Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab150. Kembali ke Kekaisaran


__ADS_3

Bakat Ren Yanyu kini sudah diakui oleh sebagian besar orang di Istana Kekaisaran, informasi tentang gadis kecil itu memang sengaja diredam oleh Kaisar Yang Qian agar tidak tersebar luas. Mengingat bahwa bakat serta kekuatan Ren Yanyu sangat mengerikan, bukan tidak mungkin sekte atau kekuatan besar lain tergerak untuk menjadikan Ren Yanyu sebagai murid. Memang bisa saja Kaisar Yang Qian menolaknya, namun dia sungguh malas untuk melakukan hal itu pada sekte-sekte tersebut.


Kemajuan tingkat praktik Ren Yanyu yang sangat cepat membuat bahkan Kaisar Yang Qian sendiri khawatir, namun ketika dia memeriksa tubuh Ren Yanyu. Tidak ada masalah berarti dalam tubuh gadis itu, semuanya berjalan lancar layakya kultivator normal. Tidak, tidak seperti kultivator normal karena setiap Qi yang masuk kedalam tubuh Ren Yanyu akan berubah menjadi warna emas. Inilah yang membingungkan Kaisar Yang Qian.


Sunguh disayangkan oleh Kaisar Yang Qian saat mengetahui bahwa Ren Yanyu baru mulai berkultivasi saat bertemu Han Xiao beberapa bulan yang lalu ketika dia pergi dari Kota Woaven. Jika Kaisar Yang Qian menemukannya dua atau tiga tahun lebih cepat, bukan tidak mungkin Ren Yanyu akan berada di jajaran yang sama dengan Yang Shui walaupun memiliki umur tiga tahun lebih muda. Sudah pasti Ren Yanyu adalah jenius dari para jenius.


"Kuharap Abang Zha dan Abang han cepat pulang,'' kata Ren Yanyu seraya menegak habis air minumnya, keringat masih mengucur dari pelipisnya.


Baru saja gadis kecil itu melakukan latih tanding dengan Bi Jiao, selama ini para prajurit Istana tidak menyenangkan bagi Ren Yanyu untuk diajak latih tanding karena mereka tidak mengeluarkan kekuatan penuh dikarenakan takut melukainya dan mendapatkan amarah dari dua Abangnya yang kini tengah mengguncang dunia kultivator aliran hitam.


"Tidak akan lama untuk mereka pulang, sebelumnya aku sudah mengatakan itu bukan?" jawab Bi Jiao.


Ren Yanyu mengangguk lalu menunjukan sembilan jarinya pada Bi Jiao, "Sekitar sembilan puluh kali Jiao'jie mengatakan itu."


***


Sembilan hari kemudian dari sesi latih tanding dengan Bi Jiao, dua orang yang sangat dirindukannya datang mengetuk pintu kamar Ren Yanyu.


Gadis kecil itu melompat penuh semangat memeluk kedua abangnya, segera saja Ren Yanyu membawa masuk dua abangnya kedalam kamarnya, disana Ren Yanyu mengeluarkan kue kering untuk abangnya.


Saat mereka berkumpul dan memakan kue kering, Ren Yanyu bercerita tentang pelatihannya selama ini, gadis itu dengan bangga memancarkan aura Kultivator Alam Emas pertama pada dua abangnya.


"Yu'er sangat hebat!"


"Kau yang terbaik!"

__ADS_1


Han Xiao dan Ne Zha mengelus kepala gadis itu penuh kasih sayang, dua pemuda itu saling berpandangan sebelum terkekeh. Sudah sangat lama mereka tidak melakukan hal ini sejak kepergian Leyra.


Sudah mereka berdua tebak bahwa kemajuan Ren Yanyu akan sangatlah mengerikan, terdengar sangat mustahil untuk orang yang baru berkultivasi hanya beberapa bulan namun memiliki kultivasi Alam Emas pertama. Bahkan dalam aliran hitam yang menggunakan berbagai persembahan untuk menaikan kultivasi mereka.


Tapi seluruh hal mustahil itu berhasil dilakukan karena selain memiliki Phoenix Body serta Roh Beladiri Phoenix yang memungkinkan bakat Ren Yanyu berada di puncak, dibawah bimbingan dua orang berpengetahuan luas seperti Han Xiao dan Ne Zha bagaikan menambahkan sayap pada harimau.


"Abaaang, aku ingin mengikuti Pertarungan Keajaiban," pinta Ren Yanyu dengan sangat memohon pada dua abangnya.


"Tidak," jawab kedua pemuda itu bersamaan.


