
Dewi Kematian, sebuah julukan untuk seseorang yang barusaja melakukan pembantaian dan pembunuhan terhadap para Murid Kaisar, dia memiliki sabit besar bersamanya serta parasnya yang indah membuatnya seperti Dewi, tetapi karena setiap dia muncul akan ada kematian. Julukan Dewi Kematian jatuh padanya.
Bing Xing, dialah yang mendapat julukan Dewi Kematian. Seperti niat awalnya, Bing Xing ingin membalaskan dendam atas matinya Han Xiao.
Para Kaisar yang muridnya telah dibunuh oleh Bing Xing semuanya mengamuk, masa depan Alam Semesta mereka telah hancur. Yang lebih membuat mereka marah adalah mereka tidak tahu siapa yang melakukannya, wajah orang ini sangat asing bagi mereka.
Bing Xing sendiri kini memiliki kontrol penuh pada Sabit Dingin, dia bisa mengubah penampilan Sabit Dingin, sehingga tidak ada satupun Kaisar yang mengenalinya.
Yalan dan Cong Lai telah naik ke lantai dua, hanya mereka yang membawa Alat Dewa. Karena keduanya telah tiada di lantai satu, Bing XIng bisa dengan mudah membunuh Murid Kaisar saat bertemu dengan mereka yang berkelompok ataupun menyendiri.
Kultivasi Bing Xing saja sudah berada di puncak ranah Dewa Raja, dibantu dengan Sabit Dingin. Bing Xing benar-benar Dewi Kematian.
Sembilan puluh delapan Kaisar mengadakan pertemuan secara dadakan, mereka menyatukan layar proyeksi mereka untuk melihat keadaan di Menara Tianxia seraya berdiskusi mengenai Dewi Kematian yang baru saja menghancurkan masa depan banyak Alam Semesta.
"Ini baru berjalan dua tahun! Tetapi masa depan banyak Alam Semesta telah hancur," ucap seorang pria paruh baya seraya menghela napas ringan, dia adalah Kaisar Baja. Walaupun dia berkata dengan nada seolah banyak tekanan dan sedih, tetapi jauh dalam hatinya dia bersorak karena saingannya terus menurun.
"Kaisar Dewa, apakah kau memiliki pendapat? Atau bagaimana cara menangani ini? baru ada dua puluh lima tim yang berhasil naik ke lantai dua. Ratusan peserta masih ada di lantai satu, jika mereka ditemukan oleh Dewi Kematian ini. Bukankah akan menjadi kehancuran mutlak?" Kaisar Baja tidak berkata sembarangan, tidak ada yang bisa menghentikan Bing Xing yang menggunakan Alat Dewa, mereka dengan jelas mengetahui seberapa kuat Alat Dewa, biarpun mereka tidak bisa mengetahui Alat Dewa dari Kaisar mana itu, tetapi dengan kekautan yang ditunjukan sudah jelas bahwa itu adalah Alat Dewa.
"Apakah mungkin Dewi Kematian ini adalah orang dari Alam Semesta Waktu?" Kaisar Ruang berpendapat.
"Kenapa kau berkata seperti itu?" tanya Kaisar lainnya.
__ADS_1
"Berpikir cukup logis, Sabit yang dibawa gadis ini sangatlah asing. Kaisar Waktu berteman sangat baik dengan Zi Yao, kalian tahu seberapa kaya Zi Yao? Ada banyak Alat Dewa asing yang dibawanya, entah dari mana itu," terang Kaisar Ruang.
"Kita tidak bisa membunuh anak ini, tetapi kita bisa menghancurkan akarnya!" Kaisar Kecantikan segera mengeluarkan pendapatnya untuk menyerang Alam Semesta Waktu dengan kekuatan penuh para Kaisar.
"Masa depan kita telah terpotong, jangan biarkan Alam Semesta Waktu maju. Bahkan jika bisa, kita hancurkan Alam Semesta Waktu!" desis kasiar Kecantikan dengan sangat penuh emosi.
Mata Kaisar Bintang yang sejak tadi tertutup kini terbuka secara perlahan, "Silahkan jika kalian ingin menyerang Alam Semesta Waktu, aku tidak akan membuang tenagaku," ujar Kaisar Bintang lalu bangkit dari duduknya. "Yang kalian bicarakan di sini hanyalah omong kosong, kenyataan berada di sana." Kaisar Bintang menunjuk layar proyeksi.
