahui apa sebabnya, namun dalam waktu singkat aku akan menemukannya," ujar Han Xiao.


Dongfang Changyue mengaggukan kepalanya ringan untuk jawaban dari Han Xiao, walaupun dia sedikit tidak mengerti.


"Klan Dongfang sudah tiada, apakah kau masih ingin menggunakan nama Klan mu?" tanya Han Xiao.

__ADS_1


Gadis itu terdiam sebelum menatap nanar pada Han Xiao, pada saat itu juga Dongfang Changyue menundukan kepalanya, "Biarpun aku adalah Matriark dari Klan Dongfang, itu semua kuraih sendiri. Tanpa bantuan bahkan dari Ayahku yang merupakan seorang tetua, aku harus berjuang keras karena tidak dianggap oleh pada tetua bahkan orang tuaku. Mereka bahkan membenciku karena memiliki bakat yang baik dibandingkan dengan anak mereka," lirih Dongfang Changyue dengan nada yang penuh kepedihan.


Han Xiao memilih diam dan membiarkan gadis itu lanjut berbicara.


"Aku sebenarnya ingin kabur dari Klan, tapi aku takut akan kematian. Mengenai pertanyaanmu soal aku bisa mendapatkan dua belas Istana Takdir dengan ketakutanku akan kematian, kau sangat salah. Dulu aku tidak takut apapun selain pada serangga, ketakutan akan kematian ini muncul ketika aku memiliki Kekuatan Kematian," terang Dongfang Changyue.


"Aku tidak akan membawa nama Klan ku, mulai sekarang panggil saja aku Chang Yue, nama itu terdengar sangat indah," ujar Chang Yue.


Han Xiao terkekeh ringan, gadis itu masih menyembunyikan beberapa hal darinya, tapi dia tidak ingin melanggar garis privasi seseorang, setiap orang pasti memiliki rahasia tersendiri. Yang pasti, Han Xiao mengetahui bahwa hal yang disembunyikan oleh Chang Yue bukanlah hal buruk.


"Baiklah Chang Yue, mulai sekarang kau adalah bagian dari Kekuatan Haus Darah, aku akan meningkatkan kekuatanmu," ucap Han Xiao lalu memberikan intruksi agar Chang Yue duduk berhadapan dengannya.


Satu hal yang Han Xiao sayangkan, Chang Yue sudah menembus Alam Dewa terlebih dahulu, jika tidak. Dia bisa membimbing gadis itu agar memiliki Kekuatan Mutlak ketika menembus Alam Inti Kosong seperti Xiao Jiang dan Xiao Wushuang.


Han Xiao menutup matanya dan mulai menyalurkan Kekuatan Kematian seperti dia mengirim Kekuatan Kehancuran pada Petapa Gila sebelumnya, secara perlahan Chang Yue merasakan kekuatan yang semakin besar masuk kedalam tubuhnya.


Perasaanya sungguh terpana ketika kekuatan besar itu meresap kedalam tubuhnya dan bersarang disana, perasaan hangat mengalir dalam tubuhny, Chang Yue juga merasakan bahwa kini tubuh beserta jiwanya sedang ditempa ulang.


Proses itu terasa sangat lama bagi Chang Yue. Namun ketika dia membuka matanya saat proses selesai, waktu ternyata baru berjalan satu jam dari sejak Han Xiao menutup matanya.


Senyum riang Han Xiao yang menyambut pembukaan matanya itu langsung terpatri kokoh pada kepala Chang Yue, gadis itu kini tidak memiliki ketakutan seperti sebelumnya pada Han Xiao.

__ADS_1


"Sekarang kau memiliki Kekuatan Kematian yang lengkap, kekuatanmu seharusnya sanggup untuk mengimbangi salah satu Raja Iblis," ucap Han xiao dengan senyum bangga yang lega.


Ada sembilan Raja Iblis lainnya, kini dia memiliki orang tambahan yang bisa menghadapi setara dengan Raja Iblis, Xiao Jiang, Xiao Wushuang, Feng Jin, Ne Zha dan kini Chang Yue. Jika dihitung dengan dirinya, maka delapan Raja Iblis akan teratasi.


Dirinya dan Ne Zha sanggup melawan dua Raja Iblis sekaligus, sisa satu Raja Iblis, hal itu bisa ditangani oleh Xiao Lei dan para Patriark dari Sekte besar Benua Kayu Tengah.


Senyum Han Xiao menjadi sangat lebar, dia mengirim Chang Yue ke Pagoda Mimpi Buruk, biarpun ditempatkan pada Pagoda Mimpi Buruk, Chang Yue tidak mengalami mimpi buruk karena tidak tertidur disana, juga pria pemilik Mata Mimpi Buruk bersikap sangat baik dan ramah padanya.


Han Xiao melesat untuk mencari Xiao Lei, tidak butuh waktu lama untuk Han xiao menemukan pria tersebut, ketika bertemu dengan Han Xiao, tubuh Xiao Lei mengigil tak terkendali, berita tentang Klan Dongfang yang diratakan dalam kurun waktu yang bahkan tidak setengah hari sudah masuk ke telinganya. Dan itu dilakukan oleh pemuda dihadapannya ini!


"Patriark Lei, aku ingin kau membantuku," ujar Han Xiao tidak basa-basi.


Xiao Lei sedikit bingung ketika Han Xiao meminta bantuannya, bukankah dengan kekuatanya pemuda itu bisa bertindak seenak jidat dan melakukan apapun? Mengingat Patriark lama Klan Dongfang yang masuk dalam jajaran tiga besar orang paling kuat di Benua Kayu Tengah terbunuh dalam beberapa gerakan saja. Dan itupun Patriak lama Klan Dongfang telah meningkatkan kekuatannya menggunakan pengorbanan pada Ras Iblis.


"Apa yang kau ingin aku bantu?" Dengan rasa penasaran Xiao Lei bertanya.


Han Xiao tersenyum lebar, "Patriark pasti sudah mendengar kabar aku meratakan Klan Dongfang?" tanya Han Xiao.


Xiao Lei langsung mengangguk secara spontan.


"Aku ingin Patriark menyebarkan pengumuman pada seluruh Benua Kayu tengah, siapapun yang berani bersekutu dengan Ras Iblis, akan aku ratakan seperti Klan dongfang, tidak perduli seberapa kuat kekuatan mereka," ucap Han Xiao dengan sangat riang dan senang.

__ADS_1


Update Mingguan : 08/14


Update Merdeka : 13/75


__ADS_2