Jelas alasan mereka menolak karena tidak menginginkan Ren Yanyu dalam bahaya, sudah cukup mereka kehilangan Leyra, tidak ingin kedua kalinya kehilangan Ren Yanyu walaupun Pertarungan Keajaiban kali ini dikatakan akan aman dari pembunuhan.


"Kenapa?! Kenapa aku tidak boleh mengikuti Pertarungan Keajaiban, apakah aku masih lemah?" ujar Ren Yanyu dengan kesal.


"Yu'er sudah kuat, bahkan sangat kuat. Ada alasan yang tidak bisa kami jelaskan tentang mengapa Yu'er tidak boleh mengikuti Pertarungan Keajaiban," ucap Han Xiao.


Gadis kecil itu merasakan hawa disekitarnya berubah menjadi sendu, seolah alam mengetahui penguasa mereka tengah bersedih hingga secara perlahan air hujan turun mendadak membuat Ren Yanyu bingung karena barusaja matahari bersinar dengan terangnya, namun kini tiba-tiba hujan? Seolah mereka alam mengikuti alunan perasaan dua pemuda di hadapannya ini.


"Abang Zha dan Abang Han jangan sedih, biarpun Yu'er tidak tahu mengapa tapi Yu'er akan mengikuti kemuan Bang Han da Bang Zha untuk tidak mengikuti Pertarungan Keajaiban. Yu'er paham apa yang kalian pilih adalah kebaikan untuk Yu'er. Maafkan keegoisan Yu'er yang selalu ingin bersama Bang Han dn Bang Zha," tutur Ren Yanyu lalu memeluk dua abangnya erat seolah takut kehilangan kedua abangnya tersebut.


"Yu'er tidak tahu mengapa, tapi saat kita berkumpul bertiga seperti ini Yu'er merasa hati Yu'er sangat senang dan tenang. Seolah kalianlah keluarga Yu'er yang sebenarnya... Bahkan saat bersama Ibu dan Ayah Yu'er tidak pernah merasakan ini," ungkap Ren Yanyu, tanpa dia sadari air matanya mengalir secara perlahan.


Ne Zha dan Han Xiao tertegun, walau kedua pemuda itu mempercayai bahwa Ren Yanyu adalah reinkarnasi dari Leyra. Namun masih ada rasa yang mengganjal pada hati mereka karena melihat sikap Ren Yanyu yang hanya bersikap layaknya adik angkat pada mereka, tapi hari ini. Ketika Ren Yanyu mengungkapkan seluruh perasaanya pada dua pemuda itu membuat mereka menelan ludah.


Kini mereka seratus persen meyakini bahwa Ren Yanyu adalah renkarnasi dari Leyra, hanya butuh waktu untuk Ren Yanyu mendapatkan ingatan milik Leyra.

__ADS_1


Kedua pemuda itu memeluk erat Ren Yanyu, bulir air mata terjatuh pada sudut mata mereka, sebuah tangis bahagia mereka jatuhkan. Kelegaan dari sesuatu batu besar yang sebelumnya mengganjal pada diri mereka.


"Kita tidak akan meninggalkan Yu'er, kita berjanji,"ujar Ne Zha seraya mengecup lembut pucuk kepala Ren Yanyu.


Han Xiao tersenyum lebar lalu mengacak-acak rambut Ren Yanyu, "Benar, kita akan selalu bersama, mulai saat ini kemanapun kita pergi maka Yu'er boleh ikut."


"Bahkan jika Pertarungan Keajaiban?" celetuk Ren Yanyu.


"Ya Pertarungan Keajaiban, tapi Yu'er hanya jadi penonton," kekeh Ne Zha yang dibalas oleh cubitan dari Ren Yanyu.


Pemuda itu mengaduh kesakitan, walaupun baginya itu tidak sakit namun dia ingin membuat adiknya itu senang karena berhasil menyakitinya dengan cubitan tersebut.


"Yu'er sudah sangat hebat, tidak perlu unjuk diri karena nanti suatu saat Yu'er akan terkenal oleh kehebatan Yu'er tanpa harus mengikuti sebuah pertarungan seperti Pertarungan Keajaiban," ujar Han Xiao penuh dengan nada sombong.


"Aku akan rajin berlatihlagi supaya menjadi lebih kuat!" seru Ren Yanyu semangat.


***


**Bacotan Pengetik :


Dengan ini Bab reguler bulan Juni telah terpenuhi😆 semoga di bulan Juli ada yang membeli hati Pengetik seperti single Blackpink agar Crazy Update🤣


See you!!!


I hope you enjoy**!!!

__ADS_1


__ADS_2