"Kau ingin mengkhianati Aliansi Kaisar Bintang?!" pekik Kaisar Kecantikan.
Kaisar Bintang tertawa lantang, matanya menatap dingin pada Kaisar Kecantikan, "Kau berpikir seperti itu? Maka jadilah itu," kekeh Kaisar Bintang lalu benar-benar pergi.
Kejadian itu mengejutkan para Kaisar, mereka tidak menyangka Kaisar Bintang dengan terang-terangan mengakui mengkhianati aliansi para Kaisar.
Alam Semesta Waktu yang pertahannya akan hancur tiba-tiba mendapatkan bantuan! Itu berasal dari Alam Semesta Es dan Alam Semesta Bintang! Keputusan Kaisar Bintang tidak hanya pada lisan, dia benar-benar memilih untuk mengkhianati Aliansi dan membantu Alam Semesta Waktu.
Alam Semesta Es sendiri tergerak karena Bing Xing, mereka melihat pengorbanan Han Xiao untuk membangkitkan kekuatan pada Bing Xing, hal itu layak untuk membuat mereka bergerak membantu Alam Semesta Waktu.
Perang antar Alam Semesta kembali dimulai dengan sangat ganas, Alam Semesta Waktu kembali membuat Aliansi terkejut dengan munculnya dua sosok mengerikan yang sanggup menekan bahkan seorang Kaisar, dua sosok itu tak lain adalah Ang Ya dan Kong Qi.
Ang Ya dengan mulutnya sanggup menelan Bintang yang ditempati oleh prajurit Aliansi Kaisar, Kong Qi dengan kepakan sayapnya bisa menghancurkan Bintang dan merobohkan pertahanan Aliansi.
__ADS_1
Perang antar Alam Semesta itu terjadi sangat kacau, bahkan saat perang dahulu terjadi. Itu tidak semenakutkan seperti saat ini. Setidaknya ada sepuluh Kaisar dari pasukan Aliansi yang langsung turun untuk mealwan Alam Semesta Waktu.
Dengan turunnya sepuluh Kaisar, pihak Aliansi mengira ini akan menjadi akhir, tetapi siapa sangka kejutan lain muncul. Datang sekelompok bayangan hitam yang menunjukan kekuatan mereka, arus pertarungan sekali lagi didominasi oleh Alam Semesta Waktu.
Kaisar Bintang sanggup menahan tiga Kaisar sekaligus, Ang Ya dan Kong Qi tidak perlu ditanyakan. Kedua makhluk itu hampir setara dengan Binatang Suci, mereka dengan mudah menghadapi sisa Kaisar yang ada.
Bayangan hitam adalah Klan Pembunuh Bayangan yang langsung dipimpin oleh Yingzi Mao, keterampilan mereka dalam membunuh sungguh menakutkan, satu serangan ratusan korban. Mereka bagaikan sekelompok malaikat kematian dari Alam Semesta Waktu.
Dua tahun lagi dihabiskan, lima tahun total sepuluh Kaisar melawan Ang Ya, Kong Qi dan Kaisar Bintang. Mereka harus menelan kekalahan pahit, satu Kaisar gugur dalam perang ini. Hal ink tentu sebuah pukulan besar terhadap pihak aliansi dan dorongan semangat tinggi untuk pihak Alam Semesta Waktu.
Kaisar Dewa sungguh mengamuk saat mendengar kabar tentang kematian satu Kaisar tersebut, yang tidak lain adalah Kaisar Kecantikan. Bukan rahasia lagi bahwa Kaisar Kecantikan memiliki hubungan gelap bersama Kaisar Dewa.
Kaisar Dewa yang marah bergegas menuju perbatasan medan perang untuk membalaskan dendam Kaisar Kecantikan, pertarungan ganas sekali lagi terjadi. Namun sial, Kaisar Dewa mulai menyadari bahwa kekuatan musuh setara atau lebih dari dirinya. Kaisar Dewa berhadapan dengan Ang Ya ada saat itu.
Dengan bantuan Kaisar Bintang, Kaisar Dewa berhas dipuk mundur.
"Haish... Sangat disayangkan kita tidak membunuhnya." Kaisar Bintang menghela napas, sudah lama dia memendam dendam pada Kaisar Dewa.
"Hahaha! Tenanglah waktu kita masih banyak. Pada perterungan berikutnya, kita akan membunuh orang sok suci itu!" sahut Ang Ya dengan tawa kencang.
***
__ADS_1
Update Mingguan : 12/14